Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Komisioner Tinggi HAM PBB Akan Temui Jokowi, Bahas Papua hingga LGBT

Kompas.com - 30/01/2018, 20:06 WIB
Ihsanuddin

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisioner Tinggi Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (KTT HAM PBB) Zeid Ra'ad Al Husein akan mengunjungi Indonesia.

Zeid nantinya akan bertemu dengan Presiden Joko Widodo hingga Komnas HAM membahas isu HAM di Indonesia. Dia diagendakan datang ke Indonesia pada 4-7 Februari 2018.

Direktur HAM dan Kemanusian Kementerian Luar Negeri Dicky Komar mengatakan, kedatangan Zeid atas undangan Pemerintah Indonesia sebelum dia melakukan serangkaian kegiatan di Papua Niugini dan Fiji.

Presiden Jokowi akan menerima kedatangan Zeid. Selama di Jakarta, Zeid diagendakan bertemu sejumlah petinggi negara di antaranya Menteri Luar Negeri, Menteri Hukum dan HAM, Menteri Agama, Kapolri, Jaksa Agung, dan Menteri Koordinator Maritim, serta pihak Komisi III DPR RI.

"Kita berharap banyak untuk belajar melanjutkan upaya perlindungan HAM di tingkat nasional dan internasional," kata Dicky dalam junla pers di Kantor Staf Kepresidenan, Jakarta, Selasa (30/1/2018).

(Baca juga: Menteri Lukman Ingin Tokoh Agama Dapat Rangkul Kaum LGBT)

Dicky mengatakan, kunjungan itu juga untuk memperdalam kerja sama antara KTHAM PBB dengan lembaga HAM di Indonesia.

Nantinya Zeid juga akan bertemu dengan Komnas HAM RI dan sejumlah komisi nasional tematis HAM lainnya, seperti Komnas Perempuan, Komisi Perlindungan Anak Indonesia, dan Komisi Perlindungan Saksi dan Korban.

"Selain itu Zeid diharap bisa melakukan perbincangan dengan para pegiat hak-hak Perempuan Indonesia, perwakilan LSM dan kelompok agama," kata Dicky.

Dicky juga menambahkan, kedatangan Zeid juga tak lepas membahas soal isu HAM yang ada di Indonesia. Mulai dari isu pelanggaran HAM di Papua, isu lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT), hingga pelanggaran HAM masa lalu akan turut dibahas.

"Di sini kita ingin menunjukkan betapa terbukanya Indonesia mengenai isu HAM," kata dia.

Kompas TV Isu LGBT kembali mencuat setelah Ketua MPR Zulkifli Hasan beberapa waktu lalu menyebut soal adanya fraksi di DPR yang menentang dan mendukung LGBT.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Tanggal 17 April 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 17 April 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Kakorlantas Ungkap Penyebab Macet di GT Cikatama: Kendaraan Rusak dan Berhenti di Bahu Jalan

Kakorlantas Ungkap Penyebab Macet di GT Cikatama: Kendaraan Rusak dan Berhenti di Bahu Jalan

Nasional
Kakorlantas: Jangan Berhenti di Bahu Jalan Tol! Sebab Rawan Kecelakaan dan Bikin Macet

Kakorlantas: Jangan Berhenti di Bahu Jalan Tol! Sebab Rawan Kecelakaan dan Bikin Macet

Nasional
Pakar: Jika Israel Sudah Akui Kemerdekaan Palestina, Tak Ada Alasan Indonesia untuk...

Pakar: Jika Israel Sudah Akui Kemerdekaan Palestina, Tak Ada Alasan Indonesia untuk...

Nasional
Kakorlantas Ungkap Titik Rawan Kepadatan Saat Arus Balik Lebaran 2024

Kakorlantas Ungkap Titik Rawan Kepadatan Saat Arus Balik Lebaran 2024

Nasional
Situasi Pelabuhan Bakauheni Landai, Kepadatan Diprediksi Terjadi Minggu Malam

Situasi Pelabuhan Bakauheni Landai, Kepadatan Diprediksi Terjadi Minggu Malam

Nasional
Lebaran di KBRI Paris, Risma Berbagi Cerita dan Promosikan Produk Lokal

Lebaran di KBRI Paris, Risma Berbagi Cerita dan Promosikan Produk Lokal

Nasional
Komisi Informasi Pusat Sebut KPU Harus Buka Data Kerja Sama Sirekap dengan Alibaba

Komisi Informasi Pusat Sebut KPU Harus Buka Data Kerja Sama Sirekap dengan Alibaba

Nasional
Mengadu ke Mensos, Penyandang Disabilitas Asal Bandung Dapat Layanan Fisioterapi Gratis

Mengadu ke Mensos, Penyandang Disabilitas Asal Bandung Dapat Layanan Fisioterapi Gratis

Nasional
Sempat Dihentikan, 'Contraflow' Dibuka Lagi di Km 72 hingga Km 47 Tol Cikampek

Sempat Dihentikan, "Contraflow" Dibuka Lagi di Km 72 hingga Km 47 Tol Cikampek

Nasional
Bukan Jokowi, Relawan Joman Sebut Hasto Jadi Penghambat Pertemuan Megawati-Prabowo

Bukan Jokowi, Relawan Joman Sebut Hasto Jadi Penghambat Pertemuan Megawati-Prabowo

Nasional
TKN: Tak Ada Permintaan Jokowi ke Prabowo untuk Jangan Berkomunikasi dengan Megawati

TKN: Tak Ada Permintaan Jokowi ke Prabowo untuk Jangan Berkomunikasi dengan Megawati

Nasional
Tunggu Putusan MK, PDI-P Sebut Pertemuan Megawati-Prabowo Belum Terlaksana Bukan karena Jokowi

Tunggu Putusan MK, PDI-P Sebut Pertemuan Megawati-Prabowo Belum Terlaksana Bukan karena Jokowi

Nasional
TKN Sebut Jokowi Tak Jadi Penghambat Silaturahim Prabowo dengan Megawati

TKN Sebut Jokowi Tak Jadi Penghambat Silaturahim Prabowo dengan Megawati

Nasional
Kubu Anies-Muhaimin Fokus Kaitkan Keterangan 4 Menteri di Sidang MK dengan Bukti Kecurangan

Kubu Anies-Muhaimin Fokus Kaitkan Keterangan 4 Menteri di Sidang MK dengan Bukti Kecurangan

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com