Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

PKB Bakal Tanya Gerindra Baik-baik Soal Wacana Prabowo-Ganjar

Kompas.com - 17/03/2023, 18:25 WIB
Nicholas Ryan Aditya,
Dani Prabowo

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Sekretaris Dewan Syuro DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Maman Imanulhaq menyatakan bahwa partainya bakal bertanya kepada Gerindra terkait wacana menduetkan Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo untuk Pilpres 2024.

Hal itu melanjutkan pernyataan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar yang mengancam Koalisi PKB-Gerindra bubar apabila Prabowo Subianto memilih Ganjar Pranowo sebagai pendamping di Pilpres 2024.

"Kalau itu terjadi, ternyata ada wacana lain seperti yang dikatakan oleh Hashim Djojohadikusumo (Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra), maka kita tentu akan baik-baik bertanya kepada Gerindra," kata Maman di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (17/3/2023).

Baca juga: PKB Bisa Tinggalkan Gerindra dan Berpaling ke PDI-P, Kenapa?

Maman menegaskan, PKB akan mencari jalan yang terbaik untuk tetap menjadikan Muhaimin berkontestasi dalam Pilpres 2024.

Di sisi lain, ia mengaku bahwa PKB tidak pernah membelot atau tidak mematuhi kesepatan koalisi terkait pembicaraan pasangan calon (paslon).

"Ketika kita komitmen dengan Gerindra, maka kita terus akan membicarakan itu dengan Gerindra. Kita tidak pernah melakukan pertemuan apapun, apalagi mengambil kesepakatan kecuali kita membicarakannya dengan Gerindra," jelas Maman.

Baca juga: Cak Imin Ancam Koalisi Gerindra-PKB Bubar Jika Prabowo Duet dengan Ganjar

Terkait pasangan calon, PKB sendiri menilai Prabowo-Muhaimin adalah pasangan yang didukung penuh para kiai.

Pasangan ini, nilai Maman, merepresentasikan dua kekuatan Gerindra dan PKB.

"Dan juga merepresentasikan seorang Prabowo dan seorang Muhaimin yang menurut para kyai itu memiliki kapasitas untuk memimpin Indonesia di 2024," katanya lagi.

Diberitakan sebelumnya, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengancam koalisi Gerindra-PKB akan bubar apabila Prabowo Subianto memilih Ganjar Pranowo sebagai pendamping di Pilpres 2024.

Adapun peluang duet Prabowo-Ganjar dibuka oleh Hashim Djojohadikusumo.

Baca juga: Cak Imin: Kita Akan Cetak Sejarah Ke-4 Kalinya, Siapa Pun yang Gandengan dengan PKB Yakin Menang

"Ya berarti koalisinya bubar dong, ya toh?" ujar Cak Imin saat ditemui di kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Kamis (16/3/2023).

Cak Imin menjelaskan, belum ada pihak manapun yang mengusulkan duet Prabowo-Ganjar. Lagipula, kata Cak Imin, PKB tidak tertarik dengan wacana tersebut. Hanya,sejauh ini, Prabowo menjadi sosok yang paling memungkinkan untuk diusung dari koalisi Gerindra-PKB.

"Saya masih meyakini Pak Prabowo paling memungkinkan untuk kita usung. Paling dekat, paling memungkinkan," tuturnya.

Kemudian, Cak Imin menyebut baru dirinya dan Prabowo saja yang memungkinkan akan diusung oleh koalisi Gerindra-PKB. Dia menegaskan koalisi Gerindra-PKB masih tetap solid hingga saat ini.

Baca juga: Akui Komunikasi Intens dengan PKB, Golkar Dinilai Tengah Siapkan Jalan Lain dari KIB

"Sampai hari ini solid. Bahkan usulan pasangan baru alternatif belum pernah muncul dalam rapat-rapat kita dengan Gerindra," imbuh Cak Imin.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Soal Perintah 'Tak Sejalan Silakan Mundur', SYL: Bukan Soal Uang, Tapi Program

Soal Perintah "Tak Sejalan Silakan Mundur", SYL: Bukan Soal Uang, Tapi Program

Nasional
Rosan Ikut di Pertemuan Prabowo-Elon Musk, Bahas Apa?

Rosan Ikut di Pertemuan Prabowo-Elon Musk, Bahas Apa?

Nasional
[POPULER NASIONAL] MPR Bakal Temui Amien Rais | Anies Pertimbangkan Maju Pilkada Jakarta

[POPULER NASIONAL] MPR Bakal Temui Amien Rais | Anies Pertimbangkan Maju Pilkada Jakarta

Nasional
MK Putus 207 Sengketa Pileg Hari Ini hingga Besok

MK Putus 207 Sengketa Pileg Hari Ini hingga Besok

Nasional
Tanggal 24 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 24 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Anies Pertimbangkan Maju Pilkada DKI, PKS: Kita Lagi Cari yang Fokus Urus Jakarta

Anies Pertimbangkan Maju Pilkada DKI, PKS: Kita Lagi Cari yang Fokus Urus Jakarta

Nasional
Momen Menarik di WWF Ke-10 di Bali: Jokowi Sambut Puan, Prabowo Dikenalkan sebagai Presiden Terpilih

Momen Menarik di WWF Ke-10 di Bali: Jokowi Sambut Puan, Prabowo Dikenalkan sebagai Presiden Terpilih

Nasional
Perkenalkan Istilah ‘Geo-cybernetics’, Lemhannas: AI Bikin Tantangan Makin Kompleks

Perkenalkan Istilah ‘Geo-cybernetics’, Lemhannas: AI Bikin Tantangan Makin Kompleks

Nasional
Megawati Disebut Lebih Berpeluang Bertemu Prabowo, Pengamat: Jokowi Akan Jadi Masa Lalu

Megawati Disebut Lebih Berpeluang Bertemu Prabowo, Pengamat: Jokowi Akan Jadi Masa Lalu

Nasional
Laporkan Dewas ke Bareskrim, Wakil Ketua KPK Bantah Dirinya Problematik

Laporkan Dewas ke Bareskrim, Wakil Ketua KPK Bantah Dirinya Problematik

Nasional
Kolaborasi Pertamina–Mandalika Racing Series Dukung Pembalap Muda Bersaing di Kancah Internasional

Kolaborasi Pertamina–Mandalika Racing Series Dukung Pembalap Muda Bersaing di Kancah Internasional

Nasional
Harkitnas, Fahira Idris Tekankan Pentingnya Penguasaan Iptek untuk Capai Visi Indonesia Emas 2045

Harkitnas, Fahira Idris Tekankan Pentingnya Penguasaan Iptek untuk Capai Visi Indonesia Emas 2045

Nasional
Sempat Sebut Lettu Eko Meninggal karena Malaria, Dankormar: Untuk Jaga Marwah Keluarga

Sempat Sebut Lettu Eko Meninggal karena Malaria, Dankormar: Untuk Jaga Marwah Keluarga

Nasional
Yasonna Berharap Program PPHAM Dilanjutkan oleh Pemerintahan Prabowo-Gibran

Yasonna Berharap Program PPHAM Dilanjutkan oleh Pemerintahan Prabowo-Gibran

Nasional
Di WWF 2024, Jokowi Ajak Semua Pihak Wujudkan Tata Kelola Air yang Inklusif dan Berkelanjutan

Di WWF 2024, Jokowi Ajak Semua Pihak Wujudkan Tata Kelola Air yang Inklusif dan Berkelanjutan

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com