Kompas.com - 08/04/2022, 08:04 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri terus mengejar tersangka dalam kasus judi online dan pencucian uang lewat aplikasi Binomo yang merugikan korban miliaran rupiah.

Total polisi saat ini telah menetapkan dan menahan 4 tersangka sejak kasus Binomo dilaporkan 3 Februari 2022.

"Masih ada beberapa tersangka yang bakal diungkap. Tapi kasus Binomo sudah 4 tersangka," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (7/4/2022).

Baca juga: Polisi Sebut Perekrut Mitra Binomo Dapat Gaji 2.000-4.000 Dollar AS Per Bulan

Kasus ini berawal saat sejumlah korban Binomo melaporkan platform dan mitra kasus Binomo yakni influencer Indra Kesuma alias Indra Kenz (IK) ke Bareskrim.

Dari hasil pengembangan, polisi kemudian menetapkan Indra Kenz sebagai tersangka pada 24 Februari 2022.

Setelahnya polisi melakukan penyitaan barang bukti dan tracing asset. Penyidikan kasus tersebut pun berkembang sehingga menghasilkan tersangka baru lainnya.

Mitra Binomo dan guru yang mengajarkan Indra Kenz bermain trading, Fakar Suhartami Pratama (FSP) alias Fakarich pun ikut ditetapkan sebagai tersangka.

Baca juga: Bareskrim: Admin Grup Telegram Indra Kenz Terima Aliran Dana Sebesar Rp 308 Juta

"Dan Tersangka juga menerima aliran dana dari rekening tersangka Indra Kesuma alias Indra Kenz dengan total sebesar Rp 1.900.000.000," kata Whisnu saat dikonfirmasi, pada 5 April 2022.

Polisi juga mengungkap Indra Kenz dan Fakarich direkrut oleh Development Manager Binomo, Brian Edgar Nababan (BEN) yang kini juga sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Brian merupakan pegawai dalam 404 Grup di Rusia. Perusahaan tersebut terafiliasi dengan platform Binomo di Tanah Air.

"Tersangka diterima sebagai Customer Support Platform Binomo yang bertugas menerima komplain dari pemain Binomo, terutama dari pemain Binomo di Indonesia," papar Whisnu.

Perekrut mitra aplikasi Binomo, Fakar Suhartami Pratama (FSP) alias Fakarich mendatangi Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri pada Senin (4/4/2022).KOMPAS.com/RAHEL NARDA Perekrut mitra aplikasi Binomo, Fakar Suhartami Pratama (FSP) alias Fakarich mendatangi Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri pada Senin (4/4/2022).

Menurut Whisnu, sejak Februari 2019 Brian mendapatkan jabatan sebagai Development Manager aplikasi Binomo.

Ia menambahkan, Brian berperan menawarkan kepada influencer Indonesia untuk menjadi afiliator Binomo dengan keuntungan sistem bagi hasil.

Terbaru, seorang admin dari Indra Kenz bernama Wiky Mandara Nurhalim (WMN) juga ditetapkan sebagai tersangka.

Baca juga: Peran Fakarich di Kasus Binomo: Guru Indra Kenz, Direkrut Brian Edgar, hingga Buka Kursus Online

Wiky merupakan admin yang mengelola grup Telegram Indra Kenz. Selain itu, Wiky juga pernah membuat dan menyebarkan konten trading Binomo bersama Indra Kenz.

"Untuk tersangka Wiky atau WMN ada total kurang lebih menerima 308 juta rupiah," kata Kasubdit II Dittipideksus Bareskrim Kombes Chandra Sukma Kumara di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, 7 April 2022.

Bos Binomo WNA di Luar Negeri

Tak hanya mendalami pelaku penipuan di lapangan, polisi juga telah mengantongi identitas petinggi aplikasi trading binary option platform Binomo yang ada di luar negeri.

Chandra menerangkan, informasi itu didapat dari hasil pendalaman terhadap tersangka Brian Edgar Nababan.

Akan tetapi, Chandra menyebutkan pihaknya tidak bisa mengungkapkan identitas bos Binomo itu.

Ia hanya mengatakan petinggi Binomo merupakan warga negara asing (WNA).

Baca juga: Mengenal 3 Provinsi Baru Indonesia di Papua: Ha Anim, Meepago, dan Lapago

"Untuk (petinggi) yang di luar negeri kita sudah ada ya karena memang ini kan dia masih pegawai (Brian) dia punya bos lagi. Ada bosnya itu. Tapi tidak akan kita ungkap. Ini orang asing," ujar Chandra.

Lebih lanjut, menurutnya, penyidik masih mendalami informasi bos Binomo di luar negeri itu.

Apalagi, menurutnya, Binomo di luar negeri berstatus legal.

"Belum masih didalami (soal upaya penangkapan), karena kan terkait Binomo kalau di luar negeri kan soalnya legal, bukan kewenangan otorisasi kita," ucap Chandra.

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim menangkap Manager Development Binomo Brian Edgar Nababan (baju putih) di Bali pada 1 April 2022. Foto: Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim PolriKOMPAS.com/RAHEL NARDA Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim menangkap Manager Development Binomo Brian Edgar Nababan (baju putih) di Bali pada 1 April 2022. Foto: Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri

Masuk lewat Brian

Selain itu, Chandra menjelaskan bahwa platform Binomo masuk ke Indonesia melalui perantara tersangka Brian Edgar Nababan (BEN).

Ia mengatakan, awalnya tidak mengetahui asal platform Binomo, apakah dari Indonesia atau Rusia.

Kemudian, dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka Brian diketahui bahwa pusat platform Binomo dari Rusia.

"Awalnya kita kan nggak tahu nih Binomo ini di Indonesia apa Rusia. Tapi setelah ketangkapnya tersangka BEN ini, memang Binomo di Rusia itu masuk ke Indonesia melalui BEN," ucap Chandra.

Baca juga: Fakta-fakta Penangkapan Manager Development Binomo Brian Edgar Nababan

Chandra menyatakan, hanya Brian Edgar yang diutus oleh 404 Group untuk menangani platform Binomo di Indonesia.

Lebih lanjut, Chandra menyebutkan, Brian hanya merekrut Indra Kenz (IK) dan Fakar Suhartami Pratama (FSP) untuk menjadi mitra aplikasi Binomo di Indonesia.

Kendati demikian, pihaknya terus mendalami pihak-pihak terkait kasus Binomo.

"Data ataupun digital forensik kita terus dalami. Karena orang itu (BEN) nggak mungkin ngomong atau ngaku, nggak akan. Begitu sudah kita sodorin angka (bukti) baru dia ngaku," ucap Chandra.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KY Sebut Tak Temukan 'Track Record' Jelek terhadap Sudrajad Dimyati

KY Sebut Tak Temukan "Track Record" Jelek terhadap Sudrajad Dimyati

Nasional
Kapolri Bertolak ke Malang Tinjau Lokasi Kerusuhan Kanjuruhan

Kapolri Bertolak ke Malang Tinjau Lokasi Kerusuhan Kanjuruhan

Nasional
Soroti Tragedi Stadion Kanjuruhan, Amnesty International: Menyeramkan Sekaligus Memilukan

Soroti Tragedi Stadion Kanjuruhan, Amnesty International: Menyeramkan Sekaligus Memilukan

Nasional
Mahfud MD Sebut Panpel Arema Abaikan Usul Polri

Mahfud MD Sebut Panpel Arema Abaikan Usul Polri

Nasional
Nasdem Minta Pemerintah Beri Penanganan Terbaik bagi Korban Kerusuhan Stadion Kanjuruhan

Nasdem Minta Pemerintah Beri Penanganan Terbaik bagi Korban Kerusuhan Stadion Kanjuruhan

Nasional
Jokowi Beri Tugas Khusus ke Menkes dan Gubernur Jatim Terkait Kerusuhan Kanjuruhan

Jokowi Beri Tugas Khusus ke Menkes dan Gubernur Jatim Terkait Kerusuhan Kanjuruhan

Nasional
Pernyataan Lengkap Jokowi Terkait Tragedi Stadion Kanjuruhan

Pernyataan Lengkap Jokowi Terkait Tragedi Stadion Kanjuruhan

Nasional
Jokowi: Kerusuhan Kanjuruhan Tragedi Kemanusiaan, Jangan Sampai Terulang Lagi

Jokowi: Kerusuhan Kanjuruhan Tragedi Kemanusiaan, Jangan Sampai Terulang Lagi

Nasional
Jokowi Perintahkan Kapolri Investigasi dan Usut Tuntas Kerusuhan Stadion Kanjuruhan

Jokowi Perintahkan Kapolri Investigasi dan Usut Tuntas Kerusuhan Stadion Kanjuruhan

Nasional
Jokowi: Hentikan Sementara Liga 1

Jokowi: Hentikan Sementara Liga 1

Nasional
Cak Imin Anggap Aneh Pihak Keamanan Tak Paham Larangan FIFA soal Penggunaan Gas Air Mata

Cak Imin Anggap Aneh Pihak Keamanan Tak Paham Larangan FIFA soal Penggunaan Gas Air Mata

Nasional
Puan Minta PSSI Hentikan Sementara Liga Sepakbola Nasional

Puan Minta PSSI Hentikan Sementara Liga Sepakbola Nasional

Nasional
Kerusuhan Stadion Kanjurungan, Komnas HAM: Harus Ada Penegakan Hukum

Kerusuhan Stadion Kanjurungan, Komnas HAM: Harus Ada Penegakan Hukum

Nasional
YLKI Desak Pemerintah Bentuk Tim Investigasi Independen di Luar PSSI

YLKI Desak Pemerintah Bentuk Tim Investigasi Independen di Luar PSSI

Nasional
YLBHI: Negara Harus Bertanggung Jawab dalam Tragedi Stadion Kanjuruhan

YLBHI: Negara Harus Bertanggung Jawab dalam Tragedi Stadion Kanjuruhan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.