Kemenristek Dikti Gelar Uji Coba Mobil Listrik Akhir 2017

Kompas.com - 30/08/2017, 20:41 WIB
Menteri Riset dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir bersama para rektor usai bertemu Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (25/8/2017). KOMPAS.com/IHSANUDDINMenteri Riset dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir bersama para rektor usai bertemu Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (25/8/2017).
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir menegaskan, mobil listrik siap diuji coba. Rencananya, uji coba akan digelar dalam waktu dekat.

"Uji coba nanti, kalau tidak akhir 2017 atau awal 2018," ujar Nasir di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Rabu (30/8/2017).

Uji coba mobil listrik rencananya akan dilaksanakan dari Jakarta hingga Bali.

Meski demikian, Nasir mengaku, belum ada investor yang masuk ke proyek tersebut. Pihaknya masih menunggu ada investor yang mau masuk ke sana.

(Baca juga: Menperin Lapor Pengembangan Mobil Listrik ke Jokowi)

Nasir mengatakan bahwa pihaknya memprioritaskan investor dalam negeri.

"Enggak mau luar negeri lah. Karena kita kan ingin bersaingnya dengan luar negeri. Dalam hal ini, kita harus kompetitif," ujar Nasir.

Tahap uji coba, lanjut Nasir, merupakan tahap sebelum masuk ke industri. Oleh sebab itu, ia sangat berharap saat ini hingga tahap uji coba nantinya sudah ada investor yang masuk.

"Uji coba itu berarti meningkatkan kesiapan teknologi untuk ke angka enam. Kalau angka enam selesai, nanti ke angka tujuh, artinya masuk ke industri," ujar Nasir.

Pajak diturunkan

Di sisi lain, Kementerian Perhubungan sedang mempersiapkan agar mobil listrik dapat langsung diserap konsumen Indonesia. Salah satunya adalah dengan mengubah mekanisme pajak pada mobil listrik.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pihaknya sedang berkomunikasi dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk meninjau pajak mobil listrik.

"Karena selama ini mobil listrik dianggapnya masih mobil mewah. Saya sedang diskusikan dengan Menkeu agar pajak mobil listrik ini ditinjau. Di beberapa negara bahkan mobil listrik itu dapat semacam bonus sehingga lebih murah," ujar dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

“Asia Climate Rally”, Nasib yang Sama dan Tuntutan Anak Muda Asia

“Asia Climate Rally”, Nasib yang Sama dan Tuntutan Anak Muda Asia

Nasional
Tak Perlu Cemas, Cek Status BPJS Kesehatan Cukup Via Pandawa

Tak Perlu Cemas, Cek Status BPJS Kesehatan Cukup Via Pandawa

Nasional
Ini Dampak yang Akan Terjadi jika Anak Menjadi Korban Cyber Bullying

Ini Dampak yang Akan Terjadi jika Anak Menjadi Korban Cyber Bullying

Nasional
Wamenag: Penyiapan Naskah Khotbah Shalat Jumat Jangan Diartikan Bentuk Intervensi

Wamenag: Penyiapan Naskah Khotbah Shalat Jumat Jangan Diartikan Bentuk Intervensi

Nasional
Sebaran 5.418 Kasus Baru Covid-19 dari 34 Provinsi, Tertinggi DKI dengan 1.370

Sebaran 5.418 Kasus Baru Covid-19 dari 34 Provinsi, Tertinggi DKI dengan 1.370

Nasional
Terus Lakukan Inovasi di Bidang Pendidikan, Gubernur Babel Raih Anugerah Dwija Praja Nugraha

Terus Lakukan Inovasi di Bidang Pendidikan, Gubernur Babel Raih Anugerah Dwija Praja Nugraha

Nasional
UPDATE: 46.574 Spesimen Terkait Covid-19 Diperiksa dalam Sehari, Total 5.612.789

UPDATE: 46.574 Spesimen Terkait Covid-19 Diperiksa dalam Sehari, Total 5.612.789

Nasional
UPDATE 28 November: Ada 69.370 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 28 November: Ada 69.370 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 28 November: Ada 68.606 Suspek Covid-19 di Indonesia

UPDATE 28 November: Ada 68.606 Suspek Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 28 November: Bertambah 125, Pasien Covid-19 Meninggal Kini 16.646 Orang

UPDATE 28 November: Bertambah 125, Pasien Covid-19 Meninggal Kini 16.646 Orang

Nasional
UPDATE 28 November: Bertambah 4.527, Kini 441.983 Pasien Covid-19 Telah Sembuh

UPDATE 28 November: Bertambah 4.527, Kini 441.983 Pasien Covid-19 Telah Sembuh

Nasional
UPDATE: 5.418 Kasus Baru Covid-19 Indonesia dalam Sehari, Total 527.999

UPDATE: 5.418 Kasus Baru Covid-19 Indonesia dalam Sehari, Total 527.999

Nasional
Susun Penyiapan Naskah Khotbah Shalat Jumat, Kemenag Sebut Tak Mengikat Khatib

Susun Penyiapan Naskah Khotbah Shalat Jumat, Kemenag Sebut Tak Mengikat Khatib

Nasional
Tanggapi Ucapan Luhut, KPK Sebut Tak Ada Istilah Pemeriksaan Berlebihan

Tanggapi Ucapan Luhut, KPK Sebut Tak Ada Istilah Pemeriksaan Berlebihan

Nasional
KPK Prihatin Kepala Daerah Kembali Tersandung Korupsi

KPK Prihatin Kepala Daerah Kembali Tersandung Korupsi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X