Surya Paloh Keliru Sebut Rachmawati Ketum PDI Perjuangan

Kompas.com - 27/05/2014, 11:46 WIB
Dari kiri ke kanan: Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri, Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPP PDI-P Puan Maharani dan Bakal calon presiden dari PDI-P Joko Widodo, Rabu (14/5/2014). Ketiga partai ini mendeklarasikan dukungan di Kantor DPP PDI-P, Jakarta Selatan, untuk mendukung Jokowi di Pilpres 2014. KOMPAS.com/Indra AkuntonoDari kiri ke kanan: Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri, Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPP PDI-P Puan Maharani dan Bakal calon presiden dari PDI-P Joko Widodo, Rabu (14/5/2014). Ketiga partai ini mendeklarasikan dukungan di Kantor DPP PDI-P, Jakarta Selatan, untuk mendukung Jokowi di Pilpres 2014.
Penulis Dani Prabowo
|
EditorWisnubrata

JAKARTA, KOMPAS.com -- Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh lagi-lagi salah menyebutkan nama Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Hal itu membuat Mega bermuka masam.

Peristiwa itu terjadi saat Surya memberikan orasi politik pada Rapat Kerja Nasional II Partai Nasdem di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Selasa (27/5/2014). Rapat yang diselenggarakan untuk mempersiapkan strategi pemenangan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla itu dihadiri oleh semua ketua umum partai politik koalisi, yakni Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum PKPI Sutiyoso, dan Ketua Umum Partai Hanura Wiranto.

"Yang saya hormati Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Rachmawati Soekarnoputri," kata Surya. Pernyataan Surya seketika membuat Mega yang awalnya ingin senyum mendadak berubah masam. Dengan menggunakan kipas warna hitam, Mega tampak menutupi wajahnya.

Namun, bukannya memperbaiki kesalahan penyebutan, Surya justru kembali menyapa para ketua umum lainnya. "Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum PKPI Sutiyoso, dan Ketua Umum Partai Hanura Wiranto," lanjutnya.

Surya baru menyadari kesalahannya setelah dirinya menyelesaikan penyebutan ketua umum. Dengan sedikit tertawa, Surya lantas menyapa Megawati. "Sekali lagi kita sambut Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Megawati Soekarnoputri," katanya disambut riuh peserta rakernas. Megawati sendiri yang mendengar hal itu kembali tertawa lepas.

Sebelumnya, Surya pernah membuat kesalahan menyebut nama Mega sebagai Ketua Umum DPP PDI Perjuangan. Hal itu terjadi saat deklarasi dukungan Partai Nasdem untuk Joko Widodo di kantor DPP PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta, Rabu (14/5/2014).

Pada awal sambutannya, semua berlangsung wajar. Paloh mengucapkan syukur kepada Tuhan dan berterima kasih diberi waktu untuk berbicara. Namun, setelah itu Paloh mengalami selip lidah, ia sempat salah mengucap nama Megawati. "Yang saya hormati, Ketua Umum PDI-P Rah...," kata Paloh. Ia sempat terdiam sejenak, lalu meralat ucapannya, "Megawati Soekarnoputri." Mendengar hal itu, semua orang yang ada di lokasi acara tampak tertawa, termasuk Megawati.

Megawati tampak sangat lepas mengeluarkan tawanya. Jari telunjuk lengan kanannya sempat ia arahkan ke Paloh sebagai penanda menyadari bahwa Paloh hampir salah mengucapkan namanya.

Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mendagri Sarankan Sekolah Tatap Muka Disesuaikan Rekomendasi Satgas di Daerah

Mendagri Sarankan Sekolah Tatap Muka Disesuaikan Rekomendasi Satgas di Daerah

Nasional
Jokowi Sebut Transformasi Digital di Indonesia Masih Tertinggal

Jokowi Sebut Transformasi Digital di Indonesia Masih Tertinggal

Nasional
Demokrat Resmi Usung Denny Indrayana pada Pilkada Kalimantan Selatan

Demokrat Resmi Usung Denny Indrayana pada Pilkada Kalimantan Selatan

Nasional
Setara Institute: Perpres Pelibatan TNI Atasi Terorisme Lemahkan Reformasi Sektor Keamanan

Setara Institute: Perpres Pelibatan TNI Atasi Terorisme Lemahkan Reformasi Sektor Keamanan

Nasional
Kepala Keluarga Perempuan Kesulitan Ekonomi, Kemensos Minta Pemda Perbaiki Data Penerima Bansos

Kepala Keluarga Perempuan Kesulitan Ekonomi, Kemensos Minta Pemda Perbaiki Data Penerima Bansos

Nasional
Diduga Bertemu Djoko Tjandra di Luar Negeri, Ini Pasal Pidana yang Bisa Jerat Jaksa Pinangki

Diduga Bertemu Djoko Tjandra di Luar Negeri, Ini Pasal Pidana yang Bisa Jerat Jaksa Pinangki

Nasional
PK Perkara Syafruddin Arsyad Temenggung Ditolak MA, Ini Respons KPK

PK Perkara Syafruddin Arsyad Temenggung Ditolak MA, Ini Respons KPK

Nasional
MAKI Nilai Bareskrim Perlu Periksa Jaksa Pinangki Terkait Djoko Tjandra

MAKI Nilai Bareskrim Perlu Periksa Jaksa Pinangki Terkait Djoko Tjandra

Nasional
LPSK Desak Pemerintah Alokasikan Anggaran Memadai bagi Saksi dan Korban TPPO

LPSK Desak Pemerintah Alokasikan Anggaran Memadai bagi Saksi dan Korban TPPO

Nasional
Kemensos Sebut Sudah Bantu Kepala Keluarga Perempuan Saat Pandemi Covid-19

Kemensos Sebut Sudah Bantu Kepala Keluarga Perempuan Saat Pandemi Covid-19

Nasional
Periksa Tiga Saksi, KPK Gali Informasi soal Barang Mewah Milik Menantu Nurhadi

Periksa Tiga Saksi, KPK Gali Informasi soal Barang Mewah Milik Menantu Nurhadi

Nasional
Bawaslu Sebut Penyediaan APD untuk Penyelenggara Pilkada Belum 100 Persen

Bawaslu Sebut Penyediaan APD untuk Penyelenggara Pilkada Belum 100 Persen

Nasional
Selasa, Bareskrim Berencana Periksa Anita Kolopaking Terkait Kasus Pelarian Djoko Tjandra

Selasa, Bareskrim Berencana Periksa Anita Kolopaking Terkait Kasus Pelarian Djoko Tjandra

Nasional
Kuasa Hukum Nilai Alasan JPU KPK Tolak JC Wahyu Setiawan Tak Berdasar

Kuasa Hukum Nilai Alasan JPU KPK Tolak JC Wahyu Setiawan Tak Berdasar

Nasional
LPSK: Korban Perbudakan Modern Umumnya Jalin Kontrak Tidak Jelas

LPSK: Korban Perbudakan Modern Umumnya Jalin Kontrak Tidak Jelas

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X