38 Tahun Pasca Masjid Istiqlal Berdiri....

Kompas.com - 22/02/2016, 12:12 WIB
Pemandangan Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Senin (28/7/2014). Masjid terbesar di Asia Tenggara ini didesain oleh arsitek Frederich Silaban. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO - RODERICK ADRIAN MOZESPemandangan Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Senin (28/7/2014). Masjid terbesar di Asia Tenggara ini didesain oleh arsitek Frederich Silaban.
|
EditorSabrina Asril
JAKARTA, KOMPAS.com - Tepat pada tanggal 22 Februari 1978 silam, Presiden Soeharto meresmikan sebuah karya arsitektur megah karya Friedrich Silaban.

Itulah Masjid Istiqlal yang terletak berdampingan dengan Gereja Kathedral yang sudah terlebih dulu berdiri. Masjid ini adalah wujud rasa syukur bangsa Indonesia pasca kemerdekaan.

Presiden Soekarno, saat itu, ingin menjadikan masjid ini sebagai masjid termegah di dunia yang mampu bertahan selama 1000 tahun lamanya.

Tiga puluh delapan tahun kemudian, tepatnya hari ini, Masjid Istiqlal menjadi sebuah simbol kemegahan umat Islam. Di sanalah beragam aktivitas pengayaan keislaman dilakukan.

Dikutip dari dokumen Masjid Istiqlal, sejak sebelas tahun sebelumnya tepatnya pada 24 September 1967, Istiqlal sebenarnya sudah mulai digunakan sebagai tempat shalat berjamaah oleh warga meski pembangunannya belum rampung semuanya.

Sejak tanggal itu pula lah kegiatan di masjid itu terus berkembang dan semakin ramai didatangi jamaah. Berdasarkan data Masjid Istiqlal, setiap bulannya tidak kurang  dari 1 juta pengunjung mendatangi masjid termegah se-Asia Tengggara itu.

Selanjutnya: Pusat kegiatan umat Islam

Pusat kegiatan umat Islam

Tak hanya kegiatan shalat berjamaah, setiap harinya Masjid Istiqlal juga disibukkan dengan berbagai kegiatan. Protokol Masjid Istiqlal, Abu Hurairah Abdul Salam menjelaskan, saat ini setiap hari Jumat selalu dipenuhi dengan beragam kegiatan.

AP PHOTO / TATAN SYUFLANA Umat Muslim menjalani shalat tarawih yang menandakan dimulainya puasa selama bulan suci Ramadhan, di Masjid Istiqlal, Jakarta, Indonesia, Sabtu, 28 Juni 2014.
Seperti Jumat minggu pertama yang digunakan untuk kajian tafsir. Jumat kedua untuk kajian tasawuf. Jumat ketiga untuk kajian hadits.

Sementara Jumat keempat untuk kajian fiqih. Seluruhnya dilakukan seusai sholat Jumat.

"Jumat sudah full. Itu baru kajian saja," ujar Abu saat berbincang dengan Kompas.com.

Dipaparkan dalam dokumen profil Masjid Istiqlal, beberapa kegiatan harian di sana selain shalat wajib berjamaah dan sholat Jumat adalah, pengajian terjemahan Al Quran dan Al Hadits, bimbingan Manasik Haji dan Umrah, dan pendidikan Kelompok Bermain.

Selain itu, ada pula pendidikan Madrasah Kelompok Bermain dan bimbingan Tilawah Al-Quran ba'da Ashar hari Senin, Selasa, Rabu, Kamis, dan Sabtu.

Sementara itu, kegiatan bulanan yang diadakan di Istiqlal juga tak kalah beragam. Sebut saja nama-nama besar seperti Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym dan Yusuf Mansyur yang kerap menjadi pembicara di masjid ini.

Aa Gym dengan kajian Tauhidnya sedangkan Yusuf Mansyur dengan kajian Islam bulanan.

Ada pula Pengajian Masyarakat Intelektual. Menurut Abu, kegiatan tersebut diperuntukan bagi perkantoran hingga anggota-anggota korpri yang diadakan setiap Jumat terakhir.

Untuk acara tersebut diundang pula narasumber kakap seperti guru-guru besar dari perguruan tinggi ternama.

Abu menjelaskan, Presiden Joko Widodo juga sempat menginstruksikan agar diadakan semacam pengajian akbar rutin di Istiqlal namun dengan pembahasan seputar bahaya narkoba dan pemahaman radikal.

Namun, rencana tersebut baru sekadar instruksi. Ia berharap pelaksanaannya juga akan dilakukan dalam waktu dekat.

"Mudah-mudahan dengan kepengurusan baru ini juga semakin banyak yang bekerjasama dengan Istiqlal biar masjid ini selalu penuh," harap Abu.

Selanjutnya: Tempat bagi para mualaf

Tempat bagi para mualaf

Istiqlal juga menyediakan layanan pengislaman untuk membantu orang yang hendak memeluk agama Islam. Layanan tersebut diadakan jika ada permintaan.

KOMPAS IMAGES / KRISTIANTO PURNOMO Warga menjalankan shalat di hari pertama Ramadhan 1431 H di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (11/8/2010).
Selain atas permintaan pribadi, pengislaman biasanya dilakukan atas rujukan Departemen Agama yang kemudian menunjuk Masjid Istiqlal.

Mereka yang memutuskan menjadi muslim biasanya telah mempelajari, melihat, dan merasakan langsung keindahan serta kedamaian yang dibawa Islam.

"Pencarian keyakinannya tidak hanya satu ata dia hari. Pas ke sini ya itu rezekinya Istiqlal untuk membantu mengislamkan orang," kata Ketua Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal (BPPMI), Muhammad Muzammil Basyuni.

Istiqlal juga kerap diramaikan dengan kegiatan-kegiatan rutin tahunan. Sebut saja peringatan tahun baru Hijriah, peringatan Maulid Nabi, Isra Miraj, Khitanan Masal, hingga penyembelihan hewan kurban.

Sejumlah pejabat negara, bahkan presiden pun kerap menitipkan hewan qurbannya ke Istiqlal. Misalnya untuk Idul Adha kemarin dimana presiden Jokowi menitipkan sapi seberat 1,3 ton untuk dikurbankan di sana.

Beberapa nama pejabat negara yang juga menitipkan hewan kurbannya pada Idul Adha kemarin di antaranya Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.




25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Kedisiplinan Warga, dan Rencana Libur Akhir Tahun

Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Kedisiplinan Warga, dan Rencana Libur Akhir Tahun

Nasional
Jusuf Kalla Kecam Aksi Teror di Sigi, Minta Polisi Tumpas Tuntas Terorisme

Jusuf Kalla Kecam Aksi Teror di Sigi, Minta Polisi Tumpas Tuntas Terorisme

Nasional
Janji Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Sigi

Janji Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Sigi

Nasional
Jika Terpilih Jadi Presiden, Giring Janji Berikan 1 Gadget pada Setiap Siswa di Indonesia

Jika Terpilih Jadi Presiden, Giring Janji Berikan 1 Gadget pada Setiap Siswa di Indonesia

Nasional
Mahfud MD: Rizieq Shihab Kontak Erat Pasien Covid-19, Kami Sesalkan Penolakannya

Mahfud MD: Rizieq Shihab Kontak Erat Pasien Covid-19, Kami Sesalkan Penolakannya

Nasional
Terkait 'Swab Test' Rizieq Shihab, Polri Akan Periksa 4 Direktur RS Ummi Bogor

Terkait "Swab Test" Rizieq Shihab, Polri Akan Periksa 4 Direktur RS Ummi Bogor

Nasional
Paslon Cellica-Aep Siapkan Program Keagamaan untuk Kabupaten Karawang

Paslon Cellica-Aep Siapkan Program Keagamaan untuk Kabupaten Karawang

Nasional
Penangkapan Edhy Prabowo, LP3ES: Seperti Hujan di Tengah Kemarau Panjang

Penangkapan Edhy Prabowo, LP3ES: Seperti Hujan di Tengah Kemarau Panjang

Nasional
Koalisi Masyarakat Sipil Minta Polri Usut Tuntas Aksi Teror di Kabupaten Sigi

Koalisi Masyarakat Sipil Minta Polri Usut Tuntas Aksi Teror di Kabupaten Sigi

Nasional
Di HUT PSI, Jokowi: Indonesia Butuh Lebih Banyak Anak Muda Berani dan Gesit

Di HUT PSI, Jokowi: Indonesia Butuh Lebih Banyak Anak Muda Berani dan Gesit

Nasional
PKS Targetkan Perolehan Suara Minimal 15 Persen pada Pemilu 2024

PKS Targetkan Perolehan Suara Minimal 15 Persen pada Pemilu 2024

Nasional
Sebaran 6.267 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jawa Tengah

Sebaran 6.267 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jawa Tengah

Nasional
Pasca-aksi Teror di Sigi, Mahfud Minta Pimpinan Umat Beragama Tak Terprovokasi Isu SARA

Pasca-aksi Teror di Sigi, Mahfud Minta Pimpinan Umat Beragama Tak Terprovokasi Isu SARA

Nasional
UPDATE 29 November: Ada 70.792 Suspek Terkait Covid-19

UPDATE 29 November: Ada 70.792 Suspek Terkait Covid-19

Nasional
UPDATE 29 November: Bertambah 169, Pasien Meninggal akibat Covid-19 Jadi 16.815 Orang

UPDATE 29 November: Bertambah 169, Pasien Meninggal akibat Covid-19 Jadi 16.815 Orang

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X