Petugas Diharapkan Datangi Penyandang Disabilitas yang Tak Bisa ke TPS

Kompas.com - 16/04/2019, 21:59 WIB
Penyandang disabilitas mengikuti sosialisasi pendidikan pemilih dan simulasi Pemilu bagi penyandang disabilitas di Aula Kementerian Sosial, Jakarta, Kamis (14/2/2019).  Kegiatan yang diselenggarakan Pusat Pemilihan Umum Akses Penyandang Disabilitas (PPUA Disabilitas) tersebut bertujuan untuk memberikan informasi kepada penyandang disabilitas dalam menggunakan hak suaranya pada Pemilu serentak 17 April 2019. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj.Dhemas Reviyanto Penyandang disabilitas mengikuti sosialisasi pendidikan pemilih dan simulasi Pemilu bagi penyandang disabilitas di Aula Kementerian Sosial, Jakarta, Kamis (14/2/2019). Kegiatan yang diselenggarakan Pusat Pemilihan Umum Akses Penyandang Disabilitas (PPUA Disabilitas) tersebut bertujuan untuk memberikan informasi kepada penyandang disabilitas dalam menggunakan hak suaranya pada Pemilu serentak 17 April 2019. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua I Pusat Pemilihan Umum Akses Penyandang Cacat (PPUA Penca) Heppy Sebayang, berharap partisipasi pemilih penyandang disabilitas meningkat di Pemilu 2019.

Ia mengatakan, terlepas dari siapa yang akan dipilih, diharapkan para penyandang disabilitas menggunakan hak pilihnya.

"Jangan ada yang tidak ikut memilih terlepas dari pilihan mereka seperti apa, harapan kita partisipasi pemilih itu tetap ada dan meningkat lah," kata Heppy saat dihubungi Kompas.com, Selasa (16/4/2019).

Baca juga: Kelompok Disabilitas: Insya Allah, Kami Tidak Akan Golput...

Heppy mengimbau, saat proses pemungutan suara berlangsung, panitia lebih ramah dan memberikan pelayanan yang baik kepada para penyandang disabilitas.

Ia menyarankan, penyelenggara Pemilu mendatangi para penyandang disabilitas yang tidak bisa datang ke TPS.

"Berikanlah layanan yang maksimal sehingga mereka berpartisipasi secara setara dengan yang lain," ujarnya.

Baca juga: Pemilih yang Sakit Boleh Mencoblos Surat Suara di Rumah

Selanjutnya, Heppy mengatakan, pihaknya mendukung para caleg disabilitas agar ketika terpilih mereka dapat memperjuangkan persoalan-persoalan disabilitas di daerah pemilihannya.

"Ketika mereka terpilih dan menjadi anggota legislatif bisa memperjuangkan dan menyuarakan persoalan-persoalan tentang disabilitas di daerahnya," pungkasnya.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Hanura Tak Lolos ke DPR, Muncul Usulan untuk Ganti Nama dan Bendera

Hanura Tak Lolos ke DPR, Muncul Usulan untuk Ganti Nama dan Bendera

Nasional
Pansel: Polisi yang Daftar Capim KPK Harus Ikut Tahapan untuk Hindari Konflik Kepentingan

Pansel: Polisi yang Daftar Capim KPK Harus Ikut Tahapan untuk Hindari Konflik Kepentingan

Nasional
Muhaimin Sarankan Koalisi Jokowi-Ma'ruf Tak Tambah Partai

Muhaimin Sarankan Koalisi Jokowi-Ma'ruf Tak Tambah Partai

Nasional
Ingin Pertahankan Hasil Pilpres, Kelompok Advokat Daftar Jadi Pihak Terkait Tak Langsung

Ingin Pertahankan Hasil Pilpres, Kelompok Advokat Daftar Jadi Pihak Terkait Tak Langsung

Nasional
Novanto Pelesiran Lagi, Wiranto Sebut Perlu Lapas Khusus di Pulau Terpencil

Novanto Pelesiran Lagi, Wiranto Sebut Perlu Lapas Khusus di Pulau Terpencil

Nasional
Pemerintah Kebut Infrastuktur di Enam Provinsi

Pemerintah Kebut Infrastuktur di Enam Provinsi

Nasional
Polri: 4 dari 9 Korban Kerusuhan 21-22 Mei 2019 Dipastikan Tewas karena Peluru Tajam

Polri: 4 dari 9 Korban Kerusuhan 21-22 Mei 2019 Dipastikan Tewas karena Peluru Tajam

Nasional
Jika Terpilih Masuk Pemerintahan, Kader PKB Bakal Prioritaskan 3 Agenda Ini

Jika Terpilih Masuk Pemerintahan, Kader PKB Bakal Prioritaskan 3 Agenda Ini

Nasional
Wadah Pegawai KPK Ingatkan Pansel Utamakan Rekam Jejak Calon Pimpinan

Wadah Pegawai KPK Ingatkan Pansel Utamakan Rekam Jejak Calon Pimpinan

Nasional
Tolak Permohonan Kivlan Zen, Wiranto Tegaskan Hukum Tak Bisa Diintervensi

Tolak Permohonan Kivlan Zen, Wiranto Tegaskan Hukum Tak Bisa Diintervensi

Nasional
TKN Jokowi-Ma'ruf Sebut 30 Saksi dari Tim Hukum 02 Tabrak Ketentuan Beracara di MK

TKN Jokowi-Ma'ruf Sebut 30 Saksi dari Tim Hukum 02 Tabrak Ketentuan Beracara di MK

Nasional
'Hanya Cicak di Gedung Dewan Ini yang Tak Terima Uang...'

"Hanya Cicak di Gedung Dewan Ini yang Tak Terima Uang..."

Nasional
KPU Finalisasi Draf Jawaban Baru untuk Hadapi Gugatan Prabowo

KPU Finalisasi Draf Jawaban Baru untuk Hadapi Gugatan Prabowo

Nasional
BPK Usulkan Kemhan Buat Program Wajib Militer

BPK Usulkan Kemhan Buat Program Wajib Militer

Nasional
Tim Hukum Prabowo-Sandiaga Akan Kirim 4 Truk Berisi Tambahan Alat Bukti

Tim Hukum Prabowo-Sandiaga Akan Kirim 4 Truk Berisi Tambahan Alat Bukti

Nasional

Close Ads X