Pemerintah Jamin Kemudahan Pengembangan Mobil Listrik di Dalam Negeri - Kompas.com

Pemerintah Jamin Kemudahan Pengembangan Mobil Listrik di Dalam Negeri

Moh. Nadlir
Kompas.com - 11/08/2017, 17:30 WIB
Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla (kedua dari kanan) meninjau acara Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang, Banten, Jumat (11/8/2017). GIIAS 2017 akan berlangsung hingga 20 Agustus 2017KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla (kedua dari kanan) meninjau acara Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang, Banten, Jumat (11/8/2017). GIIAS 2017 akan berlangsung hingga 20 Agustus 2017

TANGERANG, KOMPAS.com - Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mengatakan bahwa pemerintah akan menjamin kemudahan pengembangan industri mobil listrik di dalam negeri.

"Bagi Indonesia ini kebijakan pemerintah. Pemerintah akan beri kemudahan dan aturan yang baik untuk mobil listrik," kata Kalla di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang Selatan, Jumat (11/8/2017).

Menurut Kalla, pengembangan mobil listrik atau hybrid di Indonesia merupakan tantangan yang harus dijalankan. Hal ini karena mobil listrik merupakan salah satu objek penting dalam pemeliharaan lingkungan.

"Dunia sudah sangat peka. Di dunia ini ada dua hal yang bersifat universal yang menjadi perjuangan semua orang, yaitu demokrasi dan lingkungan," ujar Kalla.

(Baca: Pengembangan Industri Mobil Listrik Butuh Insentif)

Tak hanya itu, pemerintah juga menjamin ketersediaan tenaga listrik bagi pengembangan mobil listrik di Tanah Air.  Saat ini pemerintah tengah mengejar proyek pembangkit listrik 35.000 MW yang saat ini dikebut untuk diselesaikan.

"Sumber daya listriknya juga tantangan. Bayangkan kalau tiap malam 2 juta mobil yang di-charge berapa MW yang dibutuhkan. Belum lagi 250 juta handphone di-charge pada saat yang sama tentu kebutuhan listrik akan melonjak," kata Kalla.

"Jika nanti terlaksana, tujuh tahun yang akan datang tidak akan ada lagi peak hour. Karena setiap saat peak hour dengan adanya charger mobil di seluruh Indonesia. Maka infrastruktur kita juga harus siap," tutup Kalla.

Kompas TV Mobil LCGC Jadi Penyelamat Pasar Otomotif

PenulisMoh. Nadlir
EditorSabrina Asril
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM