Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sudirman Said Sebut Pendukung Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud akan Lebih Sering Bertemu

Kompas.com - 02/03/2024, 20:48 WIB
Singgih Wiryono,
Fabian Januarius Kuwado

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Institut Harkat Negeri (IHN) Sudirman Said mengatakan, pertemuan pendukung capres-cawapres nomor urut 1 Anies-Muhaimin dan 3 Ganjar-Mahfud, akan sering bertemu demi mempererat kerjasama menjaga demokrasi di Indonesia.

Hal itu disampaikan Sudirman dalam diskusi yang digelar di Grandhika Jakarta Selatan, Sabtu (2/3/2024).

Dalam acara itu sendiri, tampak hadir pendukung paslon nomor urut 1 dan nomor urut 3.

"Saya kira (diskusi ini) akan menjadi perekat adalah kepentingan yang lebih besar, dan pertemuan eksponen 01 dan 03 kan sudah sering terjadi," ujar Sudirman. 

Baca juga: Penjelasan Mahfud soal Pernyataan “Yang Kalah Selalu Tuduh, Yang Menang Curang”

Pertemuan itu nantinya membahas dan memperjuangkan agar Indonesia kembali ke jalan demokrasi yang benar dan terjaga.

Karena pada hari ini, kata Sudirman, suasana politik hampir sama dengan suasana politik tahun 1998 dengan banyaknya tokoh dan simpatisan yang berkumpul untuk tujuan yang sama.

"Gerakan semacam ini tidak mungkin diinisiasi oleh satu dua orang, (harus) oleh kolektivitas," kata dia.

Co-Capten Timnas Anies-Muhaimin ini mengatakan, saat ini dia sedang membangun kekuatan dari kelompok pro demokrasi yang berada di luar kompetisi pemilu.

"Jadi saya ingin mulai diskusi dengan berbagai pihak termasuk hari ini supaya mulai merajut semua kekuatan baik itu dari peserta pemilu maupun yang tidak ikut pemilu, yaitu masyarakat sipil," lanjut dia. 

Baca juga: TPN Ungkap Dugaan Sirekap Bermasalah dan Curang, Hasil Tak Sesuai Data TPS dan Membludaknya DPT

Adapun dalam diskusi hari ini, terdapat sejumlah tokoh yang diketahui merupakan pendukung dari paslon Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud.

Selain Sudirman Said, hadir juga Yusuf Martak yang merupakan pendukung Anies sejak Pilkada DKI Jakarta.

Sedangkan dari pendukung Ganjar-Mahfud terlihat budayawan Eros Djarot dan Eks Komisioner Komnas HAM Sandrayati Moniaga.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kemerdekaan Palestina Jadi Syarat RI Normalisasi Hubungan dengan Israel

Kemerdekaan Palestina Jadi Syarat RI Normalisasi Hubungan dengan Israel

Nasional
Mungkinkah Prabowo Pertemukan Jokowi, SBY, dan Megawati dalam Satu Meja?

Mungkinkah Prabowo Pertemukan Jokowi, SBY, dan Megawati dalam Satu Meja?

Nasional
'One Way' Diperpanjang di Km 414 Tol Kalikangkung hingga Km 72 Tol Cipali

"One Way" Diperpanjang di Km 414 Tol Kalikangkung hingga Km 72 Tol Cipali

Nasional
Tanggal 16 April 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 16 April 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Pengamat Sebut Penyebutan KKB Jadi OPM Langkah Maju dari Pemerintah

Pengamat Sebut Penyebutan KKB Jadi OPM Langkah Maju dari Pemerintah

Nasional
Cerita Samsuri Bandingkan Fasilitas Kereta Api Dulu dan Sekarang, bagai Langit dan Bumi

Cerita Samsuri Bandingkan Fasilitas Kereta Api Dulu dan Sekarang, bagai Langit dan Bumi

Nasional
Buntut Kecelakaan Maut di Jalur Contraflow Tol Cikampek, 'Safety Car' Bakal Kawal Pemudik

Buntut Kecelakaan Maut di Jalur Contraflow Tol Cikampek, "Safety Car" Bakal Kawal Pemudik

Nasional
Pertemuan Jokowi dan Megawati Tak Usah Ditambahi Syarat Politis

Pertemuan Jokowi dan Megawati Tak Usah Ditambahi Syarat Politis

Nasional
Dipastikan, Tak Ada WNI Jadi Korban Penusukan di Bondi Junction, Sydney

Dipastikan, Tak Ada WNI Jadi Korban Penusukan di Bondi Junction, Sydney

Nasional
Akhir Pekan di Sumut, Jokowi Belanja Jeruk, Mangga, hingga Salak

Akhir Pekan di Sumut, Jokowi Belanja Jeruk, Mangga, hingga Salak

Nasional
OPM Ajukan Syarat Pembebasan Pilot Susi Air Philips Mark Mehrtens

OPM Ajukan Syarat Pembebasan Pilot Susi Air Philips Mark Mehrtens

Nasional
Tampilkan Lagi Pilot Susi Air dalam Video, OPM Minta Bom Dihentikan

Tampilkan Lagi Pilot Susi Air dalam Video, OPM Minta Bom Dihentikan

Nasional
Antisipasi Arus Balik, Pemerintah Beri Izin ASN untuk WFH 16-17 April

Antisipasi Arus Balik, Pemerintah Beri Izin ASN untuk WFH 16-17 April

Nasional
Menteri Anas: WFH ASN Maksimal 50 Persen pada 16-17 April, Pelayanan Publik Wajib WFO 100 Persen

Menteri Anas: WFH ASN Maksimal 50 Persen pada 16-17 April, Pelayanan Publik Wajib WFO 100 Persen

Nasional
Mensos Risma Paparkan Program PENA untuk Penerima Bansos dan Penyandang Disabilitas kepada Direktur OECD

Mensos Risma Paparkan Program PENA untuk Penerima Bansos dan Penyandang Disabilitas kepada Direktur OECD

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com