KILAS

Ciptakan SDM Terampil di Kelautan dan Perikanan, Kementerian KP Gelar Berbagai Pelatihan

Kompas.com - 06/08/2021, 14:29 WIB
Kementerian KP melalui Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) menggelar kegiatan ?Pelatihan Pembuatan Pakan Alternatif?.
DOK. Humas Kementerian KPKementerian KP melalui Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) menggelar kegiatan ?Pelatihan Pembuatan Pakan Alternatif?.

Ia berharap, pelatihan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik oleh peserta, sehingga mereka bisa mendapat tambahan ilmu serta peningkatan keterampilan.

Baca juga: Wasekjen DPP Golkar: Kartu Prakerja Beri Peluang Peningkatan Keterampilan

Sementara itu, salah satu peserta mengatakan, pelatihan yang digelar merupakan pengalaman perdana yang sangat bermanfaat untuk ditularkan kepada masyarakat.

“Pelatihannya cukup menarik dan materinya bagus beda dengan yang lainnya,” ujarnya

Pelatihan kegiatan Kementerian KP lainnya

Tak hanya pelatihan pakan ikan alternatif dan pembuatan alat tangkap, Kementerian KP menggelar pula “Pelatihan Teknik Perawatan Sistem Pendingin Motor Diesel Satu Piston”.

Adapun tujuannya, guna mengembangkan peningkatan kompetensi di bidang permesinan kapal perikanan, baik skala kecil maupun besar.

Baca juga: Tanggapi Putusan MK, Kepala PPATK Dorong Peningkatan Kompetensi Tangani Pencucian Uang

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pelatihan tersebut diikuti sebanyak 169 peserta dari 28 Provinsi di Indonesia secara full online.

Untuk diketahui, motor diesel atau mesin pemicu kompresi merupakan motor pembakaran yang menggunakan panas kompresi.

Panas kompresi tersebut untuk menciptakan penyalaan dan pembakaran bahan bakar yang telah diinjeksikan ke dalam ruang bakar.

Kementerian KP berharap, adanya kegiatan pelatihan dapat membuat para pelaku utama memahami mekanisme sistem kerja pendingin pada motor diesel.

Baca juga: Mengapa Disebut Kereta Api Meski Bertenaga Diesel atau Listrik?

Dengan pemahaman mekanisme sistem, maka mereka dapat melakukan perbaikan secara mandiri, sesuai dengan standar pabrikan.

Sebagai informasi, pada kesempatan yang sama Kementerian KP juga menggelar kegiatan “Pelatihan Perbaikan dan Perawatan Akumulator atau Aki”.

Kegiatan tersebut difasilitasi oleh BP3 Tegal dan diikuti sebanyak 303 peserta dari 34 provinsi di Indonesia secara full online.

Perlu diketahui, aki merupakan alat penting yang dapat berfungsi sebagai penggerak mesin pada kapal maupun kendaraan bermotor.

Baca juga: Daftar Barang Mewah Selain Kendaraan Bermotor yang Bebas PPnBM

Untuk itu, pelatihan digelar bertujuan meningkatkan kompetensi masyarakat, khususnya para pelaku utama dalam melakukan perawatan dan perbaikan aki secara mandiri.

Kementerian KP berharap, melalui kegiatan tersebut, para pelaku utama dapat secara mandiri melakukan perbaikan hingga perawatan guna memperpanjang masa pemakaian aki.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jaga Stabilitas Sistem Keuangan dan Pemulihan Ekonomi, BI Laksanakan Program Strategis dan 4 Transformasi

Jaga Stabilitas Sistem Keuangan dan Pemulihan Ekonomi, BI Laksanakan Program Strategis dan 4 Transformasi

Nasional
Saat Presiden Jokowi Bujuk Menteri Basuki Beli Sepatu untuk 'Motoran'

Saat Presiden Jokowi Bujuk Menteri Basuki Beli Sepatu untuk "Motoran"

Nasional
Menteri PPPA: Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Masih Banyak Terjadi, Ini Jadi Alarm

Menteri PPPA: Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Masih Banyak Terjadi, Ini Jadi Alarm

Nasional
Bertemu Atlet Sepak Bola Nasional, Gus Muhaimin: Mereka Butuh Rasa Aman

Bertemu Atlet Sepak Bola Nasional, Gus Muhaimin: Mereka Butuh Rasa Aman

Nasional
Kemenko PMK Jalin Kerja Sama dengan BSSN Terkait Perlindungan Informasi dan Transaksi Elektronik

Kemenko PMK Jalin Kerja Sama dengan BSSN Terkait Perlindungan Informasi dan Transaksi Elektronik

Nasional
Protes soal Anggaran Sosialisasi Empat Pilar, Pimpinan MPR Usul Menkeu Sri Mulyani Dicopot

Protes soal Anggaran Sosialisasi Empat Pilar, Pimpinan MPR Usul Menkeu Sri Mulyani Dicopot

Nasional
Di Sidang MK, Pakar Nilai Putusan DKPP Bersifat Rekomendasi

Di Sidang MK, Pakar Nilai Putusan DKPP Bersifat Rekomendasi

Nasional
Ipda Yusmin Ungkap Alasan Penembakan Empat Laskar FPI di Dalam Mobil

Ipda Yusmin Ungkap Alasan Penembakan Empat Laskar FPI di Dalam Mobil

Nasional
Kelola Potensi Perikanan di Ende, Kementerian KP Gelar Pelatihan Pembuatan Pancing Gurita

Kelola Potensi Perikanan di Ende, Kementerian KP Gelar Pelatihan Pembuatan Pancing Gurita

Nasional
UPDATE 30 November: Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 45,85 Persen dari Target

UPDATE 30 November: Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 45,85 Persen dari Target

Nasional
KPK Serahkan Kasus Pembangunan Infrastruktur di PT Jakarta Infrastruktur Propertindo (JIP) ke Polri

KPK Serahkan Kasus Pembangunan Infrastruktur di PT Jakarta Infrastruktur Propertindo (JIP) ke Polri

Nasional
Disebut Gagal Ciptakan Lingkungan Kerja Aman dari Pelecehan Seksual, Ini Respons KPI

Disebut Gagal Ciptakan Lingkungan Kerja Aman dari Pelecehan Seksual, Ini Respons KPI

Nasional
UPDATE 30 November: Sebaran 297 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi Jawa Barat

UPDATE 30 November: Sebaran 297 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi Jawa Barat

Nasional
'Jangan sampai Kita Kecolongan soal Varian Omicron seperti Saat Varian Delta Masuk'

"Jangan sampai Kita Kecolongan soal Varian Omicron seperti Saat Varian Delta Masuk"

Nasional
DPR Upayakan Revisi UU Cipta Kerja Masuk Prolegnas Prioritas 2022

DPR Upayakan Revisi UU Cipta Kerja Masuk Prolegnas Prioritas 2022

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.