Kompas.com - 07/04/2022, 15:26 WIB
Lobi belakang Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (10/1/2022). KOMPAS.com/RAHEL NARDALobi belakang Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (10/1/2022).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri mengungkapkan, tersangka baru dalam kasus penipuan via aplikasi Binomo bernama Wiky Mandara Nurhalim (WMN) pernah menerima uang sebesar Rp 308 juta dari tersangka Indra Kesuma alias Indra Kenz.

Adapun Wiky diketahui merupakan admin grup Telegram tersangka Indra Kenz.

"Untuk tersangka Wiky atau WMN ada total kurang lebih menerima 308 juta rupiah," kata Kasubdit II Dittipideksus Bareskrim Kombes Chandra Sukma Kumara di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (7/4/2022).

Baca juga: Polri Tetapkan Admin Indra Kenz Tersangka di Kasus Binomo

Wiky, lanjut dia, juga disebutkan membuat dan menyebarkan konten trading Binomo bersama Indra Kenz.

"Tersangka WMN ini sebagai admin, jadi memang dia membuat Telegram grup dengan tersangka IK," jelasnya.

Ia mengatakan, pihaknya saat ini mendalami siapa saja yang ada di grup Telegram, serta keuntungan yang dinikmati tersangka Wiky.

Baca juga: Peran Fakarich di Kasus Binomo: Guru Indra Kenz, Direkrut Brian Edgar, hingga Buka Kursus Online

Kendati demikian, Chandra mengatakan belum menemukan bukti terkait keterlibatan Wiky membantu Indra menghilangkan barang bukti.

"Untuk menghilangkan barang bukti kita belum ada bukti ke sana," ujarnya.

Dalam penangkapan Wiky, penyidik menyita barang bukti berupa i-Phone 13, 2 laptop, dan 1 CPU.

Baca juga: Arini, Pegawai Bank yang Gelapkan Uang Rp 1,1 Miliar Milik Nasabah untuk Main Binomo, Sempat Jual Aset Pribadi

Sebelumnya, Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Brigjen Whisnu Hermawan menyatakan pihaknya menangkap tersangka baru bernama Wiki (WMN).

Wiky ditangkap di kediamannya di wilayah Tangerang pada Rabu (6/4/2022) kemarin.

"Ketiga, yang baru ditangkap kemarin WMN atau Wiky," kata Whisnu dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (7/3/2022).

Sebelum menetapkan dan menangkap Wiky sebagai tersangka, polisi telah menetapkan 3 tersangka lain yakni Influencer Indra Kesuma atau Indra Kenz (IK), Fakar Suhartami Pratama (FSP), serta Development Manager Brian Edgar Nababan (BEN).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Lengkapi Berkas Tersangka Kasus Indosurya

Polisi Lengkapi Berkas Tersangka Kasus Indosurya

Nasional
Proyek-proyek Bernilai Fantastis DPR: Habis Gorden Rumah, Terbit Pengecatan 'Dome' Gedung Kura-kura

Proyek-proyek Bernilai Fantastis DPR: Habis Gorden Rumah, Terbit Pengecatan "Dome" Gedung Kura-kura

Nasional
Penggunaan Masker Dilonggarkan, Gerindra: Masyarakat Lepas dari Kebosanan

Penggunaan Masker Dilonggarkan, Gerindra: Masyarakat Lepas dari Kebosanan

Nasional
ICJR Dorong Revisi KUHAP Menyusul Kematian Pemuda Makassar Usai Ditangkap Polisi

ICJR Dorong Revisi KUHAP Menyusul Kematian Pemuda Makassar Usai Ditangkap Polisi

Nasional
Firli Tegaskan KPK Buru Harun Masiku Sampai Tertangkap: Dia Tak Bisa Tidur Nyenyak

Firli Tegaskan KPK Buru Harun Masiku Sampai Tertangkap: Dia Tak Bisa Tidur Nyenyak

Nasional
KPK Dorong Pengurus Parpol Tingkatkan Budaya Antikorupsi

KPK Dorong Pengurus Parpol Tingkatkan Budaya Antikorupsi

Nasional
Mahfud Ingatkan Ahli Hukum Tata Negara Tak Terjebak Pandangan Politik yang Memihak

Mahfud Ingatkan Ahli Hukum Tata Negara Tak Terjebak Pandangan Politik yang Memihak

Nasional
Cerita Ridwan Kamil Kelola Media Sosial, Seimbangkan Serius dan Receh

Cerita Ridwan Kamil Kelola Media Sosial, Seimbangkan Serius dan Receh

Nasional
Cak Imin Respons Isu Dirinya Mau Disingkirkan dari PKB

Cak Imin Respons Isu Dirinya Mau Disingkirkan dari PKB

Nasional
Moeldoko: Pemerintah Finalisasi Draf Kebijakan Non-yudisial untuk Penyelesaian Pelanggaran HAM Masa Lalu

Moeldoko: Pemerintah Finalisasi Draf Kebijakan Non-yudisial untuk Penyelesaian Pelanggaran HAM Masa Lalu

Nasional
KPK Gelar Rekonstruksi Kasus Dugaan Suap Eks Dirjen Kemendagri Ardian Noervianto

KPK Gelar Rekonstruksi Kasus Dugaan Suap Eks Dirjen Kemendagri Ardian Noervianto

Nasional
KPK Tangkap Pejabat Pemkot Ambon yang Diduga Musnahkan Barang Bukti

KPK Tangkap Pejabat Pemkot Ambon yang Diduga Musnahkan Barang Bukti

Nasional
KPK Geledah Ruang Kerja Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy, Sita Dokumen Keuangan

KPK Geledah Ruang Kerja Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy, Sita Dokumen Keuangan

Nasional
Hadiri Program Politik Cerdas Berintegritas KPK, PKS: Cocok, Kita Sejalan

Hadiri Program Politik Cerdas Berintegritas KPK, PKS: Cocok, Kita Sejalan

Nasional
UPDATE 18 Mei: Bertambah 17, Jumlah Pasien Covid-19 yang Meninggal Jadi 156.498

UPDATE 18 Mei: Bertambah 17, Jumlah Pasien Covid-19 yang Meninggal Jadi 156.498

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.