Kompas.com - 10/01/2022, 09:05 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan, hingga Sabtu (8/1/2022) kasus Covid-19 akibat penularan varian Omicron mencapai 414.

Nadia mengatakan, dari jumlah tersebut, sebanyak 31 kasus Covid-19 akibat penularan varian Omicron merupakan transmisi lokal.

"Sebagian besar kasus (varian omicron transmisi lokal) di DKI Jakarta, Surabaya 1 kasus dan di Bandung 4," kata Nadia melalui pesan singkat kepada Kompas.com, Senin (10/1/2022).

Nadia mengatakan, saat ini, belum terdeteksi adanya klaster Covid-19 akibat penularan varian Omicron.

Baca juga: UPDATE: Bertambah 75, Total Kasus Varian Omicron Jadi 414

Meski demikian, potensi penularan varian Omicron bisa terjadi di beberapa provinsi.

"Potensi ada di Bali dan Medan, tapi saat ini (kasus Omicron) banyak di Jakarta ya," ujarnya.

Lebih lanjut, Nadia mengatakan, untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 dari varian Omicron, pihaknya akan memastikan layanan telemedicine atau konsultasi kesehatan virtual kembali aktif.

Selain itu, pemerintah mendatangkan obat alternatif Covid-19 Molnupiravir dan rencananya akan mendatangkan obat Paxlovid.

"Kemudian kita terus edukasi masyarakat untuk memperkuat protokol kesehatan, prokes menjadi intervensi utama, pemanfaatan PeduliLindungi pada setiap tempat publik, kesiapan fasilitas kesehatan mulai dari tempat isolasi terpusat, RS, ventilator dan oksigen," ucap dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.