Kompas.com - 09/08/2021, 10:40 WIB
Wapres Ma'ruf Amin saat melakukan panggilan video call dengan pebulutangkis peraih medali emas Gresyia Polii dan Apriani Rahayu serta peraih medali perunggu Anthony Sinisuka Ginting pada Selasa (3/8/2021) dari kediaman dinas Wapres, Menteng, Jakarta Pusat. Dok. KIP/SetwapresWapres Ma'ruf Amin saat melakukan panggilan video call dengan pebulutangkis peraih medali emas Gresyia Polii dan Apriani Rahayu serta peraih medali perunggu Anthony Sinisuka Ginting pada Selasa (3/8/2021) dari kediaman dinas Wapres, Menteng, Jakarta Pusat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin berharap keberadaan pesantren menjadi wadah pengembangan ekonomi, khususnya ekonomi syariah.

Apalagi, kata dia, Undang-Undang (UU) Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren menyebutkan bahwa pesantren memiliki posisi strategis sebagai lembaga pendidikan, dakwah, dan sekaligus pemberdayaan masyarakat.

"Saya selalu berharap agar pesantren dapat turut serta menjadi wadah pengembangan ekonomi, khususnya ekonomi syariah," ujar Ma'ruf di acara Doa/Istighasah Nasional dan Refleksi Kemerdekaan RI ke-76 yang diselenggarakan Himpunan Ekonomi dan Bisnis Pesantren (Hebitren) secara daring, pada Minggu malam (8/8/2021), dikutip dari siaran pers.

Baca juga: Wapres Berhadap Covid-19 Segera Berlalu, Sebut Musibah Ujian kepada Manusia

Menurut Ma'ruf, saat ini pembangunan ekonomi bukan sekadar kebutuhan, tetapi merupakan perintah Allah.

Ma'ruf memastikan bahwa mengembangkan ekonomi adalah masalah agama yang sesuai dengan perintah syariah.

"Pemerintah Indonesia tengah mengembangkan ekonomi syariah. Pengembangan ekonomi pesantren adalah salah satu potensi pengembangan ekonomi syariah," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Apalagi, ujar Ma'ruf, Indonesia saat ini memiliki sekitar 30.000 pesantren dengan santri yang berjumlah sekitar 4 juta orang.

Oleh karena itu, Ma'ruf pun berharap kehadiran Hebitren dapat memperkuat ekonomi pesantren.

Baca juga: Beri Jempol untuk Atlet Peraih Medali Olimpiade Tokyo 2020, Wapres: Kalian Luar Biasa

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPK Eksekusi Eks Bupati Bengkalis Amril Mukminin ke Rutan Pekanbaru

KPK Eksekusi Eks Bupati Bengkalis Amril Mukminin ke Rutan Pekanbaru

Nasional
Rapat soal Sanksi WADA, Jokowi Minta LADI Direformasi Total

Rapat soal Sanksi WADA, Jokowi Minta LADI Direformasi Total

Nasional
Dugaan Suap Infrastruktur di Musi Banyuasin, KPK Geledah 4 Lokasi

Dugaan Suap Infrastruktur di Musi Banyuasin, KPK Geledah 4 Lokasi

Nasional
Ini Syarat Naik Pesawat untuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun

Ini Syarat Naik Pesawat untuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun

Nasional
Sindir Balik Sekjen PDI-P, Politisi Demokrat: Mungkin Hidup di Alam Mimpi

Sindir Balik Sekjen PDI-P, Politisi Demokrat: Mungkin Hidup di Alam Mimpi

Nasional
Pemerintah Akan Uji Coba Kehadiran Penonton di Liga 1 dan Liga 2

Pemerintah Akan Uji Coba Kehadiran Penonton di Liga 1 dan Liga 2

Nasional
TNI dan Polri Diharapkan Terus Bersinergi

TNI dan Polri Diharapkan Terus Bersinergi

Nasional
Partai Ummat Kritik 7 Tahun Pemerintahan Jokowi: Cenderung Represif, Oligarki Mengental

Partai Ummat Kritik 7 Tahun Pemerintahan Jokowi: Cenderung Represif, Oligarki Mengental

Nasional
Periksa 7 Saksi, KPK Dalami Penerimaan Uang Bupati Nonaktif Probolinggo dan Suami Terkait Pengangkatan Pj Kades

Periksa 7 Saksi, KPK Dalami Penerimaan Uang Bupati Nonaktif Probolinggo dan Suami Terkait Pengangkatan Pj Kades

Nasional
Ini Aturan Terbaru Penerbangan Domestik yang Berlaku Mulai 24 Oktober 2021

Ini Aturan Terbaru Penerbangan Domestik yang Berlaku Mulai 24 Oktober 2021

Nasional
Mahfud Sebut Keluarga Nasabah yang Bunuh Diri akibat Pinjol Ilegal Tetap Ditagih dan Diteror

Mahfud Sebut Keluarga Nasabah yang Bunuh Diri akibat Pinjol Ilegal Tetap Ditagih dan Diteror

Nasional
Gerindra Sebut 12 Provinsi Dukung Prabowo Kembali Maju pada Pilpres 2024

Gerindra Sebut 12 Provinsi Dukung Prabowo Kembali Maju pada Pilpres 2024

Nasional
Lili Pintauli Dinilai Harus Disanksi Undur Diri jika Laporan Novel Baswedan Terbukti

Lili Pintauli Dinilai Harus Disanksi Undur Diri jika Laporan Novel Baswedan Terbukti

Nasional
Partai Ummat Targetkan Pemilih dari Loyalis Amien Rais dan Generasi Milenial

Partai Ummat Targetkan Pemilih dari Loyalis Amien Rais dan Generasi Milenial

Nasional
Kasus Suap Izin HGU di Kuangsing, KPK Geledah 3 Lokasi di Pekanbaru

Kasus Suap Izin HGU di Kuangsing, KPK Geledah 3 Lokasi di Pekanbaru

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.