Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Wacana Duet Prabowo-Ganjar di Pilpres, Puan Maharani Tersingkir?

Kompas.com - 17/03/2023, 09:03 WIB
Fitria Chusna Farisa

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Wacana duet Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo pada Pemilu Presiden (Pilpres) 2024 menyisakan tanda tanya tentang nasib Puan Maharani.

Pasalnya, Puan selama ini juga digadang-gadang sebagai kandidat calon presiden (capres) dari PDI Perjuangan. Di internal partai banteng, namanya bersaing dengan Ganjar.

“Pertanyaan selanjutnya, benarkah 'golden ticket' PDI-P akan diserahkan kepada Ganjar? Jika benar, lalu bagaimana nasib Puan Maharani yang selama ini menjadi ujung tombak komunikasi politik PDI-P?” kata Direktur Eksekutif Institute for Democracy and Strategic Affairs (Indostrategic) Ahmad Khoirul Umam kepada Kompas.com, Kamis (16/3/2023).

Baca juga: Absen Rapat di DPR Sepanjang 2023, Ke Mana Puan Maharani?

Di internal PDI-P, nama Puan memang moncer. Dia menduduki jabatan strategis sebagai Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Bidang Politik dan Keamanan.

Sejak pertengahan tahun lalu, putri Megawati Soekarnoputri itu juga ditugaskan keliling Indonesia untuk bertemu rakyat di seluruh penjuru Tanah Air. Tugas tersebut diamanatkan langsung oleh sang ibunda, Megawati, yang juga pimpinan tertinggi PDI-P.

Selain itu, Puan juga mewakili PDI-P untuk bersafari politik, menjalin komunikasi dengan partai-partai lain.

Namun demikian, jika bicara elektabilitas, Ketua DPR RI itu masih kalah jauh dibandingkan Ganjar. Tingkat elektoral Puan berada di kisaran angka 1 persen, tertinggal jauh dari Ganjar yang elektabilitasnya tembus 30 persen.

Baca juga: Formappi Sindir Puan Jarang Datang Rapat di DPR: Mau Populer sebagai Pemalas?

“Setelah sekian banyak kinerja dan pengabdiannya terhadap PDI-P, benarkah Puan kembali dipaksa lagi untuk mengalah?” ujar Umam.

PDI-P sendiri hingga kini belum angkat bicara soal capres maupun calon wakil presiden (cawapres) yang akan mereka usung. Namun, kata Umam, jika PDI-P ingin mengajukan nama Puan, sang putri mahkota bisa ditempatkan sebagai calon RI-2.

Terbuka peluang buat Puan mendampingi Prabowo yang kekeh maju sebagai capres pada pemilu mendatang.

“Jika Prabowo tetap ingin menjadi capres, bukan sekadar cawapres, yang juga diusung PDI-P, maka proposal politiknya harus diubah menjadi Prabowo-Puan,” kata Umam.

Menurut Umam, menjodohkan Prabowo dengan Puan pada pilpres bisa mengakomodir kepentingan Gerindra dan PDI-P. Pasangan tersebut dinilai cukup menjanjikan lantaran menggabungkan kekuatan dua partai besar, Gerindra dan PDI-P.

Namun demikian, lanjut Umam, diperlukan negosiasi yang panjang terkait ini, mengingat PDI-P juga menginginkan kadernya maju sebagai capres, bukan sekadar cawapres.

“Inilah fakta-fakta politik yang harus dinegosiasikan, agar bisa menemukan titik temu kepentingan sehingga gabungan PDI-P dan Gerindra bisa bisa berlayar,” tutur dosen Universitas Paramadina itu.

Baca juga: Politisi PDI-P: Megawati Selalu Last Minute Tentukan Capres

Sebelumnya, muncul wacana duet Prabowo-Ganjar. Wacana ini menguat setelah keduanya “dipertemukan” oleh Presiden Joko Widodo dalam acara panen raya di Kebumen, Jawa Tengah, Kamis (9/3/2023).

Halaman:
Baca tentang


Terkini Lainnya

Bareskrim Polri Ungkap Peran 5 Pelaku Penyelundupan Narkoba Jaringan Malaysia-Aceh

Bareskrim Polri Ungkap Peran 5 Pelaku Penyelundupan Narkoba Jaringan Malaysia-Aceh

Nasional
Usulan 18.017 Formasi ASN Kemenhub 2024 Disetujui, Menpan-RB: Perkuat Aksesibilitas Layanan Transportasi Nasional

Usulan 18.017 Formasi ASN Kemenhub 2024 Disetujui, Menpan-RB: Perkuat Aksesibilitas Layanan Transportasi Nasional

Nasional
Ketua KPU Dilaporkan ke DKPP, TPN Ganjar-Mahfud: Harus Ditangani Serius

Ketua KPU Dilaporkan ke DKPP, TPN Ganjar-Mahfud: Harus Ditangani Serius

Nasional
Jokowi Ingatkan Pentingnya RUU Perampasan Aset, Hasto Singgung Demokrasi dan Konstitusi Dirampas

Jokowi Ingatkan Pentingnya RUU Perampasan Aset, Hasto Singgung Demokrasi dan Konstitusi Dirampas

Nasional
Menko di Kabinet Prabowo Akan Diisi Orang Partai atau Profesional? Ini Kata Gerindra

Menko di Kabinet Prabowo Akan Diisi Orang Partai atau Profesional? Ini Kata Gerindra

Nasional
Selain 2 Oknum Lion Air,  Eks Pegawai Avsec Kualanamu Terlibat Penyelundupan Narkoba Medan-Jakarta

Selain 2 Oknum Lion Air, Eks Pegawai Avsec Kualanamu Terlibat Penyelundupan Narkoba Medan-Jakarta

Nasional
Dirut Jasa Raharja: Efektivitas Keselamatan dan Penanganan Kecelakaan Mudik 2024 Meningkat, Jumlah Santunan Laka Lantas Menurun

Dirut Jasa Raharja: Efektivitas Keselamatan dan Penanganan Kecelakaan Mudik 2024 Meningkat, Jumlah Santunan Laka Lantas Menurun

Nasional
Hasto Minta Yusril Konsisten karena Pernah Sebut Putusan MK Soal Syarat Usia Cawapres Picu Kontroversi

Hasto Minta Yusril Konsisten karena Pernah Sebut Putusan MK Soal Syarat Usia Cawapres Picu Kontroversi

Nasional
Suami Zaskia Gotik Dicecar soal Penerimaan Dana Rp 500 Juta dalam Sidang Kasus Gereja Kingmi Mile 32

Suami Zaskia Gotik Dicecar soal Penerimaan Dana Rp 500 Juta dalam Sidang Kasus Gereja Kingmi Mile 32

Nasional
Tambah Syarat Calon Kepala Daerah yang Ingin Diusung, PDI-P: Tidak Boleh Bohong

Tambah Syarat Calon Kepala Daerah yang Ingin Diusung, PDI-P: Tidak Boleh Bohong

Nasional
Terima Kunjungan Menlu Wang Yi, Prabowo Bahas Kerja Sama Pendidikan dan Latihan Militer RI-China

Terima Kunjungan Menlu Wang Yi, Prabowo Bahas Kerja Sama Pendidikan dan Latihan Militer RI-China

Nasional
Banyak Pihak jadi Amicus Curiae MK, Pakar Sebut karena Masyarakat Alami Ketidakadilan

Banyak Pihak jadi Amicus Curiae MK, Pakar Sebut karena Masyarakat Alami Ketidakadilan

Nasional
Alasan Hasto soal Jokowi Datang ke Anak Ranting PDI-P Dulu sebelum Bertemu Megawati

Alasan Hasto soal Jokowi Datang ke Anak Ranting PDI-P Dulu sebelum Bertemu Megawati

Nasional
Pendukung Prabowo-Gibran Bakal Gelar Aksi di Depan MK, Hasto: Percayakan Hakim, Jangan Ditekan-tekan

Pendukung Prabowo-Gibran Bakal Gelar Aksi di Depan MK, Hasto: Percayakan Hakim, Jangan Ditekan-tekan

Nasional
Pemerintah Akan Bentuk Satgas untuk Atasi Pornografi Anak 'Online'

Pemerintah Akan Bentuk Satgas untuk Atasi Pornografi Anak "Online"

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com