Kompas.com - 14/11/2013, 12:56 WIB
Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie bersama Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung, di TMP Kalibata, Minggu (20/10/2013). KOMPAS.com/Indra AkuntonoKetua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie bersama Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung, di TMP Kalibata, Minggu (20/10/2013).
Penulis Ihsanuddin
|
EditorCaroline Damanik

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung sudah mulai mewacanakan nama-nama calon pendamping Ical pada Pemilu 2014 nanti. Ketiga tokoh tersebut adalah Gubernur Jatim Soekarwo, mantan calon gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, dan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD.

"Kalau untuk wacana, bagus, kita bisa mempertimbangkan beberapa nama, seperti Soekarwo, Mahfud MD, Khofifah," kata Akbar di Jakarta, Kamis (14/11/2013).

Menurutnya, nama-nama tersebut adalah nama besar yang sudah dikenal luas sehingga dinilai cocok untuk mendampingi Ical. Namun, sepengetahuannya, hingga saat ini, belum ada pendekatan secara langsung kepada nama-nama tersebut.

"Tapi, enggak tahu, mungkin Pak Ical sudah melakukan pendekatan dengan mereka," ujarnya.

Namun, nama-nama tersebut, lanjutnya, baru akan benar-benar dipertimbangkan setelah melihat perolehan suara Golkar pada Pemilu 2014 nanti. Jika perolehan suara Golkar mencapai presidential threshold sebesar 20 persen, Golkar bebas memilih calon wakil presidennya sendiri.

Namun, jika nantinya Golkar akan berkoalisi dengan partai lain, menurut Akbar, opsinya bisa lebih berkembang dengan mempertimbangkan pendapat dari partai koalisi. Tetapi, menurutnya, meskipun harus berkoalisi, Ical akan tetap diusung sebagai calon presiden, bukan calon wakil presiden.

"Keputusan Ical capres sudah final," ujar dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terkait elektabilitas Ical yang saat ini masih rendah, menurut Akbar, partainya masih mempunyai cukup waktu hingga Juli 2014 mendatang. Golkar saat ini, menurutnya, masih fokus untuk memenangkan pemilu legislatif terlebih dulu.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Level 3 Se-Indonesia Batal, Masyarakat Diminta Tak Abaikan Protokol Kesehatan

PPKM Level 3 Se-Indonesia Batal, Masyarakat Diminta Tak Abaikan Protokol Kesehatan

Nasional
Soal Isu Reshuffle Kabinet, Arsul Sani: Hanya Pak Jokowi dan Allah yang Tahu

Soal Isu Reshuffle Kabinet, Arsul Sani: Hanya Pak Jokowi dan Allah yang Tahu

Nasional
Muktamar Ke-34 NU Akan Digelar 23-25 Desember 2021 di Lampung

Muktamar Ke-34 NU Akan Digelar 23-25 Desember 2021 di Lampung

Nasional
Saksi Akui Angin Prayitno Titipkan 81 SHM Tanah agar Tidak Disita KPK

Saksi Akui Angin Prayitno Titipkan 81 SHM Tanah agar Tidak Disita KPK

Nasional
Cerita Warga ke Jokowi soal Detik-detik Erupsi Semeru...

Cerita Warga ke Jokowi soal Detik-detik Erupsi Semeru...

Nasional
Hujan dan Ledakan di Gunung Semeru, Pencarian Korban Sulit Dilakukan

Hujan dan Ledakan di Gunung Semeru, Pencarian Korban Sulit Dilakukan

Nasional
Diperiksa KPK dalam Kasus Bupati Musi Banyuasin, Istri Alex Noerdin Irit Bicara

Diperiksa KPK dalam Kasus Bupati Musi Banyuasin, Istri Alex Noerdin Irit Bicara

Nasional
Penularan Covid-19 Rendah, Kemenkes: Jangan Lengah, Varian Delta Mendominasi dan Punya 23 Mutasi

Penularan Covid-19 Rendah, Kemenkes: Jangan Lengah, Varian Delta Mendominasi dan Punya 23 Mutasi

Nasional
UPDATE Erupsi Semeru: 34 Orang Meninggal Dunia, 22 Orang Hilang

UPDATE Erupsi Semeru: 34 Orang Meninggal Dunia, 22 Orang Hilang

Nasional
DPR Tetapkan Prolegnas Prioritas 2022, Revisi UU Cipta Kerja Masuk Daftar Kumulatif Terbuka

DPR Tetapkan Prolegnas Prioritas 2022, Revisi UU Cipta Kerja Masuk Daftar Kumulatif Terbuka

Nasional
Anggota Baleg Sebut Tak Ada Pengurangan Pasal dalam Revisi UU Cipta Kerja

Anggota Baleg Sebut Tak Ada Pengurangan Pasal dalam Revisi UU Cipta Kerja

Nasional
UPDATE 7 Desember: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 48,03 Persen

UPDATE 7 Desember: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 48,03 Persen

Nasional
PPKM Level 3 Batal Diterapkan Saat Nataru, Bagaimana Nasib Cuti ASN?

PPKM Level 3 Batal Diterapkan Saat Nataru, Bagaimana Nasib Cuti ASN?

Nasional
UPDATE: Tambah 375.878 Total Spesimen Covid-19, Positivity Rate 0,09 Persen

UPDATE: Tambah 375.878 Total Spesimen Covid-19, Positivity Rate 0,09 Persen

Nasional
UPDATE 7 Desember: Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama Lansia Capai 55,45 Persen

UPDATE 7 Desember: Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama Lansia Capai 55,45 Persen

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.