Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tanggal 14 April 2024 Memperingati Hari Apa?

Kompas.com - 12/04/2024, 00:00 WIB
Tari Oktaviani

Penulis

KOMPAS.com - Tanggal 14 April 2024 jatuh pada hari Minggu. Pada tanggal 14 April 2024 ini diperingati sebagai Hari Tertawa Internasional.

Selain itu, tanggal 14 April juga diperingati sebagai hari lain. Berikut peringatan dan perayaan yang jatuh pada tanggal 14 April 2024:

Hari Tertawa Internasional

 

Tanggal 14 April diperingati sebagai Hari Tertawa Internasional.

Merujuk pada National Today, Hari Tertawa Internasional dimulai pada tahun 1997 ketika seorang konsultan humor dan psikolog, Izzy Gesell meminta agar seluruh dunia berpartisipasi dalam hari ini dan melakukan beberapa aktivitas menyenangkan untuk mendorong semua orang tertawa.

Tertawa memiliki sejumlah manfaat yang baik. Bisa untuk kesehatan jantung hingga kesehatan mental. Bahkan bisa menghilangkan stres, menanamkan optimisme, meningkatkan kepercayaan diri hingga menjalin hubungan yang baik dengan orang lain.

Hari Tertawa Internasional yang mulanya hanya diperingati di US, kini menjadi mendunia. Banyak negara turut berpartisipasi di dalamnya. 

Baca juga: 5 Manfaat Tertawa bagi Kesehatan Fisik dan Mental, Apa Saja?

Tahun Baru Tamil

Tahun Baru Tamil dirayakan setiap hari pertama bulan Tamil Chithirai, yang biasanya jatuh pada tanggal 14 April.

Hari Raya ini berdasarkan siklus matahari dari kalender lunisolar Hindu. Adanya hari ini pun dirayakan bagi sebagian umat hindu tamil yang ada di di berbagai negara tempat tinggal mereka, termasuk Sri Lanka, Malaysia, Singapura, Mauritius, dll.

Tahun Baru Tamil juga disebut dengan Puthandu. Biasanya umat hindu tamil akan mengadakan acara, makan malam, bertukar hadiah.

Pada momen ini diadakan perayaan Citthirai Puthandu dimana kediaman mereka akan dibersihkan dan teras depan rumah akan dihiasi dengan 'Kolam Rangoli "bersama susunan daun mangga yang diikat pada pintu hadapan.

Sementara itu pada malam menjelang sambutan, kaum wanita akan menyusun buah-buahan, kelapa, daun sirih, kacang, bunga dan menyalakan lampu minyak. Ini dianggap sebagai membawa rezeki dan upacara ini dikenali sebagai 'Kani Rangkaian'.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

MNEK 2025 Bali, TNI AL Akan Ajak Negara Peserta Lakukan Penghormatan ke KRI Nanggala

MNEK 2025 Bali, TNI AL Akan Ajak Negara Peserta Lakukan Penghormatan ke KRI Nanggala

Nasional
Draf RUU TNI: Prajurit Bisa Duduki Jabatan Sipil Sesuai Kebijakan Presiden

Draf RUU TNI: Prajurit Bisa Duduki Jabatan Sipil Sesuai Kebijakan Presiden

Nasional
Biduan Nayunda Minta SYL Bayar Cicilan Apartemennya, Diberi Pakai Uang Pribadi

Biduan Nayunda Minta SYL Bayar Cicilan Apartemennya, Diberi Pakai Uang Pribadi

Nasional
Draf RUU TNI: Pensiun Perwira 60 Tahun, Khusus Jabatan Fungsional Bisa sampai 65 Tahun

Draf RUU TNI: Pensiun Perwira 60 Tahun, Khusus Jabatan Fungsional Bisa sampai 65 Tahun

Nasional
Survei PPI: Dico Ganinduto-Raffi Ahmad Paling Kuat di Pilkada Jateng

Survei PPI: Dico Ganinduto-Raffi Ahmad Paling Kuat di Pilkada Jateng

Nasional
SYL Beli Parfum Rp 5 Juta, Bayar Pakai ATM Biro Umum Kementan

SYL Beli Parfum Rp 5 Juta, Bayar Pakai ATM Biro Umum Kementan

Nasional
Demokrat Tuding Suara PAN Meroket di Kalsel, Ricuh soal Saksi Pecah di MK

Demokrat Tuding Suara PAN Meroket di Kalsel, Ricuh soal Saksi Pecah di MK

Nasional
TNI AL Ajak 56 Negara Latihan Non-perang di Perairan Bali

TNI AL Ajak 56 Negara Latihan Non-perang di Perairan Bali

Nasional
Taksi Terbang Sudah Tiba di IKN, Diuji coba Juli Mendatang

Taksi Terbang Sudah Tiba di IKN, Diuji coba Juli Mendatang

Nasional
Bamsoet Akan Rekomendasikan MPR 2024-2029 Kembali Kaji Amandemen UUD 1945

Bamsoet Akan Rekomendasikan MPR 2024-2029 Kembali Kaji Amandemen UUD 1945

Nasional
Harta Kekayaan Eks Dirjen Minerba yang Jadi Tersangka Korupsi Timah

Harta Kekayaan Eks Dirjen Minerba yang Jadi Tersangka Korupsi Timah

Nasional
Dengar Warga Kesulitan Air Bertahun-tahun, Risma Tegur Kades di Aceh Utara

Dengar Warga Kesulitan Air Bertahun-tahun, Risma Tegur Kades di Aceh Utara

Nasional
Bertemu MPPR Tiongkok, Puan Berharap Bisa Perkuat Kerja Sama RI dan Tiongkok

Bertemu MPPR Tiongkok, Puan Berharap Bisa Perkuat Kerja Sama RI dan Tiongkok

Nasional
Kejagung Masukkan Kerugian Lingkungan Rp 271 T Jadi Kerugian Negara Kasus Timah

Kejagung Masukkan Kerugian Lingkungan Rp 271 T Jadi Kerugian Negara Kasus Timah

Nasional
Survei Pilkada Jateng Versi PPI: Taj Yasin 10,9 Persen, Hendi 7,7 Persen, Dico 7,1 Persen

Survei Pilkada Jateng Versi PPI: Taj Yasin 10,9 Persen, Hendi 7,7 Persen, Dico 7,1 Persen

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com