Formappi Kritik Data Profil Para Caleg Pemilu 2019 yang Tidak Lengkap - Kompas.com

Formappi Kritik Data Profil Para Caleg Pemilu 2019 yang Tidak Lengkap

Kompas.com - 08/11/2018, 19:10 WIB
Peneliti Formappi Lucius Karus dalam sebuah diskusi di kantor Populi Center, Jakarta Barat, Kamis (8/11/2018).KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO Peneliti Formappi Lucius Karus dalam sebuah diskusi di kantor Populi Center, Jakarta Barat, Kamis (8/11/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen ( Formappi) Lucius Karus mengritik tidak lengkapnya informasi mengenai identitas atau profil para calon anggota legislatif ( caleg) Pemilu 2019 yang dipublikasikan di situs Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Lucius mencontohkan data mengenai pekerjaan seluruh caleg yang bersifat umum dan tidak detail.

"Dari sisi latar belakang pekerjaan, profil caleg yang disodorkan di website KPU itu sangat tidak jelas terkait sektor pekerjaan. Sangat umum. Kebanyakan mereka mengisi dengan keterangan swasta," ujar Lucius dalam sebuah diskusi di kantor Populi Center, Jakarta Barat, Kamis (8/11/2018).

Menurut Lucius, tidak lengkapnya data identitas membuat pihaknya sulit untuk menganalisis kualitas para caleg berdasarkan latar belakang pekerjaan.

Baca juga: Formappi: Seluruh Caleg Demokrat Tak Publikasikan Identitas Lengkap di DCT

Hal itu berbeda dengan Pemilu 2014. Saat itu, kata Lucius, data mengenai pekerjaan para caleg disebut secara detail.

"Kali ini hanya disebut swasta saja. Tidak dijelaskan swastanya itu bekerja sebagai apa, bergerak di bidang apa," kata Lucius.

"Jadinya sangat sulit untuk menganalisis kualitas caleg berdasarkan faktor pekerjaan," ucapnya.

Dari hasil penelusuran Formappi terhadap Daftar Caleg Sementara (DCS) dan Daftar Caleg Tetap (DPT), terdapat 3.531 caleg yang tidak mempublikasikan data profilnya. Sementara, hanya 4.460 caleg yang memiliki data profil lengkap.

Hasil penelusuran juga menunjukkan bahwa dari 16 partai yang terdaftar pada Pemilu 2019, hanya Partai Demokrat yang tidak mencantumkan seluruh data profil calegnya di situs Komisi Pemilihan Umum (KPU).


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X