Di Depan Jokowi, Eko Yuli Sampaikan Tekad Raih Emas di Olimpiade

Kompas.com - 08/11/2018, 14:05 WIB
Presiden Joko Widodo menerima atlet angkat besi Eko Yuli Irawan di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (8/11/2018) pagi. KOMPAS.com/IhsanuddinPresiden Joko Widodo menerima atlet angkat besi Eko Yuli Irawan di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (8/11/2018) pagi.
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Atlet angkat besi Eko Yuli Irawan bertekad meraih medali emas di olimpiade 2020.

Hal tersebut disampaikan Eko saat bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (8/11/2018).

"Di olimpiade kita penginnya medali emas," kata Eko.

Eko telah menyandang status juara dunia melalui torehan 3 medali emas nomor 61 kilogram pada Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2018, di Ashgabat, Turkmenistan, Minggu (4/11/2018).

Baca juga: Jokowi: Rakyat dan Pemerintah Bangga atas Prestasi Eko Yuli Irawan

Pria berusia 29 tahun itu tak cuma menjadi juara dunia, tetapi juga menciptakan dua rekor untuk total angkatan (317 kilogram) dan angkatan clean and jerk (174 kilogram).

Eko berharap capaian manis tersebut bisa ia ulang di Tokyo, Jepang. Oleh karena itu, ia berharap dukungan maksimal dari pemerintah.

"Mudah-mudahan supportnya bisa maksimal dan hasilnya juga maksimal," kata Eko.

Baca juga: Presiden Jokowi Beri Bonus Rp 250 Juta untuk Eko Yuli Irawan

Eko mengatakan, ada banyak saingan berat yang akan ia hadapi di Olimpiade 2020 nanti. Ia khususnya mewaspadai atlet angkat besi dari Kolombia, China dan Korea Utara.

"Saat ini mereka masih belum siap, tapi yang kedepan mereka persiapan pasti akan berkembang dan kita harus persiapkan lebih baik," kata Eko.

Sementara itu, Presiden Jokowi mengungkapkan rasa bangga kepada Eko yang berhasil menyandang status juara dunia.

"Saya kira rakyat dan pemerintah kita sangat bangga atas prestasi yang diberikan oleh Pak Eko di kejuaraan yang kemarin baru saja diikuti," kata Jokowi.

Jokowi memastikan pemerintah akan terus memberikan dukungan kepada para atlet.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dari 2.738 Kasus Covid-19 di Indonesia, 1.369 Ada di Jakarta

Dari 2.738 Kasus Covid-19 di Indonesia, 1.369 Ada di Jakarta

Nasional
Ketua Relawan Gugus Tugas Covid-19: Jadilah Pahlawan, Kalahkan Covid-19!

Ketua Relawan Gugus Tugas Covid-19: Jadilah Pahlawan, Kalahkan Covid-19!

Nasional
UPDATE: 247 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 8 Provinsi, DKI Catat 135

UPDATE: 247 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 8 Provinsi, DKI Catat 135

Nasional
Pekan Depan, DPR dan Pemerintah Mulai Bahas Omnibus Law RUU Cipta Kerja

Pekan Depan, DPR dan Pemerintah Mulai Bahas Omnibus Law RUU Cipta Kerja

Nasional
Ini Saluran yang Disediakan Pemerintah untuk Bertanya soal PSBB

Ini Saluran yang Disediakan Pemerintah untuk Bertanya soal PSBB

Nasional
Tak Punya Wewenang Khusus Selama PSBB, Polri Fokus pada Maklumat Kapolri

Tak Punya Wewenang Khusus Selama PSBB, Polri Fokus pada Maklumat Kapolri

Nasional
Belum Maksimal, Pemerintah Diminta Benahi Penanganan Pandemi Covid-19

Belum Maksimal, Pemerintah Diminta Benahi Penanganan Pandemi Covid-19

Nasional
UPDATE: Pasien Sembuh dari Covid-19 Jadi 204 Orang

UPDATE: Pasien Sembuh dari Covid-19 Jadi 204 Orang

Nasional
UPDATE: Tambah 12, Total 221 Pasien Covid-19 Meninggal di Indonesia

UPDATE: Tambah 12, Total 221 Pasien Covid-19 Meninggal di Indonesia

Nasional
UPDATE: Covid-19 di Indonesia Kini 2.738 Kasus, Bertambah 247

UPDATE: Covid-19 di Indonesia Kini 2.738 Kasus, Bertambah 247

Nasional
Kemenkes: Pasien Positif Covid-19 Hasil Screening di Puskesmas Bisa Isolasi Mandiri

Kemenkes: Pasien Positif Covid-19 Hasil Screening di Puskesmas Bisa Isolasi Mandiri

Nasional
Ini Strategi Relawan Gugus Tugas Percepat Penanganan Pandemi Covid-19

Ini Strategi Relawan Gugus Tugas Percepat Penanganan Pandemi Covid-19

Nasional
Jokowi Minta Program Padat Karya Tunai Beri Upah Setiap Hari ke Pekerja

Jokowi Minta Program Padat Karya Tunai Beri Upah Setiap Hari ke Pekerja

Nasional
Warga Miskin di Jabodetabek Dapat Paket Sembako, Bukan BLT

Warga Miskin di Jabodetabek Dapat Paket Sembako, Bukan BLT

Nasional
Menlu Sebut 907 WNI Peserta Jamaah Tabligh Berada di Luar Negeri, Paling Banyak di India

Menlu Sebut 907 WNI Peserta Jamaah Tabligh Berada di Luar Negeri, Paling Banyak di India

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X