Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sambutan Meriah PKB untuk Prabowo

Kompas.com - 24/04/2024, 15:24 WIB
Singgih Wiryono,
Krisiandi

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memberikan sambutan meriah saat menerima kedatangan calon presiden pemenang pemilu 2024, Prabowo Subianto pada Rabu (24/4/2024) siang.

Pantauan Kompas.com, kesibukan sambutan untuk Prabowo sudah terlihat sejak pukul 10.00 WIB. Awak media yang biasanya diberikan tempat menunggu di lobi Kantor DPP PKB digeser.

Awak media diminta menunggu di ruang tunggu bangunan sebelah kantor DPP PKB.

Area parkir depan juga steril, tak ada kendaraan yang diparkirkan di tempat itu.

Baca juga: KPK Wanti-wanti soal Program Makan Siang Gratis Prabowo, Rosan Angkat Bicara

Sekitar pukul 12.00 WIB, kesibukan mulai semakin padat, satu persatu petinggi PKB seperti Wakil Ketua Umum Jazilul Fawaid, Bendahara Umum Bambang Susanto, Sekjen Hasanuddin Wahid berdatangan.

Ketua DPP PKB sekaligus Menteri Desa Halim Iskandar juga tampak turun dari kendaraan memasuki Kantor DPP.

Presiden terpilih periode 2024-2029 sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) berbincang dengan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (kanan) di Kantor DPP PKB, Jakarta, Rabu (24/4/2024). Pertemuan tersebut merupakan silaturahim pertama yang dilakukan Prabowo kepada kalangan partai politik rival dalam Pemilu 2024 usai ditetapkan oleh KPU sebagai presiden terpilih periode 2024-2029. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/aww.ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra Presiden terpilih periode 2024-2029 sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) berbincang dengan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (kanan) di Kantor DPP PKB, Jakarta, Rabu (24/4/2024). Pertemuan tersebut merupakan silaturahim pertama yang dilakukan Prabowo kepada kalangan partai politik rival dalam Pemilu 2024 usai ditetapkan oleh KPU sebagai presiden terpilih periode 2024-2029. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/aww.
Karpet merah tampak dipasang di depan lobi kantor DPP PKB. Pukul 14.00 WIB, raungan sirine pengawal Prabowo terdengar di sekitar Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat.

Ketua Umum PKB yang juga rival Prabowo dalam kompetisi Pilpres 2024, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin keluar kantor dan bersiap menyambut dengan kemeja putih dan celana berwarna hijau khas warna partainya.

Jajaran petinggi PKB menunggu di pintu masuk dengan corak pakaian seragam berwarna hijau.


Prabowo yang mengenakan kemeja putih dan kopiah hitam turun dari mobil, disambut jabat tangan Cak Imin, tepukan di pundak dan saling cium pipi kiri-kanan.

Semringah kedua tokoh yang sebelumnya sempat membentuk Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR) ini.

Mereka sempat saling peluk, menyapa wartawan kemudian masuk ke ruang pertemuan yang tertutup untuk diliput awak media.

Baca juga: Wapres Maruf Amin Apresiasi Prabowo yang Mau Rangkul Semua Pihak

Dalam ruangan itu, Prabowo duduk bersebelahan dengan Cak Imin, dipisahkan satu meja bundar. 

Di ruangan yang sama, tampak juga para penggawa Partai Gerindra, Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad san Sekjen DPP Gerindra Ahmad Muzani.

Prabowo dan Muhaimin sempat membentuk KIR sebelum Muhaimin memutuskan untuk menjadi calon wakil presiden mendampingi Anies Baswedan. 

Masih belum ada informasi pembicaraan yang akan dibahas dalam pertemuan kembali elite kedua partai itu.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Kementan Kerap Tanggung Biaya Makan Bersama SYL dan Eselon I

Kementan Kerap Tanggung Biaya Makan Bersama SYL dan Eselon I

Nasional
Draf Revisi UU Polri: Perpanjangan Usia Pensiun Jenderal Polisi Ditetapkan dengan Keputusan Presiden

Draf Revisi UU Polri: Perpanjangan Usia Pensiun Jenderal Polisi Ditetapkan dengan Keputusan Presiden

Nasional
Bayar Cicilan Apartemen Biduanita Nayunda, SYL: Saya Merasa Berutang Budi

Bayar Cicilan Apartemen Biduanita Nayunda, SYL: Saya Merasa Berutang Budi

Nasional
Kehadirannya Sempat Buat Ricuh di MK, Seorang Saksi Mengaku Tambah Ratusan Suara PAN di Kalsel

Kehadirannya Sempat Buat Ricuh di MK, Seorang Saksi Mengaku Tambah Ratusan Suara PAN di Kalsel

Nasional
Gerindra: Negara Rugi jika TNI-Polri Pensiun di Usia 58 Tahun

Gerindra: Negara Rugi jika TNI-Polri Pensiun di Usia 58 Tahun

Nasional
Kemenkominfo Galang Kolaborasi di Pekanbaru, Jawab Tantangan Keberagaman untuk Kemajuan Bangsa

Kemenkominfo Galang Kolaborasi di Pekanbaru, Jawab Tantangan Keberagaman untuk Kemajuan Bangsa

Nasional
Pegawai Setjen DPR Antusias Donor Darah, 250 Kantong Darah Berhasil Dikumpulkan

Pegawai Setjen DPR Antusias Donor Darah, 250 Kantong Darah Berhasil Dikumpulkan

Nasional
Kasus Timah, Kejagung Tahan Eks Dirjen Minerba Kementerian ESDM

Kasus Timah, Kejagung Tahan Eks Dirjen Minerba Kementerian ESDM

Nasional
Soal Putusan Sela Gazalba, Kejagung: Perkara Belum Inkrah, Lihat Perkembangannya

Soal Putusan Sela Gazalba, Kejagung: Perkara Belum Inkrah, Lihat Perkembangannya

Nasional
Berhaji Tanpa Visa Haji, 24 WNI Diamankan Polisi Arab Saudi

Berhaji Tanpa Visa Haji, 24 WNI Diamankan Polisi Arab Saudi

Nasional
Enggan Beberkan Motif Anggota Densus Kuntit Jampidsus, Kejagung: Intinya Itu Terjadi

Enggan Beberkan Motif Anggota Densus Kuntit Jampidsus, Kejagung: Intinya Itu Terjadi

Nasional
Pengusaha RBS Pernah Jadi Saksi Kasus Timah, Akan Jadi Tersangka?

Pengusaha RBS Pernah Jadi Saksi Kasus Timah, Akan Jadi Tersangka?

Nasional
Tolak Konsep Panti Jompo, Risma: Tidak Sesuai Budaya Kita

Tolak Konsep Panti Jompo, Risma: Tidak Sesuai Budaya Kita

Nasional
MNEK 2025 Bali, TNI AL Akan Ajak Negara Peserta Lakukan Penghormatan ke KRI Nanggala

MNEK 2025 Bali, TNI AL Akan Ajak Negara Peserta Lakukan Penghormatan ke KRI Nanggala

Nasional
Draf RUU TNI: Prajurit Bisa Duduki Jabatan Sipil Sesuai Kebijakan Presiden

Draf RUU TNI: Prajurit Bisa Duduki Jabatan Sipil Sesuai Kebijakan Presiden

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com