Aziz Syamsuddin, Fayakhun, dan Rita Widyasari Jadi Saksi Sidang E-KTP

Kompas.com - 02/10/2018, 11:24 WIB
Aziz Syamsuddin, Fayakhun Andriadi dan Rita Widyasari bersaksi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (2/10/2018). KOMPAS.com/ABBA GABRILLINAziz Syamsuddin, Fayakhun Andriadi dan Rita Widyasari bersaksi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (2/10/2018).
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Tiga politisi Partai Golkar menjadi saksi dalam sidang kasus korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik ( e-KTP) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Selasa (2/10/2018).

Masing-masing yakni, anggota DPR Aziz Syamsuddin, mantan anggota Komisi I DPR Fayakhun Andriadi dan mantan Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari. Ketiganya bersaksi untuk terdakwa Irvanto Hendra Pambudi dan Made Oka Masagung.

Dalam persidangan beberapa waktu lalu, Irvanto mengaku pernah bertemu dengan anggota Fraksi Partai Golkar Fayakhun Andriadi. Saat itu, Irvan bersama-sama dengan pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong.

Baca juga: Menurut Novanto, Pimpinan Banggar DPR Diberi Uang agar Setujui Anggaran E-KTP

Irvan mengatakan, perkenalannya dengan Fayakhun karena sesama kader Partai Golkar. Pertemuan keduanya juga sering dilakukan dalam acara-acara partai.

Dalam persidangan saat itu, jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menanyakan, apakah Irvan pernah memberikan bungkusan berisi uang atau apapun kepada Fayakhun. Namun, Irvan menyatakan tidak pernah memberikan apapun kepada Fayakhun.

Irvanto juga mengakui bahwa ia kenal dengan Aziz. Ia sering bertemu dengan Aziz di dalam acara-acara Partai Golkar.

Namun, Irvan membantah pernah memberikan bungkusan kepada Aziz.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X