Prabowo Akan Lanjutkan Politik Luar Negeri SBY

Kompas.com - 01/07/2014, 05:45 WIB
This handout photo released on May 13, 2014 shows Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (tengah) berpose bersama Prabowo Subianto (kiri) dan Hatta Rajasa di Istana Presiden, 13 Mei 2014. AFP PHOTO / ABROR RIZKI / PRESIDENSBY.INFOThis handout photo released on May 13, 2014 shows Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (tengah) berpose bersama Prabowo Subianto (kiri) dan Hatta Rajasa di Istana Presiden, 13 Mei 2014.
Penulis Ihsanuddin
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com — Calon Presiden Prabowo Subianto berjanji akan melanjutkan politik luar negeri yang selama ini sudah dibangun oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Hal itu dikatakan Prabowo seusai acara Indonesian Council on World Affairs di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (30/6/2014) malam.

"Saya ingin mencontoh sistem politik luar negeri beliau. Saya kira, kita sebagai bangsa bersyukur ada politik luar negeri yang baik. Tadi saya katakan bahwa saya merasa tidak perlu ada perubahan besar (dalam politik luar negeri). Sesuatu yang sudah baik, kita lanjutkan," kata Prabowo.

Menurut Prabowo, politik luar negeri yang dibangun oleh SBY dalam sepuluh tahun pemerintahannya sudah cukup baik.

"Indonesia membutuhkan suatu iklim yang baik di sekitar kita. Kami menyampaikan penghargaan atas politik luar negeri Presiden SBY. Peran beliau sangat besar. Kita harus akui keberhasilan beliau. Saya kira nanti akan dicatat oleh sejarah. Politik luar negeri yang dijalankan adalah politik luar negeri yang sangat tepat untuk Indonesia, tenang, sejuk, proaktif, tapi tidak grusak-grusuk," puji Prabowo.

Oleh karena itu, Prabowo menegaskan akan menjaga hubungan baik dengan seluruh negara. Keberhasilan menjaga hubungan baik, menurut Prabowo, adalah salah satu kunci kesuksesan politik luar negeri yang dibangun SBY.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bandingkan dengan Negara Lain, Perludem: Kita Berpilkada Saat Angka Covid-19 Meroket

Bandingkan dengan Negara Lain, Perludem: Kita Berpilkada Saat Angka Covid-19 Meroket

Nasional
Menko PMK Minta Pengiriman Beras untuk Penerima Bansos Tidak Ditumpuk

Menko PMK Minta Pengiriman Beras untuk Penerima Bansos Tidak Ditumpuk

Nasional
Ketua MPR: Pemulihan Ekonomi Bergantung pada Pengendalian Covid-19

Ketua MPR: Pemulihan Ekonomi Bergantung pada Pengendalian Covid-19

Nasional
Ketua MPR: Pemulihan Ekonomi Bergantung pada Pengendalian Covid-19

Ketua MPR: Pemulihan Ekonomi Bergantung pada Pengendalian Covid-19

Nasional
Menlu Sampaikan Kabar Duka Meninggalnya 1 WNI Jamaah Tabligh di India

Menlu Sampaikan Kabar Duka Meninggalnya 1 WNI Jamaah Tabligh di India

Nasional
Diskon Hukuman Koruptor, Jangan Sampai Muncul Anekdot 'Siapa Hakimnya'

Diskon Hukuman Koruptor, Jangan Sampai Muncul Anekdot "Siapa Hakimnya"

Nasional
Dengan Ideologi Pancasila, Jokowi Optimistis Bisa Atasi Covid-19

Dengan Ideologi Pancasila, Jokowi Optimistis Bisa Atasi Covid-19

Nasional
UPDATE: Kasus Covid-19 Bertambah Lebih dari 4.000, Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

UPDATE: Kasus Covid-19 Bertambah Lebih dari 4.000, Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Nasional
Jokowi Hadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Puan Bacakan Ikrar

Jokowi Hadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Puan Bacakan Ikrar

Nasional
Kasus Kebakaran, Kamis Ini Polisi Periksa Pejabat Tinggi Kejagung dan Gelar Perkara

Kasus Kebakaran, Kamis Ini Polisi Periksa Pejabat Tinggi Kejagung dan Gelar Perkara

Nasional
WNI Sandera Abu Sayyaf Tewas di Filipina, Menlu Sampaikan Duka Cita

WNI Sandera Abu Sayyaf Tewas di Filipina, Menlu Sampaikan Duka Cita

Nasional
Wanti-wanti KPK kepada Calon Kepala Daerah agar Tak Korupsi Saat Menjabat

Wanti-wanti KPK kepada Calon Kepala Daerah agar Tak Korupsi Saat Menjabat

Nasional
Eksepsi Jaksa Pinangki: Bantahan, Permintaan Maaf, hingga Pengakuan soal Peninggalan Suami

Eksepsi Jaksa Pinangki: Bantahan, Permintaan Maaf, hingga Pengakuan soal Peninggalan Suami

Nasional
Menlu Minta Kasus Kematian 7 WNI di Johor Bahru Diusut

Menlu Minta Kasus Kematian 7 WNI di Johor Bahru Diusut

Nasional
MA 'Diskon' Hukuman Anas Urbaningrum, Daftar Koruptor yang Dapat Keringanan Tambah Panjang

MA "Diskon" Hukuman Anas Urbaningrum, Daftar Koruptor yang Dapat Keringanan Tambah Panjang

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X