Upaya Kemenkes Tekan Jumlah Korban "Heatstroke" pada Jemaah Haji

Kompas.com - 16/01/2017, 21:39 WIB
Menteri Kesehatan Nila F.Moeloek usai rapat koodinasi khusus di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Rabu (30/11/2016). Kristian ErdiantoMenteri Kesehatan Nila F.Moeloek usai rapat koodinasi khusus di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Rabu (30/11/2016).
|
EditorKrisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Data Kementerian Kesehatan menyebutkan, sebanyak 629 jemaah wafat saat menjalankan rangkaian ibadah haji pada 2015. Sementara tahun lalu 324 jemaah yang meninggal. 

Salah satu serangan yang disebut menjadi salah satu penyebab tingginya angka jemaah yang wafat adalah heatstroke atau sengatan panas.

Sejak tahun lalu, Kemenkes sudah meminta Kementerian Agama untuk memberikan air zam-zam yang diberikan es batu. Air tersebut kemudian disemprotkan kepada jemaah. 

Itu sebagai upaya antisipasi meninimalkan korban sengatan panas. Upaya itu diklaim berhasil menurunkan jumlah korban heat stroke. Dari 125 jemaah haji yang wafat karena heat-stroke pada 2015, angkanya turun tajam menjadi hanya 2 orang pada 2016.

"Sudah (diberlakukan) 2016 dan turun memang. Dan kami terus menerus mengawasi mereka dengan tim promotif," kata Menteri Kesehatan Nila Djuwita F Moeloek di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (16/1/2017).

Selain itu, Kemenkes juga mengingatkan agar para jemaah haji untuk sering buang air kecil dan memperbanyak minum.

"Kami juga anjurkan orang tua, minuman ditambah oleh Kementerian Agama kemudian untuk wudhu," ujarnya.

Adapun berdasarkan data kunjungan rawat jalan di beberapa pos layanan kesehatandi Arab Saudi, terdapat enam penyakit yang paling banyak menjangkiti jemaah.

Tertinggi yaitu infeksi saluran napas atas sebesar 49 persen dan hipertensi 11 persen.

"Nyeri otot 7 persen, gangguan pencernaan dan diabetes 3 persen dan sakit kepala 2 persen," tutur Nila.

Kompas TV Kuota & Daftar Tunggu Jadi Masalah Ibadah Haji

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Reaksi PBNU dan PP Muhammadiyah soal Tes Wawasan Kebangsaan di KPK

Reaksi PBNU dan PP Muhammadiyah soal Tes Wawasan Kebangsaan di KPK

Nasional
KPK Masih Periksa Bupati Nganjuk Usai OTT atas Dugaan Lelang Jabatan

KPK Masih Periksa Bupati Nganjuk Usai OTT atas Dugaan Lelang Jabatan

Nasional
OTT Bupati Nganjuk Diduga Terkait Lelang Jabatan

OTT Bupati Nganjuk Diduga Terkait Lelang Jabatan

Nasional
KPK Lakukan OTT terhadap Bupati Nganjuk

KPK Lakukan OTT terhadap Bupati Nganjuk

Nasional
KPK Bantah Lempar Tanggung Jawab soal Nasib 75 Pegawai yang Tak Lolos Tes Wawasan Kebangsaan

KPK Bantah Lempar Tanggung Jawab soal Nasib 75 Pegawai yang Tak Lolos Tes Wawasan Kebangsaan

Nasional
Kapolri: Daerah Zona Merah Covid-19 Tak Boleh Buka Tempat Wisata

Kapolri: Daerah Zona Merah Covid-19 Tak Boleh Buka Tempat Wisata

Nasional
Pimpinan KPK Pastikan Tak Ada Pegawai yang Diberhentikan karena Tak Lolos Tes Wawasan Kebangsaan

Pimpinan KPK Pastikan Tak Ada Pegawai yang Diberhentikan karena Tak Lolos Tes Wawasan Kebangsaan

Nasional
UPDATE 9 Mei: 8,6 Juta Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 9 Mei: 8,6 Juta Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
Beredar Permintaan Dana Mengatasnamakan KPK, Masyarakat Diimbau Hati-hati

Beredar Permintaan Dana Mengatasnamakan KPK, Masyarakat Diimbau Hati-hati

Nasional
UPDATE 9 Mei: Kasus Suspek Covid-19 Tercatat 86.846 Orang

UPDATE 9 Mei: Kasus Suspek Covid-19 Tercatat 86.846 Orang

Nasional
Mendagri Wanti-wanti Kepala Daerah Cegah Kerumunan Jelang Lebaran: Jangan Sampai Lengah

Mendagri Wanti-wanti Kepala Daerah Cegah Kerumunan Jelang Lebaran: Jangan Sampai Lengah

Nasional
Kaji Pertanyaan Tes Pegawai KPK, Komnas Perempuan Minta Akses Langsung ke BKN

Kaji Pertanyaan Tes Pegawai KPK, Komnas Perempuan Minta Akses Langsung ke BKN

Nasional
UPDATE 9 Mei: Ada 98.395 Kasus Aktif Covid-19 Di Indonesia

UPDATE 9 Mei: Ada 98.395 Kasus Aktif Covid-19 Di Indonesia

Nasional
UPDATE 9 Mei: 3.922 Kasus Covid-19 Baru, DKI Jakarta Masih Tertinggi

UPDATE 9 Mei: 3.922 Kasus Covid-19 Baru, DKI Jakarta Masih Tertinggi

Nasional
Kemenkes: Pembayaran Insentif Tenaga Kesehatan RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet dalam Proses

Kemenkes: Pembayaran Insentif Tenaga Kesehatan RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet dalam Proses

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X