"Perang Bintang" di Dapil Yogyakarta, dari Petahana hingga Penyanyi

Kompas.com - 23/10/2018, 14:13 WIB
Pekerja menyelesaikan pembuatan atribut kampanye calon anggota legislatif 2019 di Mohan Digital dan Photolab, Empang, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/10/2018). Produksi atribut kampanye untuk pemilu legislatif 2019 seperti stiker, banner, poster dan baliho mengalami peningkatan hingga 50 persen sehingga pengusaha menambah waktu jam kerja untuk memenuhi tingginya pesanan ke sejumlah wilayah di Jabodetabek, Bandung hingga NTB. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/hp. ARIF FIRMANSYAHPekerja menyelesaikan pembuatan atribut kampanye calon anggota legislatif 2019 di Mohan Digital dan Photolab, Empang, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/10/2018). Produksi atribut kampanye untuk pemilu legislatif 2019 seperti stiker, banner, poster dan baliho mengalami peningkatan hingga 50 persen sehingga pengusaha menambah waktu jam kerja untuk memenuhi tingginya pesanan ke sejumlah wilayah di Jabodetabek, Bandung hingga NTB. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/hp.

JAKARTA, KOMPAS.com — Tahapan Pemilu Serentak 2019 terus bergulir. Pada 17 April 2019, masyarakat Indonesia yang sudah punya hak pilih diminta menyumbangkan suaranya untuk memilih calon presiden dan wakil presiden serta anggota legislatif baik di tingkat pusat maupun daerah.

Sebelum hari pemungutan suara digelar, peserta pemilu diberi kesempatan untuk menyampaikan visi, misi, dan program melalui kampanye. Tahapan ini sudah dimulai sejak 23 September 2018, dan akan berakhir 13 April 2019 mendatang.

Pada masa kampanye, seluruh peserta pemilu berebut untuk menarik simpati rakyat.

Khusus untuk Pemilu Legislatif, di sejumlah daerah pemilihan (dapil), para calon legislatif (caleg) harus bersaing ketat mendapatkan kursi parlemen. Pasalnya, beberapa dapil terdiri dari mereka yang relatif populer.

Popularitas didapatkan lantaran mereka petahana, publik figur, ataupun kalangan mantan pejabat negara.

Hanafi Rais diijinkan masuk ke PoldaKOMPAS.com/Ryana Aryadita Hanafi Rais diijinkan masuk ke Polda
Dapil Yogyakarta jadi salah satu wilayah yang dihuni nama-nama relatif populer. Pada Pemilu Legislatif 2019, di dapil tersebut bersaing sejumlah tokoh, mulai dari anak mantan presiden, petahana, hingga publik figur.

Mereka antara lain putri keempat mantan Presiden RI ke-2 Siti Hediati Soeharto atau Titiek Soeharto, yang maju sebagai caleg lewat Partai Berkarya.

Baca juga: Titiek Soeharto Ungkap Alasan Partai Berkarya Dukung Prabowo-Sandiaga

Ada pula petahana yang juga Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Hanafi Rais, juga petahana dari Partai Demokrat yang juga mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo.

Tak hanya itu, di Dapil Kota Pelajar itu juga bersaing petahana dari Partai PDI Perjuangan yang juga mantan Bupati Bantul dua periode, Idham Samawi.

Sebagai pendatang, ada caleg dari PDI-P yang lebih dikenal sebagai artis penyanyi, Katon Bagaskara.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Operasi Pencarian Sriwijaya Air SJ 182 Diperpanjang Lagi 3 Hari

Operasi Pencarian Sriwijaya Air SJ 182 Diperpanjang Lagi 3 Hari

Nasional
JK: Airlangga Donor Plasma Konvalesen sebagai Rasa Syukur Sembuh Covid-19

JK: Airlangga Donor Plasma Konvalesen sebagai Rasa Syukur Sembuh Covid-19

Nasional
Tito Karnavian Sebut Komjen Listyo Sigit Sosok yang Cerdas

Tito Karnavian Sebut Komjen Listyo Sigit Sosok yang Cerdas

Nasional
Hingga Senin Sore, BMKG Catat 31 Kali Gempa Terjadi di Sulawesi Barat

Hingga Senin Sore, BMKG Catat 31 Kali Gempa Terjadi di Sulawesi Barat

Nasional
Menteri Agama: Sejak 1 November 2020, Sudah 1.090 Jemaah Indonesia Berangkat Umrah

Menteri Agama: Sejak 1 November 2020, Sudah 1.090 Jemaah Indonesia Berangkat Umrah

Nasional
Kemensos Pastikan Kelompok Rentan Korban Gempa Sulbar Ditempatkan Terpisah

Kemensos Pastikan Kelompok Rentan Korban Gempa Sulbar Ditempatkan Terpisah

Nasional
Maret 2021, Kemenristek Akan Berikan Bibit Vaksin Merah Putih kepada Bio Farma

Maret 2021, Kemenristek Akan Berikan Bibit Vaksin Merah Putih kepada Bio Farma

Nasional
Sepekan Pemberlakuan PPKM dan Tingginya Penambahan Kasus Covid-19

Sepekan Pemberlakuan PPKM dan Tingginya Penambahan Kasus Covid-19

Nasional
Antisipasi Bencana, Mendagri Ingatkan Pemda Siapkan Anggaran Belanja Tak Terduga

Antisipasi Bencana, Mendagri Ingatkan Pemda Siapkan Anggaran Belanja Tak Terduga

Nasional
Menko PMK: Donasi Plasma Konvalesen Tingkatkan Kesembuhan, Tekan Risiko Kematian Covid-19

Menko PMK: Donasi Plasma Konvalesen Tingkatkan Kesembuhan, Tekan Risiko Kematian Covid-19

Nasional
Di DPR, Kompolnas Sebut Rekam Jejak Komjen Listyo Sigit Mumpuni

Di DPR, Kompolnas Sebut Rekam Jejak Komjen Listyo Sigit Mumpuni

Nasional
Donasikan Plasma Konvalesen, Airlangga Hartarto Penyintas Covid-19?

Donasikan Plasma Konvalesen, Airlangga Hartarto Penyintas Covid-19?

Nasional
Menteri Agama: Penyelenggaraan Haji 2021 Tunggu Pemerintah Arab Saudi

Menteri Agama: Penyelenggaraan Haji 2021 Tunggu Pemerintah Arab Saudi

Nasional
PMI Butuh Lima Kali Lipat Jumlah Donor Plasma Konvalesen

PMI Butuh Lima Kali Lipat Jumlah Donor Plasma Konvalesen

Nasional
Kuasa Hukum Sebut Ada Kekeliruan dalam Surat Panggilan Anak Rhoma Irama

Kuasa Hukum Sebut Ada Kekeliruan dalam Surat Panggilan Anak Rhoma Irama

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X