Kekayaan Pengganti Anies, Heru Budi Hartono Rp 31,9 M, Naik Rp 6 M dalam Setahun

Kompas.com - 08/10/2022, 06:06 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Sekretariat Presiden, Kementerian Sekretariat Negara, Heru Budi Hartono yang ditunjuk Presiden Joko Widodo sebagai Penjabat Gubernur DKI Jakarta memiliki harta Rp 31.987.685.032 atau Rp 31,9 miliar.

Data ini mengacu pada LHKPN yang dilaporkan pada 16 Februari 2022/periodik - 2021.

Merujuk pada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi, harta kekayaan Heru ini naik sekitar Rp 6 miliar dalam kurun waktu sekitar satu tahun.

Pada laporan LHKPN 18 Maret 2021/periodik-2020, Heru tercatat memiliki harta Rp 25.830.443.058 atau Rp 25,8 miliar.

Baca juga: Profil Heru Budi Hartono, Orang Dekat Jokowi yang Ditunjuk Jadi Pj Gubernur DKI

Salah satu jenis harta kekayaan Heru yang meningkat tajam adalah tanah dan bangunan. Pada laporan tahun 2021, tanah dan bangunan Heru tercatat berjumlah 11 bidang dengan nilai Rp 16.272.469.000.

Pada laporan mutakhir, tanah dan bangunannya berjumlah 12 bidang dengan nilai Rp 23.455.346.868 atau Rp 23,4 miliar.

Adapun rincian tanah dan bangunan tersebut antara lain, tanah dan bangunan seluas 145 meter persegi di Kota bekasi senilai Rp 772.320.000.

Kemudian, tanah seluas 338 meter persegi di Kota Jakarta Timur yang bersumber dari warisan senilai Rp 2.033.350.000 atau Rp 2 miliar, tanah seluas 3.500 meter persegi di Kota Bogor senilai Rp 260.693.000.

Baca juga: Ditunjuk Jadi Pj Gubernur DKI, Heru: Misterinya Sudah Tiba tapi Tunggu Pelantikan

Selanjutnya, tanah seluas 461 meter persegi di Jakarta Selatan senilai, Rp 1.429.100.000, tanah seluas 162 meter persegi di Jakarta Timur senilai Rp 825.390.000, dan tanah seluas 330 meter persegi Jakarta Timur senilai Rp . 2.573.186.000.

Lalu, tanah dan bangunan seluas 80 meter persegi/267 meter persegi di Kota Bekasi senilai Rp 3.843.400.000, tanah dan bangunan seluas 91 meter persegi.96 meter persegi di Kota Bekasi senilai Rp 1,5 miliar, dan tanah dan bangunan seluas 154 meter persegi/240 meter persegi di Jakarta Timur senilai Rp 1,9 miliar.

Kemudian, tanah dan bangunan seluas 77 meter persegi 42 meter persegi di Karawang senilai Rp 602.848.400, tanah dan bangunan seluas 80 meter persegi/267 meter persegi di Kota Bekasi senilai Rp 3.814.800.000, serta tanah dan bangunan seluas 130,5 meter persegi/177 meter persegi di Kota Bekasi senilai Rp 3,9 miliar.

Sementara, alat transportasi dan mesin yang dimiliki Heru berjumlah 7 dengan nilai total Rp 1.293.369.000. Salah satu di antaranya adalah harley Davidson Tahun 2021 senilai Rp 703.369.000.

Heru juga tercatat memiliki harta bergerak lain senilai Rp 617.450.000, surat berharga senilai Rp 3.692.500, serta kas dan setara kas sebanyak Rp 12.676.771.879 atau Rp 12,6 miliar.

Selain itu, Heru juga tercatat memiliki utang sebanyak Rp 6.058.945.215 atau Rp 6 miliar.

Dengan demikian, total harta kekayaan Heru mencapai Rp 31.987.685.032.

Sebagai informasi, penunjukan Heru sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta dilakukan dalam rapat Tim Penilai Akhir (TPA) di Istana Merdeka Jumat (7/10/2022) siang.

Rapat tersebut dipimpin oleh Presiden Joko Widodo. Keputusan memilih Heru sebagai pengganti Anies Baswedan dilakukan Jokowi setelah mendapatkan masukan dari Wakil presiden Ma'ruf Amin, anggota TPA, serta menteri terkait.

”Ya, sudah diputuskan Pak Heru (Budi Hartono),” ucap pejabat di Istana Merdeka, dilansir dari Kompas.id, Jumat (7/10/2022).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pancasila sebagai Identitas Nasional

Pancasila sebagai Identitas Nasional

Nasional
UPDATE 4 Desember 2022: Kasus Covid-19 Bertambah 2.548, Jakarta Sumbang 1.056

UPDATE 4 Desember 2022: Kasus Covid-19 Bertambah 2.548, Jakarta Sumbang 1.056

Nasional
Cak Imin Kenang Doktrin Sang Ayah, agar Selalu Peduli pada Sesama

Cak Imin Kenang Doktrin Sang Ayah, agar Selalu Peduli pada Sesama

Nasional
Kepulauan Widi Dikabarkan Dilelang, Pemerintah Akan Evaluasi Izin PT LII

Kepulauan Widi Dikabarkan Dilelang, Pemerintah Akan Evaluasi Izin PT LII

Nasional
Kritik Pasal Penghinaan Pemerintah di RKUHP, Pakar: Akan Buat Nyaman Presiden dan Semua Lembaga Negara

Kritik Pasal Penghinaan Pemerintah di RKUHP, Pakar: Akan Buat Nyaman Presiden dan Semua Lembaga Negara

Nasional
Gunung Semeru Erupsi, Megawati Instruksikan Kader PDI-P Tanggap Darurat Bencana dan Bantu Korban Terdampak

Gunung Semeru Erupsi, Megawati Instruksikan Kader PDI-P Tanggap Darurat Bencana dan Bantu Korban Terdampak

Nasional
RKUHP Segera Disahkan, Pakar Hukum Tata Negara: Banyak yang Masih Kacau

RKUHP Segera Disahkan, Pakar Hukum Tata Negara: Banyak yang Masih Kacau

Nasional
Dukung Anies Capres, Laskar AMAN Bakal Awasi dan Tolak Kampanye Hitam di Pilpres 2024

Dukung Anies Capres, Laskar AMAN Bakal Awasi dan Tolak Kampanye Hitam di Pilpres 2024

Nasional
PKB Klaim Tak Tahu Siapa yang Minta Cak Imin Mundur dari Capres 2024

PKB Klaim Tak Tahu Siapa yang Minta Cak Imin Mundur dari Capres 2024

Nasional
Laskar AMAN Ungkap Pesan Anies ke Relawan: Jangan Buat Permusuhan, Tetap Satu meski Dihujat

Laskar AMAN Ungkap Pesan Anies ke Relawan: Jangan Buat Permusuhan, Tetap Satu meski Dihujat

Nasional
BNPB Sebut 1.979 Warga Mengungsi akibat Guguran Awan Panas Semeru hingga Minggu Sore

BNPB Sebut 1.979 Warga Mengungsi akibat Guguran Awan Panas Semeru hingga Minggu Sore

Nasional
Deklarasi Dukung Anies Capres, Laskar AMAN: Sangat Layak Pimpin Indonesia

Deklarasi Dukung Anies Capres, Laskar AMAN: Sangat Layak Pimpin Indonesia

Nasional
Laskar AMAN Dibentuk untuk Dukung Anies Capres, Ketua: Bukan Dorongan Pihak Tertentu

Laskar AMAN Dibentuk untuk Dukung Anies Capres, Ketua: Bukan Dorongan Pihak Tertentu

Nasional
Jelang Tahun Politik, Gerindra: Para Pemimpin Politik Tak Boleh Lupa Pikirkan Rakyat

Jelang Tahun Politik, Gerindra: Para Pemimpin Politik Tak Boleh Lupa Pikirkan Rakyat

Nasional
Ketua Joman: Relawan Jokowi Terbelah Beberapa Faksi, Ada yang Cari Uang dan Incar Kursi Menteri

Ketua Joman: Relawan Jokowi Terbelah Beberapa Faksi, Ada yang Cari Uang dan Incar Kursi Menteri

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.