Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 28/03/2018, 17:50 WIB
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com — Sejumlah petinggi Partai Gerindra memastikan ketua umumnya, Prabowo Subianto, akan kembali menjadi penantang Presiden Joko Widodo pada Pilpres 2019.

Meskipun demikian, hingga saat ini Prabowo belum juga mendeklarasikan diri untuk maju sebagai calon presiden. Partai Gerindra juga belum melakukan deklarasi.

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo menuturkan bahwa masih ada banyak faktor yang masih dipertimbangkan sebelum pencalonan, antara lain faktor kesehatan dan logistik.

"Kan, ada banyak faktor. Ada faktor kesehatan. Tentu cukup atau tidak logistiknya. Kan, harus begitu," ujar Hashim saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (28/3/2018).

(Baca juga: Menunggu "Tanggal Main" Prabowo Subianto)

Selain itu, lanjut Hashim, Partai Gerindra juga masih membahas soal figur-figur yang akan mendampingi Prabowo sebagai calon wakil presiden.

Menurut Hashim, ada beberapa nama yang masih dibahas, termasuk nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Selain itu, ada juga nama-nama calon yang diusulkan oleh partai koalisi. Ia menegaskan bahwa nama-nama tersebut belum mengerucut pada dua calon.

Hashim pun berharap cawapres pendamping Prabowo memiliki logistik yang cukup.

"Belum final, belum. Pendaftaran masih 4 Agustus. So, anything is possible sampai hari itu," kata adik Prabowo Subianto itu.

"Kalau cawapresnya nanti ada akses ke logistik, itu alhamdulillah, puji Tuhan," ucap Hashim.

(Baca juga: Keponakan Prediksi Deklarasi Pencapresan Prabowo Setelah Pilkada)

Lalu apakah Prabowo masih memiliki logistik yang kuat untuk menghadapi Pilpres 2019?

"Oh masih," ujar Hashim.

Soal deklarasi, Hashim memprediksi hal itu akan dilakukan setelah pengumuman hasil Pilkada Serentak 2018.

Menurut Hashim, pencalonan Prabowo akan lebih baik bila seluruh kepala daerah yang diusung Partai Gerindra menang dalam pilkada.

"Kalau kami menang 17 provinsi semua, langsung deklarasi, lebih bagus," kata Hashim.

Kompas TV Gerindra hingga kini masih menyaring nama-nama calon pendamping Prabowo Subianto dalam Pilpres 2019.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.