Istana Enggan Komentari Terpilihnya Hatta Ali Jadi Ketua MA

Kompas.com - 14/02/2017, 21:33 WIB
Staf Khusus Bidang Komunikasi Presiden Johan Budi SP. Fabian Januarius KuwadoStaf Khusus Bidang Komunikasi Presiden Johan Budi SP.
|
EditorKrisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Istana enggan menanggapi terpilihnya kembali Hatta Ali menjadi Ketua Mahkamah Agung (MA).

"Proses pemilihan ada di MA sendiri. Eksekutif tidak ikut-ikutan," ujar Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi di Kompleks Istana Presiden, Selasa (14/2/2017).

"Jika menurut MA Pak Hatta Ali adalah sosok terbaik, silahkan saja ya. Itu bukan domain eksekutif," lanjut dia.

Johan hanya berharap Mahkamah Agung dapat menjadi institusi yang dapat mewujudkan keadilan bagi seluruh warga negara.

Hatta Ali kembali terpilih sebagai Ketua Mahkamah Agung periode 2017-2022.

Ia terpilih setelah mengantongi suara lebih dari separuh jumlah hakim MA dalam pemilihan yang berlangsung pada hari ini, Selasa (14/2/2017).

(Baca: Hatta Ali Kembali Terpilih sebagai Ketua MA)

Pada pemilihan hari ini, sebanyak 47 hakim agung berhak memilih satu orang hakim agung untuk dicalonkan sebagai ketua MA.

Hatta Ali memperoleh dukungan terbanyak, yakni 38 suara, disusul Andi Samsan Nganro dengan tujuh suara serta Suhadi dan Mukti Arto masing-masing satu suara.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X