Cerita soal Andi Narogong, dari Putus Sekolah hingga Punya Usaha Karaoke

Kompas.com - 22/05/2017, 21:47 WIB
Tersangka kasus dugaan korupsi Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) Andi Agustinus alias Andi Narogong terlihat memasuki gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (4/5/2017). Kompas.com/Robertus BelarminusTersangka kasus dugaan korupsi Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) Andi Agustinus alias Andi Narogong terlihat memasuki gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (4/5/2017).
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan Direktur Utama PT Pollyartha Provitama Ferry Haryanto dalam sidang dugaan korupsi pengadaan e-KTP.

Sidang berlangsung pada hari ini, Senin (22/5/2017), di Pengadilan Tipikor, Jakarta.

Perusahaan Ferry bergerak di bidang penukaran valuta asing.

Ia merupakan kawan lama pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong yang menjadi tersangka kasus e-KTP.

Ferry mengungkapkan, ia dekat dengan Andi saat SMP. Kemudian, mereka sama-sama mengikuti ujian di SMA favorit di Bogor.

Namun, hanya Andi yang lolos dan Ferry bersekolah di tempat lain.

Setelah itu, Ferry dan Andi putus kontak karena keterbatasan sarana komunikasi. Ferry sempat mendengar kabar bahwa Andi putus sekolah saat SMA.

"Andi Narogong DO dari SMA. Kelas dua," kata Ferry.

Baca: Kasus E-KTP, KPK Telusuri Aset Andi Narogong

Mereka kembali bertemu secara tidak sengaja sekitar tahun 2000. Saat itu, keduanya bertukar nomor telepon dan komunikasi berlanjut.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X