Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Idul Fitri, Wapres Ajak Masyarakat Hidupkan Semangat Ramadhan

Kompas.com - 09/04/2024, 22:40 WIB
Rahel Narda Chaterine,
Glori K. Wadrianto

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah/2023 kepada seluruh masyarakat Indonesia.

Di momen Lebaran tahun ini, Ma'ruf mengajak masyarakat tetap menghidupkan dalam semangat bulan Ramadhan kepada sesama manusia maupun kepada lingkungan.

Wapres menyampaikan pesan ini secara virtual yang ditayangkan dalam acara "Gema Takbir Akbar Nasional" di Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa (9/4/2024) malam.

"Pada hari yang fitri ini saya mengajak kita semua untuk terus menghidupkan sprit Ramadhan dalam diri dan kehidupan kita, yaitu semangat hidup yang penuh kasih dan murah hati baik kepada sesama umat manusia maupun dengan lingkungan," kata Ma'ruf.

Baca juga: Besok, Jokowi dan Maruf Amin Shalat Idul Fitri 2024 di Masjid Istiqlal

Selain itu, Ma'ruf juga mengajak seluruh masyarakat menyalakan semangat untuk terus berubah dan berkontribusi menciptakan perbaikan-perbaikan yang akan mendorong kemajuan Bangsa Indonesia.

Wapres juga turut mendoakan seluruh amal dan kesungguhan ibadah selama ini diterima oleh Allah SWT.

Tak hanya itu, Ma'ruf mendoakan agar setiap masyarakat mudik dilancarkan perjalanannya sehingga tidak ada halangan apa pun.

"Terakhir saya mengajak untuk mendoakan saudara-saudara kita yang tidak dapat merayakan Idul Fitri dalam keadaan damai dan aman," tutur Ma'ruf.

"Sekali lagi selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah Minal Aidin wal Faizin," sambung dia.

Baca juga: Jokowi dan Maruf Amin Shalat di Masjid Istiqlal, Masyarakat Diimbau Datang Subuh

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Bertemu MPPR Tiongkok, Puan Berharap Bisa Perkuat Kerja Sama RI dan Tiongkok

Bertemu MPPR Tiongkok, Puan Berharap Bisa Perkuat Kerja Sama RI dan Tiongkok

Nasional
Kejagung Masukkan Kerugian Lingkungan Rp 271 T Jadi Kerugian Negara Kasus Timah

Kejagung Masukkan Kerugian Lingkungan Rp 271 T Jadi Kerugian Negara Kasus Timah

Nasional
Survei Pilkada Jateng Versi PPI: Taj Yasin 10,9 Persen, Hendi 7,7 Persen, Dico 7,1 Persen

Survei Pilkada Jateng Versi PPI: Taj Yasin 10,9 Persen, Hendi 7,7 Persen, Dico 7,1 Persen

Nasional
Anggota Komisi IX DPR: Tapera Program Baik, tapi Perlu Disosialisasikan

Anggota Komisi IX DPR: Tapera Program Baik, tapi Perlu Disosialisasikan

Nasional
Saksi Sebut SYL Bayar Rp 10 Juta Makan Bareng Keluarga Pakai ATM Biro Umum Kementan,

Saksi Sebut SYL Bayar Rp 10 Juta Makan Bareng Keluarga Pakai ATM Biro Umum Kementan,

Nasional
Bertemu NPC, Puan Minta Pemerintah China Perkuat Dukungan untuk Palestina

Bertemu NPC, Puan Minta Pemerintah China Perkuat Dukungan untuk Palestina

Nasional
KPK Jebloskan Bupati Mimika Eltinus Omaleng ke Lapas Setelah Sempat Lepas dari Jerat Hukum

KPK Jebloskan Bupati Mimika Eltinus Omaleng ke Lapas Setelah Sempat Lepas dari Jerat Hukum

Nasional
Ditanya soal Keterlibatan Purnawirawan Polri di Kasus Timah, Ini Respons Kejagung

Ditanya soal Keterlibatan Purnawirawan Polri di Kasus Timah, Ini Respons Kejagung

Nasional
KPU Perpanjang Verifikasi Syarat Dukungan Calon Nonpartai Pilkada 2024

KPU Perpanjang Verifikasi Syarat Dukungan Calon Nonpartai Pilkada 2024

Nasional
KPK Resmi Lawan Putusan Sela Kasus Hakim Agung Gazalba Saleh

KPK Resmi Lawan Putusan Sela Kasus Hakim Agung Gazalba Saleh

Nasional
Draf RUU Polri: Usia Pensiun Polisi dengan Jabatan Fungsional Bisa Mencapai 65 Tahun

Draf RUU Polri: Usia Pensiun Polisi dengan Jabatan Fungsional Bisa Mencapai 65 Tahun

Nasional
'Keluarga' Saksi Demokrat Ricuh Jelang Sengketa Versus PAN

"Keluarga" Saksi Demokrat Ricuh Jelang Sengketa Versus PAN

Nasional
PPS di Kalsel Akui Gelembungkan Suara PAN, 1 Suara Dihargai Rp 100.000

PPS di Kalsel Akui Gelembungkan Suara PAN, 1 Suara Dihargai Rp 100.000

Nasional
Hakim Minta Pedangdut Nayunda Kembalikan Uang Rp 45 Juta yang Diterima dari Kementan

Hakim Minta Pedangdut Nayunda Kembalikan Uang Rp 45 Juta yang Diterima dari Kementan

Nasional
SYL dan Keluarga Disebut Habiskan Rp 45 Juta Sekali ke Klinik Kecantikan, Uangnya dari Kementan

SYL dan Keluarga Disebut Habiskan Rp 45 Juta Sekali ke Klinik Kecantikan, Uangnya dari Kementan

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com