Ditemukan Kembali Lubang yang Diduga Bekas Tembakan Peluru di Gedung DPR

Kompas.com - 17/10/2018, 17:59 WIB
Ilustrasi penembakan ShutterstockIlustrasi penembakan

JAKARTA, KOMPAS.com - Lubang yang diduga bekas tembakan peluru kembali ditemukan di Gedung Nusantara I Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/10/2018).

Kali ini lubang tersebut ditemukan di lantai 9 ruang 915. Ruangan tersebut merupakan ruangan anggota DPR Fraksi Partai Demokrat Khatibul Umam Wiranu. Lubang tersebut ditemukan oleh Khatibul sekitar pukul 14.30 WIB.

"Ini (ditemukan) sekitar pukul 14.30 tadi ditemukan di lantai 9 (ruang 915) di ruangan Khatibul Umam," ujar Sekretaris Fraksi Demokrat Didik Mukriyanto saat dikonfirmasi, Rabu (17/10/2018).

Baca juga: Kronologi Penemuan Lubang Bekas Peluru di Ruang Kerja Anggota DPR

Berdasarkan laporan, kata Didik, Khatibul bersama stafnya menemukan lubang tersebut saat hendak sholat. Namun, tak ditemukan selongsong peluru di sana.

Saat ini, lanjut Didik, ruangan sudah diperiksa oleh petugas Pengamanan Dalam (Pamdal) dan Polisi dari satuan Pengamanan Objek Vital (Pamobvit).

Berdasarkan pantauan Kompas.com, sekitar pukul 17.35 WIB, Puslabfor Bareskrim Polri baru tiba di lantai 9 lobi Fraksi Demokrat.

"Faktanya tembus tidak di kaca. Tembus tembok. Tembus lemari. Terus naik ke plafon (lobangnya)," lanjut Didik.

Baca juga: Polri Minta Masyarakat Tetap Tenang soal Peluru Nyasar Gedung DPR

Dua lubang yang diduga diakibatkan oleh peluru nyasar kembali ditemukan di ruang kerja anggota DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

Satu lubang ditemukan di tembok ruang kerja anggota DPR dari Fraksi Demokrat Vivi Sumantri Jayabaya, ruang 1008, lantai 10, Gedung Nusantara I.

Satu lubang lagi ditemukan di ruang kerja anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Totok Daryanto di ruang 2003, lantai 20.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X