Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Puji Rencana Golkar, Projo Dukung Ridwan Kamil di Pilkada DKI?

Kompas.com - 15/04/2024, 13:41 WIB
Vitorio Mantalean,
Icha Rastika

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Organisasi relawan Pro Jokowi (Projo) memuji rencana Partai Golkar mengusung eks Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam Pilkada DKI Jakarta 2024.

Namun, Projo menepis bahwa hal ini merupakan dukungan final organisasi tersebut terhadap calon gubernur Jakarta.

"Masih langkah kuda. Jakarta penting, jadi kita lihat yang lain dorong siapa," kata Bendahara Umum DPP Projo, Panel Barus, kepada Kompas.com pada Senin (15/4/2024).

“Saya melihat Golkar jeli dengan mengajukan Ridwan Kamil dalam Pilkada Jakarta 2024,” ujar dia.

Baca juga: Pilkada DKI, Golkar Tugaskan Ridwan Kamil On The Way Jakarta

Menurut dia, Ridwan Kamil dapat menjadi representasi pemimpin yang modern dan moderat.

Ia berpandangan bahwa Pilgub Jakarta akan menjadi ajang konsolidasi Koalisi Indonesia Maju (KIM) setelah kerja sama politik partai-partai politik itu memenangkan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming pada Pemilu 2024.

Sementara itu, PDI-P, PKS, dan Partai Nasdem ia perkirakan bakal menjadi antitesis, sehingga calon gubernur Jakarta yang diusungnya pun juga akan merepresentasikan antitesis pemerintah pusat.

Untuk posisi wakil gubernur, Projo yang pada pemilu lalu juga mendukung Prabowo-Gibran mengapungkan dua nama politikus Gerindra buat mendampingi Ridwan Kamil.

Keduanya yaitu keponakan Prabowo, Rahayu Saraswati, serta eks Wakil Gubernur DKI Jakarta pendamping Anies Baswedan, Ahmad Riza Patria.

"Baik secara politik maupun kualitas pribadi Saraswati bakal mampu membantu menyatukan seluruh potensi untuk kemenangan KIM," kata Panel.

Baca juga: Airlangga: Golkar dan Gerindra Sudah Rekomendasikan Ridwan Kamil untuk Pilkada DKI 2024

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan, Ridwan Kamil diberi penugasan oleh Golkar untuk maju di Pilkada Jakarta.

"Untuk DKI, Golkar sudah mengeluarkan surat penugasan kepada kader yang on the way ke Jakarta, Pak Ridwan Kamil. Nah kami masih nunggu kapan akan sampai Jakarta," ujar Airlangga saat ditemui di Hotel Le Meridien, Jakarta, Minggu (7/4/2024) malam.

Airlangga menyampaikan, Golkar juga memberi tugas kepada Ahmed Zaki dan Erwin Aksa untuk maju di Pilkada DKI Jakarta.


Dia lantas berseloroh mengenai Erwin Aksa yang sudah lebih dulu memasang baliho.

"Saudara Erwin Aksa sudah pasang baliho juga di Ratu Plaza. Saya belum tanya maksudnya apa. Tetapi pilpres, pileg sudah lewat, tetapi balihonya masih dipasang," ucap dia sambil tertawa.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

KPK: Ada Upaya Perintangan Penyidikan di Kasus TPPU SYL

KPK: Ada Upaya Perintangan Penyidikan di Kasus TPPU SYL

Nasional
Prabowo Koreksi Istilah 'Makan Siang Gratis': Yang Tepat, Makan Bergizi Gratis untuk Anak-anak

Prabowo Koreksi Istilah "Makan Siang Gratis": Yang Tepat, Makan Bergizi Gratis untuk Anak-anak

Nasional
Giliran Cucu SYL Disebut Turut Menikmati Fasilitas dari Kementan

Giliran Cucu SYL Disebut Turut Menikmati Fasilitas dari Kementan

Nasional
Kinerja dan Reputasi Positif, Antam Masuk 20 Top Companies to Watch 2024

Kinerja dan Reputasi Positif, Antam Masuk 20 Top Companies to Watch 2024

Nasional
KPK Sita 1 Mobil Pajero Milik SYL yang Disembunyikan di Lahan Kosong di Makassar

KPK Sita 1 Mobil Pajero Milik SYL yang Disembunyikan di Lahan Kosong di Makassar

Nasional
Tak Setuju Kenaikan UKT, Prabowo: Kalau Bisa Biaya Kuliah Gratis!

Tak Setuju Kenaikan UKT, Prabowo: Kalau Bisa Biaya Kuliah Gratis!

Nasional
Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Menaker Minta Percepat Pelaksanaan Program Kegiatan

Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Menaker Minta Percepat Pelaksanaan Program Kegiatan

Nasional
Akbar Faizal Sebut Jokowi Memberangus Fondasi Demokrasi jika Setujui RUU Penyiaran

Akbar Faizal Sebut Jokowi Memberangus Fondasi Demokrasi jika Setujui RUU Penyiaran

Nasional
Tidak Euforia Berlebihan Setelah Menang Pilpres, Prabowo: Karena yang Paling Berat Jalankan Mandat Rakyat

Tidak Euforia Berlebihan Setelah Menang Pilpres, Prabowo: Karena yang Paling Berat Jalankan Mandat Rakyat

Nasional
Korban Dugaan Asusila Ketua KPU Bakal Minta Perlindungan LPSK

Korban Dugaan Asusila Ketua KPU Bakal Minta Perlindungan LPSK

Nasional
Pemerintah Belum Terima Draf Resmi RUU Penyiaran dari DPR

Pemerintah Belum Terima Draf Resmi RUU Penyiaran dari DPR

Nasional
Akui Cita-citanya adalah Jadi Presiden, Prabowo: Dari Kecil Saya Diajarkan Cinta Tanah Air

Akui Cita-citanya adalah Jadi Presiden, Prabowo: Dari Kecil Saya Diajarkan Cinta Tanah Air

Nasional
Budi Arie: Pemerintah Pastikan RUU Penyiaran Tak Kekang Kebebasan Pers

Budi Arie: Pemerintah Pastikan RUU Penyiaran Tak Kekang Kebebasan Pers

Nasional
Perayaan Trisuci Waisak, Menag Berharap Jadi Momentum Rajut Kerukunan Pasca-Pemilu

Perayaan Trisuci Waisak, Menag Berharap Jadi Momentum Rajut Kerukunan Pasca-Pemilu

Nasional
Vendor Kementan Disuruh Pasang 6 AC di Rumah Pribadi SYL dan Anaknya

Vendor Kementan Disuruh Pasang 6 AC di Rumah Pribadi SYL dan Anaknya

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com