Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tinggalkan Kertanegara, Prabowo Enggan Bahas soal Politik

Kompas.com - 10/04/2024, 21:48 WIB
Tatang Guritno,
Novianti Setuningsih

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon presiden (capres) pemenang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, Prabowo Subianto enggan membahas persoalan politik ketika meninggalkan kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (10/4/2024) malam.

Sejak petang, Prabowo nampak menemui sejumlah tamu di kediamannya untuk bersilaturahmi dalam rangka Idul Fitri 1445 Hijriah.

“Terima kasih semuanya, itu saja,” ujar Prabowo singkat pada awak media.

Padahal, Prabowo juga sempat ditemui oleh mantan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sandiaga Uno.

Baca juga: Setelah Rosan Temui Megawati, Arsjad Rasjid Disebut Bakal Temui Prabowo Besok

Kemudian, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo menyampaikan bahwa Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Arsjad Rasjid hendak menemui Prabowo pada Kamis (11/4/2024) besok.

Namun, Prabowo tetap bungkam ketika awak media menanyakan isi pembicaraan dengan Sandiaga Uno dan bagaimana rencana pertemuan dengan Arsjad Rasjid.

“Ini lebaran ya,” kata Prabowo sembari tersenyum.

Tak lama, Prabowo bersama ajudannya, Mayor Teddy menaiki mobil Alphard putih dan meninggalkan Kertanegara.

Baca juga: Malam Idul Fitri, Sandiaga Uno Sambangi Rumah Prabowo

Sandiaga mengaku tak bicara politik

Ditemui terpisah, Sandiaga Uno mengaku bahwa dia tidak membicarakan urusan politik dengan Prabowo.

Dia mengklaim bahwa kedatangannya hanya bermaksud untuk silaturahim dalam rangka Lebaran 2024.

“Ini silaturahmi lebaran saja. Enggak ada (pembahasan politik),” ujar Sandiaga.

Diketahui, Sandiaga merupakan mantan kader Partai Gerindra yang memilih hengkang  dan bergabung dengan PPP.

Sementara, dalam Pilpres 2024, PPP dan Gerindra berbeda haluan.

PPP merupakan parpol pengusung calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.

Sedangkan Gerindra merupakan pengusung Prabowo-Gibran Rakabuming Raka.

Baca juga: Soal Rencana Pertemuan Prabowo-Megawati, Gerindra: Kedua Pihak Sedang Komunikasi

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Survei PPI: Dico Ganinduto-Raffi Ahmad Paling Kuat di Pilkada Jateng

Survei PPI: Dico Ganinduto-Raffi Ahmad Paling Kuat di Pilkada Jateng

Nasional
SYL Beli Parfum Rp 5 Juta, Bayar Pakai ATM Biro Umum Kementan

SYL Beli Parfum Rp 5 Juta, Bayar Pakai ATM Biro Umum Kementan

Nasional
Demokrat Tuding Suara PAN Meroket di Kalsel, Ricuh soal Saksi Pecah di MK

Demokrat Tuding Suara PAN Meroket di Kalsel, Ricuh soal Saksi Pecah di MK

Nasional
TNI AL Ajak 56 Negara Latihan Non-perang di Perairan Bali

TNI AL Ajak 56 Negara Latihan Non-perang di Perairan Bali

Nasional
Taksi Terbang Sudah Tiba di IKN, Diuji coba Juli Mendatang

Taksi Terbang Sudah Tiba di IKN, Diuji coba Juli Mendatang

Nasional
Bamsoet Akan Rekomendasikan MPR 2024-2029 Kembali Kaji Amandemen UUD 1945

Bamsoet Akan Rekomendasikan MPR 2024-2029 Kembali Kaji Amandemen UUD 1945

Nasional
Harta Kekayaan Eks Dirjen Minerba yang Jadi Tersangka Korupsi Timah

Harta Kekayaan Eks Dirjen Minerba yang Jadi Tersangka Korupsi Timah

Nasional
Dengar Warga Kesulitan Air Bertahun-tahun, Risma Tegur Kades di Aceh Utara

Dengar Warga Kesulitan Air Bertahun-tahun, Risma Tegur Kades di Aceh Utara

Nasional
Bertemu MPPR Tiongkok, Puan Berharap Bisa Perkuat Kerja Sama RI dan Tiongkok

Bertemu MPPR Tiongkok, Puan Berharap Bisa Perkuat Kerja Sama RI dan Tiongkok

Nasional
Kejagung Masukkan Kerugian Lingkungan Rp 271 T Jadi Kerugian Negara Kasus Timah

Kejagung Masukkan Kerugian Lingkungan Rp 271 T Jadi Kerugian Negara Kasus Timah

Nasional
Survei Pilkada Jateng Versi PPI: Taj Yasin 10,9 Persen, Hendi 7,7 Persen, Dico 7,1 Persen

Survei Pilkada Jateng Versi PPI: Taj Yasin 10,9 Persen, Hendi 7,7 Persen, Dico 7,1 Persen

Nasional
Anggota Komisi IX DPR: Tapera Program Baik, tapi Perlu Disosialisasikan

Anggota Komisi IX DPR: Tapera Program Baik, tapi Perlu Disosialisasikan

Nasional
Saksi Sebut SYL Bayar Rp 10 Juta Makan Bareng Keluarga Pakai ATM Biro Umum Kementan,

Saksi Sebut SYL Bayar Rp 10 Juta Makan Bareng Keluarga Pakai ATM Biro Umum Kementan,

Nasional
Bertemu NPC, Puan Minta Pemerintah China Perkuat Dukungan untuk Palestina

Bertemu NPC, Puan Minta Pemerintah China Perkuat Dukungan untuk Palestina

Nasional
KPK Jebloskan Bupati Mimika Eltinus Omaleng ke Lapas Setelah Sempat Lepas dari Jerat Hukum

KPK Jebloskan Bupati Mimika Eltinus Omaleng ke Lapas Setelah Sempat Lepas dari Jerat Hukum

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com