Pemeriksaan Kehamilan hingga Biaya Persalinan Gratis lewat Jampersal, Ini Mekanismenya

Kompas.com - 07/10/2022, 23:33 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah bakal menanggung seluruh biaya pemeriksaan kehamilan hingga biaya persalinan untuk ibu tidak mampu dan tidak mempunyai asuransi kesehatan, dalam hal ini Jaminan Kesehatan Nasional (JKN KIS). Program ini diberi nama Jaminan Persalinan (Jampersal)

Adapun landasan hukum dari program ini ialah Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2022 tentang Peningkatan Akses Pelayanan Kesehatan bagi Ibu Hamil, Bersalin, Nifas dan Bayi Baru Lahir Melalui Program Jampersal yang diteken Presiden Joko Widodo pada 12 Juli 2022.

Plt. Direktur Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak Kemenkes, Ni Made Diah mengatakan, jaminan ini juga diberikan untuk pemeriksaan kesehatan bayi baru lahir.

Sebab, ibu dan bayi baru lahir merupakan kelompok rentan yang memiliki banyak risiko jika kesehatannya tidak diperhatikan.

Baca juga: Dirut BPJS Kesehatan Sebut Kelas Rawat Inap Standar Masih di Tahap Uji Coba

"Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyediakan anggaran untuk membayar pelayanan kesehatan bagi sasaran ibu hamil sampai ibu bersalin, ibu nifas sampai bayi baru lahir yang tidak mampu dan tidak memiliki jaminan kesehatan," kata Diah dalam konferensi pers secara daring, Jumat (7/10/2022).

Diah menjabarkan, Program Jampersal berlaku hingga 31 Desember 2022. Untuk mendapat persalinan, pengobatan, hingga kontrol gratis, ibu hamil dan ibu baru melahirkan harus memenuhi beberapa persyaratan.

Syarat-syarat tersebut, yakni WNI yang berdomisili di seluruh Indonesia, memiliki NIK yang telah divalidasi, tidak dibatasi oleh wilayah kependudukan, dan belum memiliki program JKN atau kepesertaan JKN sudah tidak aktif.

Baca juga: Jokowi Teken Inpres Program Jampersal, Ibu Hamil Kurang Mampu Dapat Jaminan Persalinan

Lalu, ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas, dan bayi baru lahir yang tidak mampu ditunjukkan dengan surat keterangan dari pejabat daerah yang berwenang minimal setingkat kepala desa.

"Kalau belum memiliki NIK bisa dibantu oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dukcapil untuk membantu dalam pembuatan NIK," ucap Diah.

Diah menjabarkan, semua fasilitas kesehatan yang sudah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, baik Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) atau Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan (FKTL) akan melayani program ini.

Bidan yang melakukan praktek mandiri juga menerima program Jampersal selalu ia berjejaring dengan FKTP yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Adapun klaim dapat diajukan untuk ibu hamil, ibu bersalin hingga 42 hari pasca persalinan, dan bayi paling lama 28 hari setelah lahir.

Baca juga: KSP: Jampersal Dapat Turunkan Risiko Kematian Ibu dan Anak

"Jadi ibu bayi baru lahir di seluruh Indonesia, yang miskin dan tidak mampu, mohon untuk mencari pelayanan kesehatan. Jangan ragu-ragu datang ke Puskemas, Klinik, rumah sakit yang sudah kerja sama dengan BPJS," tutur Diah.

Lebih lanjut, jenis pelayanan kesehatan yang dilayani program Jampersal di FKTP adalah, pelayanan antenatal sampai 4 kali, persalinan spontan, persalinan normal dengan tindakan emergency dasar, dan pelayanan ibu dan baru lahir para rujukan.

Lalu, pelayanan nifas sampai 3 kali dan bayi baru lahir sampai 3 kali, pelayanan KB pasca persalinan, pelayanan rawat inap di FKTP, hingga pelayanan di FKTP mengikuti manfaat JKN.

Sedangkan, jenis pelayanan kesehatan yang dilayani program Jampersal di FKTL adalah, pelayanan antenatal bagi ibu hamil dengan faktor risiko, persalinan pervaginam tanpa atau dengan komplikasi, persalinan pervaginam dengan penyulit, SC, pelayanan pasca keguguran, pelayanan KB pasca persalinan, dan lain-lain.

"Ibu hamil yang memerlukan pemeriksaan kehamilan atau persalinan sampai perlu tindakan emergency, kemudian ibu nifas, bayi baru lahir yang harus dapat esensial, pelayanan rawat inap di FKTP, itu semua bisa dibayarkan oleh program Jampersal, demikian juga pelayanan di RS," jelas Diah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Bawah Guyuran Hujan, Mensos Sisir Korban Gempa Cianjur di Area yang Sulit Dijangkau

Di Bawah Guyuran Hujan, Mensos Sisir Korban Gempa Cianjur di Area yang Sulit Dijangkau

Nasional
PKS Sebut Tampilan Fisik Tak Ada Kaitannya dengan Kemampuan Memimpin Bangsa

PKS Sebut Tampilan Fisik Tak Ada Kaitannya dengan Kemampuan Memimpin Bangsa

Nasional
Jusuf Kalla Sebut PMI Akan Lipat Gandakan Pasokan Air Bersih di Cianjur

Jusuf Kalla Sebut PMI Akan Lipat Gandakan Pasokan Air Bersih di Cianjur

Nasional
ICW Ungkap Konsorsium Pemenang Tender BTS Kemenkominfo yang Diusut Kejagung

ICW Ungkap Konsorsium Pemenang Tender BTS Kemenkominfo yang Diusut Kejagung

Nasional
Kritik Jokowi Kerahkan Relawan, Demokrat: Presiden Fokus Kerja Saja daripada Urus Capres 2024

Kritik Jokowi Kerahkan Relawan, Demokrat: Presiden Fokus Kerja Saja daripada Urus Capres 2024

Nasional
Sindir Jokowi, Demokrat: Pemimpin Bukan Dilihat dari Fisik atau Citranya, Seolah Dekat Rakyat

Sindir Jokowi, Demokrat: Pemimpin Bukan Dilihat dari Fisik atau Citranya, Seolah Dekat Rakyat

Nasional
Bersama WMP Group, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Gempa Bumi Cianjur

Bersama WMP Group, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Gempa Bumi Cianjur

Nasional
Tim Psikologi TNI AL Beri Trauma Healing Anak-anak Korban Gempa Cianjur

Tim Psikologi TNI AL Beri Trauma Healing Anak-anak Korban Gempa Cianjur

Nasional
KSAL Yudo Margono, Sang Panglima Kapal Perang Calon Kuat Panglima TNI

KSAL Yudo Margono, Sang Panglima Kapal Perang Calon Kuat Panglima TNI

Nasional
KPK Minta Pihak Perusahaan yang Mengurus HGU di Kanwil BPN Riau Kooperatif

KPK Minta Pihak Perusahaan yang Mengurus HGU di Kanwil BPN Riau Kooperatif

Nasional
Semarakkan Sail Tidore 2022, BPJS Ketenagakerjaan Ajak Seluruh Pekerja Peduli Jaminan Sosial

Semarakkan Sail Tidore 2022, BPJS Ketenagakerjaan Ajak Seluruh Pekerja Peduli Jaminan Sosial

Nasional
Di Munas KAHMI, Prabowo Puji Eksistensi Kader HMI di Partai Politik

Di Munas KAHMI, Prabowo Puji Eksistensi Kader HMI di Partai Politik

Nasional
Ismail Bolong Diburu Polisi, Akankah Terungkap Jenderal Penerima Suap Tambang Ilegal?

Ismail Bolong Diburu Polisi, Akankah Terungkap Jenderal Penerima Suap Tambang Ilegal?

Nasional
Komisi VIII DPR Apresiasi Langkah Kemensos Tangani Dampak Gempa Cianjur

Komisi VIII DPR Apresiasi Langkah Kemensos Tangani Dampak Gempa Cianjur

Nasional
Kunjungi Cianjur, Mensos Risma Sisir Pengungsian yang Sulit Terjangkau Bantuan

Kunjungi Cianjur, Mensos Risma Sisir Pengungsian yang Sulit Terjangkau Bantuan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.