Kompas.com - 22/01/2017, 13:31 WIB
Presiden Joko Widodo berlatih memanah di Pusdikzeni, Bogor, pada Sabtu (14/1/2017). BIRO PERS SETPRESPresiden Joko Widodo berlatih memanah di Pusdikzeni, Bogor, pada Sabtu (14/1/2017).
EditorCaroline Damanik

BOGOR, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo disebut berhasil menuntaskan Kejuaraan Panahan Bogor Terbuka 2017 di Lapangan Pusdikzi, Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (22/1/2017), dengan perolehan nilai melebihi target.

"Hasil hari ini melebihi dari target, sebelumnya Presiden menargetkan di bawah 100 ternyata presiden mendapat skor 107," kata Muhammad Rizal Barnadi, Pelatih Panahan Presiden Joko Widodo.

Rizal mengatakan, dari enam seri yang diikuti, setiap serinya Presiden memanah sebanyak enak anak panah. Total ada 36 anak panah, dan berhasil menyasar titik tengah dengan nilai sempurna.

"Presiden mampu menyasar dua kali target di titik tengah, satu kali mendapat nilai sempurna," katanya.

Dia mengatakan, Kejuaraan Panahan Bogor Terbuka 2017 terdiri atas tiga kelas yakni Recuve, Compound, dan ronde nasional standar bow. Presiden mengikuti kejuaraan ronde nasional standar bow kategori eksekutif.

Menurut Rizal, ada tim pelatih yang melatih Presiden memanah dimulai sejak 10 September 2016. Selama berlatih maupun berlomba, pelatih memberikan banyak masukan, dan mampu diserap dengan baik oleh Presiden.

"Kami berikan masukan, seperti posisi tangan dan kaki beliau kita koreksi, dan setelah diperbaiki, hasil tembakan memuaskan," kata Rizal.

Presiden memulai perlombaan sekitar pukul 10.51 WIB, diawali dengan tiga kali sesi uji coba. Pada saat uji coba, bidikan anak panah Presiden banyak menembus luar target. Namun, pada sesi pertama, Presiden mampu menyasar kertas target.

Presiden yang ditemui usai perlombaan menyebutkan kehadirannya ikut dalam kejuaraan sebagai penggembira, memberikan semangat para atlet untuk menekuni olahraga tersebut secara serius.

"Mendorong agar panahan ini betul-betul ditekuni dimulai dari anak-anak, kita tekuni agar menjadi atlet yang baik. Ngak mungkin kayak saya usia sudah 50 tahun, biar bagus dimulai dari usia dini," kata Presiden.

Presiden menyebutkan, sudah memulai latihan sekitar enam bulan, berlatih dua kali seminggu setiap Sabtu dan Minggu, sebelum panahan, beliau mengawali dengan berlari sejauh enam kilo meter.

"Olahraga bagus untuk merefresh, sebelum panahan saya lari dulu, dan hasil latihan memuaskan nilainya di atas 100," kata kata Presiden.

Skor presiden melampuai skor Menteri Pemuda Olah Raga Imam Nahrowi yang mencetak skor 100. Sekda Kota Bogor Ade Syarip Hidayat mendapat skor 97 sedangkan Sekda Kabupaten Bogor, Adang Suptandar mencetak 250 angka.

(Baca juga: Sebagai Atlet Panahan, Jokowi Butuh Konsentrasi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber ANTARA
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.