Gerindra Sebut Perpanjangan Arief Hidayat Terkait Pansus Angket KPK - Kompas.com

Gerindra Sebut Perpanjangan Arief Hidayat Terkait Pansus Angket KPK

Kompas.com - 06/12/2017, 17:33 WIB
Wakil Ketua Komisi III DPR Desmond Junaedi Mahesa di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/9/2017)Rakhmat Nur Hakim/Kompas.com Wakil Ketua Komisi III DPR Desmond Junaedi Mahesa di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/9/2017)

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Fraksi Partai Gerindra Desmond Junaidi Mahesa membenarkan uji kelayakan dan kepatutan perpanjangan masa jabatan hakim konstitusi Arief Hidayat terkait lobi Panitia Khusus (Pansus) Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Ya pastinya begitulah," kata Desmond saat ditanya apakah uji kelayakan dan kepatutan hari ini terkait dengan lobi Pansus Angket KPK, di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (6/12/2017).

Sebab diketahui, Arief saat ini tengah menyidangkan uji materi terkait keabsahan Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dimana Pansus Angket beranggotakan anggota Komisi III.

Ia menilai uji kelayakan dan kepatutan yang dilakukan tadi terkesan memaksa. Padahal fraksinya telah meminta supaya dilakukan secara terbuka dan calonnya tidak tunggal.

(Baca juga : Ketua MK: Hakim MK yang Dipilih Presiden Juga Ada Lobi-lobi)

Namun, mayoritas fraksi di Komisi III bersikeras melanjutkan uji kelayakan dan kepatutan tersebut setelah dilakukan lobi selama 15 menit.

Desmond menyadari tidak ada ketentuan undang-undang yang dilanggar ketika uji kelayakan dan kepatutan tadi dilangsungkan.

Tetapi, ia mempertanyakan tujuan dibentuknya panel ahli yang beranggotakan lima orang, sedangkan hanya ada satu calon yang diuji.

Desmond menilai hal itu percuma dilakukan sebab tak ada perbandingan yang diperoleh dalam penentuan hakim yang nantinya dipilih. 

"Karena enggak ada guna. Tidak ada komparatif. Tidak ada perbandingan. Kan itu intinya. Harusnya ada perbandingan. Jadi ini kesannya ya seolah-olah yang menurut saya ada sesuatu," lanjut Desmond.


EditorDiamanty Meiliana
Komentar

Close Ads X