Pengacara KPU: Tambahan Permohonan Tim 02 Hanya untuk Memenuhi Persyaratan

Kompas.com - 18/06/2019, 09:46 WIB
Suasana sidang perdana Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat (14/6/2019). ANTARA FOTO/HAFIDZ MUBARAK ASuasana sidang perdana Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat (14/6/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengacara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ali Nurdin mengatakan, isi permohonan mengenai kesalahan hitung KPU dalam gugatan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno hanya untuk memenuhi persyaratan.

Alasannya, argumen tersebut baru dimasukkan dalam perbaikan gugatan yang masuk pada 10 Juni 2019.

Jika tim hukum Prabowo-Sandi benar-benar menemukan kesalahan hitung, Ali menilai seharusnya sudah dimasukkan dalam gugatan yang pertama.

"Penambahan permohonan pemohon terlihat semata-mata untuk memenuhi persyaratan," ujar Ali dalam sidang lanjutan sengketa pilpres di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Selasa (18/6/2019).

Baca juga: KPU Tolak Perbaikan Permohonan Gugatan Prabowo-Sandi di MK

Berdasarkan gugatan yang pertama diajukan tim hukum 02, kata Ali, tim hukum 02 tidak mempersoalkan hasil hitung KPU. Dengan demikian, artinya hasil hitung KPU diterima oleh pihak Prabowo-Sandiaga sendiri.

Argumen mengenai kesalahan hitung baru masuk pada gugatan kedua.

Ali juga mengatakan bahwa penjelasan mengenai kesalahan hitung itu tidak jelas. Sebab, hanya menampilkan hasil hitung tingkat provinsi dan nasional versi Prabowo-Sandiaga.

"Sedangkan versi termohon melalui rekap berjenjang," kata Ali.

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: Jadwal Sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi

 

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X