Dukung Jika Maju di Pilpres 2019, Golkar Ingin Rebut Jokowi dari PDI-P?

Kompas.com - 05/08/2016, 18:18 WIB
Peneliti Senior LIPI, Syamsuddin Haris dalam sebuah diskusi di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (23/7/2016) KOMPAS.com/Nabilla TashandraPeneliti Senior LIPI, Syamsuddin Haris dalam sebuah diskusi di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (23/7/2016)
Penulis Dani Prabowo
|
EditorSabrina Asril

JAKARTA, KOMPAS.com – Peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Syamsuddin Haris menilai, Golkar saat ini tengah berupaya merebut Presiden Joko Widodo dari parpol pendukung dan pengusungnya, PDI Perjuangan.

Langkah itu dilakukan setelah Golkar melihat adanya ketidakharmonisan hubungan antara Jokowi dengan PDI-P selama beberapa waktu terakhir.

Ia mengatakan, dukungan politik yang disampaikan Golkar kepada Jokowi pada penyelenggaraan Munaslub dan Rapimnas tahun ini, merupakan salah satu indikasinya.

Dalam kedua kesempatan itu, Golkar menyatakan siap mendukung Jokowi apabila ia ingin mencalonkan kembali sebagai presiden pada Pemilu 2019.

(Baca: Golkar Dukung Jokowi, Setya Novanto Mengaku Tak Incar Jabatan Apa Pun)

“Golkar memang ingin mengambil alih Jokowi. Golkar membaca tidak harmonisnya hubungan PDI-P, dalam hal ini Bu Mega dengan Jokowi, sehingga Golkar bersedia menyediakann wadah,” kata Syamsuddin saat diskusi bertajuk Jokowi: Koalisi dan Manuver 2019 di Jakarta, Jumat (5/8/2016).

Selain ingin mengambil alih, menurut Haris, ada tiga faktor lain yang menjadi alasan Golkar mendukung Jokowi.

Pertama,  adanya kesamaan haluan politik antara Jokowi dengan Golkar.

“Bahwa pembangunan yang dilakukan Jokowi sesuai dengan yang dibayangkan Golkar, sesuai ideologi Golkar, tulus lah. Kita asumsikan begitu saja,” kata dia.

(Baca: Jokowi Tolak Tanggapi Dukungan Golkar untuk Pilpres 2019)

Kedua, Golkar ingin meraih keuntungan elektoral pada Pemilu 2019 mendatang dengan mendompleng popularitas Jokowi.

Alasan itu cukup krusial, sebab Golkar ingin memastikan kemenangan mereka pada pemilu mendatang yang rencananya akan digelar serentak antara pileg dan pilpres.

“Ketiga, bahwa dengan deklarasi dukungan pencalonan Jokowi, Golkar ingin menitipkan supaya ‘mbok ya dapat jatah wapres dari Golkar’ bila Jokowi maju kembali,” ujar dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Langkah Hukum di Tengah Penanganan Wabah Covid-19, Ini Pelanggaran yang Dibidik Polri

Langkah Hukum di Tengah Penanganan Wabah Covid-19, Ini Pelanggaran yang Dibidik Polri

Nasional
UPDATE: 249 WNI Positif Covid-19 di 25 Negara, Kasus Meninggal 7

UPDATE: 249 WNI Positif Covid-19 di 25 Negara, Kasus Meninggal 7

Nasional
Jokowi: Semua Orang yang Keluar Rumah Wajib Pakai Masker

Jokowi: Semua Orang yang Keluar Rumah Wajib Pakai Masker

Nasional
Jokowi Tegaskan Tak Bebaskan Koruptor di Tengah Pandemi Covid-19

Jokowi Tegaskan Tak Bebaskan Koruptor di Tengah Pandemi Covid-19

Nasional
Komunikasi Pemerintah soal Covid-19 Dikritik, Jokowi Disarankan Tunjuk Jubir yang Lebih Ulung

Komunikasi Pemerintah soal Covid-19 Dikritik, Jokowi Disarankan Tunjuk Jubir yang Lebih Ulung

Nasional
Yasonna Curhat Di-bully di Medsos: Bahasanya Kasar, Ampun Deh

Yasonna Curhat Di-bully di Medsos: Bahasanya Kasar, Ampun Deh

Nasional
Ketua MPR Minta Kepala Daerah Pastikan PSBB Tak Buat Masyarakat Panik

Ketua MPR Minta Kepala Daerah Pastikan PSBB Tak Buat Masyarakat Panik

Nasional
Senin Ini, MA Gelar Pemilihan Ketua untuk Gantikan Hatta Ali

Senin Ini, MA Gelar Pemilihan Ketua untuk Gantikan Hatta Ali

Nasional
Wacana Darurat Sipil dalam Opsi Akhir PSBB yang Menuai Polemik...

Wacana Darurat Sipil dalam Opsi Akhir PSBB yang Menuai Polemik...

Nasional
Tetap Bahas RUU Kontroversial, DPR Dinilai Langgar 3 Hal Ini....

Tetap Bahas RUU Kontroversial, DPR Dinilai Langgar 3 Hal Ini....

Nasional
Ini Cara Bupati Banyumas 'Paksa' Warganya Pakai Masker, dari Denda hingga Patroli Khusus

Ini Cara Bupati Banyumas "Paksa" Warganya Pakai Masker, dari Denda hingga Patroli Khusus

Nasional
Sidang Isbat Awal Ramadhan 1441 Hijriah Digelar 23 April 2020

Sidang Isbat Awal Ramadhan 1441 Hijriah Digelar 23 April 2020

Nasional
Selama Pandemi Covid-19, DPR Diminta Nonaktifkan Fungsi Legislasi

Selama Pandemi Covid-19, DPR Diminta Nonaktifkan Fungsi Legislasi

Nasional
Muhammadiyah Minta Pemerintah Tegas Larang Mudik

Muhammadiyah Minta Pemerintah Tegas Larang Mudik

Nasional
Cegah Penularan Covid-19, Pemerintah Minta Masyarakat Perbanyak Wastafel Portabel

Cegah Penularan Covid-19, Pemerintah Minta Masyarakat Perbanyak Wastafel Portabel

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X