Hari Ini dalam Sejarah: Berdirinya DKARI dan Hari Kereta Api

Kompas.com - 28/09/2018, 10:39 WIB
Di Setasiun PJKA Balapan (Sala), Sabtu tanggal 14 Oktober, Direktur Utama PJKA Ir. Pantiarso meresmikan pengoprasian kereta api Senja Utama dari Solobalapan - Gambir pp. Kereta api ini, bukan saja baru dapat pengoprasiannya, tetapi juga baru dalam bentuk fisiknya, dengan seluruhnya menggunakan Kereta Utama buatan Yugoslavia. Tarip Solobalapan - Gambir atau sebaliknya untuk dewasa Rp 2500 dan anak Rp 1.700,- dengan ditambah bea setasiun masing-masing Rp. 100,- jam berangkat K.A. ini dari Solo jam 17.30, tiba di setasiun gambir jam 06.05. Setasiun yang disinggahi Klaten, Yogyakarta, Wates, Kutoarjo, Kebumen, Gombong, Kroya, Purwokwerto, Cirebon, Jatinegara sampai Gambir. Sifat kereta api Senja Utama ini adalah terbatas (limited), dengan rangkaian 5 BW berkapasitas tempat duduk 350 orang, 1 CFW untuk restorasi dan 1 DPW untuk barang dan bagasi. Dok. KompasDi Setasiun PJKA Balapan (Sala), Sabtu tanggal 14 Oktober, Direktur Utama PJKA Ir. Pantiarso meresmikan pengoprasian kereta api Senja Utama dari Solobalapan - Gambir pp. Kereta api ini, bukan saja baru dapat pengoprasiannya, tetapi juga baru dalam bentuk fisiknya, dengan seluruhnya menggunakan Kereta Utama buatan Yugoslavia. Tarip Solobalapan - Gambir atau sebaliknya untuk dewasa Rp 2500 dan anak Rp 1.700,- dengan ditambah bea setasiun masing-masing Rp. 100,- jam berangkat K.A. ini dari Solo jam 17.30, tiba di setasiun gambir jam 06.05. Setasiun yang disinggahi Klaten, Yogyakarta, Wates, Kutoarjo, Kebumen, Gombong, Kroya, Purwokwerto, Cirebon, Jatinegara sampai Gambir. Sifat kereta api Senja Utama ini adalah terbatas (limited), dengan rangkaian 5 BW berkapasitas tempat duduk 350 orang, 1 CFW untuk restorasi dan 1 DPW untuk barang dan bagasi.

KOMPAS.com - Hari ini 73 tahun yang lalu, tepatnya pada 28 September 1945, Djawatan Kereta Api Repoeblik Indonesia (DKARI) berdiri. Pengambilalihan kekuasaan perkeretaapian Indonesia yang berada di tangan Jepang ini sekaligus sebagai tanda berdirinya jawatan tersebut.

Sistem perkeretaapian di Indonesia sepenuhnya berada di tangan bangsa Indonesia. Jepang sudah tak diperbolehkan ikut campur dalam mengurusi sistem kereta api di Indonesia.

Kemudian, berdirinya DKARI diperingati sebagai Hari Kereta Api.


Masa Hindia Belanda

Dilansir dari dokumentasi Harian Kompas, awal penggunaan kereta api di Indonesia telah ada semenjak 1864. Ketika itu Gubernur Jenderal Hindia Belanda Sloet Van Beele melakukan seremoni pembangunan rel kereta api kali pertama.

Jalur rel perdana yang dibuat menghubungkan Ibu Kota Jawa Tengah, Semarang dengan Surakarta. Nederlands-Indische Spoorwegen Maatschappij (NISM) sebagai pemrakarsa perusahaan kereta api di Hindia Belanda memulai proyek itu.

Setelah sukses, NISM mulai mengembangkan jalurnya ke berbagai rute di Jawa. Keberhasilan NISM membangkitkan motivasi perusahaan pemerintah Hindia Belanda untuk membuat perusahaan sendiri.

Akhirnya, Staat Spoorwagen (SS) berdiri dan membuat jalurnya melintang antara Surabaya-Pasuruan dengan panjang 115 kilometer

Tak hanya di Jawa saja, perkembangan kereta juga melebar ke Sumatera. Rel kereta pertama di Sumatera Utara dibangun oleh Perusahaan Kereta Api Swasta Deli Spoorweg Maatschappij (DSM).

Baca juga: Hari Ini 150 Tahun Lalu, Perjalanan Perdana Kereta Api di Pulau Jawa

Sementara di Sumatra Barat dapat dikatakan sejak pembangunan jalur kereta api oleh Perusahaan Kereta Api Negara Sumatra Staats Spoorwegen (SSS).

Pada awalnya, kereta dihadirkan untuk mengangkut sirkulasi hasil bumi, perkebunan dan hasil tambang. Selain itu, jalur kereta digunakan untuk mendistribusikan kopi dari daerah pedalaman ke pusat perdagangan.

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X