SOROT POLITIK

Wasekjen DPP Golkar: Kartu Prakerja Beri Peluang Peningkatan Keterampilan

Kompas.com - 28/05/2020, 09:37 WIB
Wasekjen DPP Golkar Sebastian Salang. DOK. GolkarWasekjen DPP Golkar Sebastian Salang.

KOMPAS.com – Di tengah persaingan global dan perkembangan teknologi yang kian pesat, Indonesia wajib mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Sebastian Salang mengatakan, negara telah menyediakan peluang bagi setiap warga negera untuk meningkatkan keterampilan dan keahlian melalui Kartu Prakerja.

Pasalnya, program tersebut telah didesain menggunakan pendekatan yang paling efektif, yaitu dengan mengintegrasikan teknologi digital.

Hal tersebut mampu memotong rantai birokrasi yang seringkali menghambat, menutup peluang terjadinya suap menyuap pengurusan dokumen, serta membuat semua warga negara dapat terlibat dan mengakses informasi, terlebih pada masa pandemi Covid-19 ini.

Baca juga: Ini Alasan Kartu Prakerja jadi Salah Satu Solusi Terbaik Atasi Dampak Covid-19

“Masih ingat dalam memori, ketika debat calon presiden 17 maret 2019, Pak Jokowi menyampaikan gagasan tentang membangun SDM unggul Indonesia,” kata Sebastian, seperti dalam keterangan terulisnya.

Sebastian melanjutkan, Kartu Prakerja merupakan salah satu pengejawantahan dari mimpi besar itu.

Sementara itu, terkait pro dan kontra yang muncul di ruang publik selama proses perencanaan, pelaksanaaan, hingga evaluasi program, Sebastian menilai, merupakan sesuatu yang lumrah.

“Suara pro dan kontra justru menjadi alat kontrol kebijakan mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan,” kata Sebastian.

Baca juga: Program Kartu Prakerja Terbukti Menolong Masyarakat Terdampak Covid-19

Sebastian menambahkan, saat ini keputusan ada pada masyarakat. Apakah dapat memanfaatkan peluang tersebut untuk membekali diri dengan skill khusus.

“Secara konsep dan implentasi, Kartu Prakerja sangat bermanfaat bagi siapapun yang memiliki kesadaran untuk mempersiapkan diri di tengah persaingan yang kian berat,” kata Sebastian.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Klaster Baru Penularan Covid-19 di Secapa AD yang Belum Diketahui Sumbernya...

Klaster Baru Penularan Covid-19 di Secapa AD yang Belum Diketahui Sumbernya...

Nasional
Penambahan Kasus Covid-19 Tertinggi dan 'Lampu Merah' dari Presiden Jokowi

Penambahan Kasus Covid-19 Tertinggi dan "Lampu Merah" dari Presiden Jokowi

Nasional
[POPULER NASIONAL] Rekam Jejak Maria Pauline Lumowa | Rekor Kasus Baru Covid-19

[POPULER NASIONAL] Rekam Jejak Maria Pauline Lumowa | Rekor Kasus Baru Covid-19

Nasional
Akhir Pelarian Tersangka Pembobol Bank BNI Setelah 17 Tahun Buron

Akhir Pelarian Tersangka Pembobol Bank BNI Setelah 17 Tahun Buron

Nasional
Indonesia Mampu Produksi Alat Rapid Test, per Unit Harganya Rp 75.000

Indonesia Mampu Produksi Alat Rapid Test, per Unit Harganya Rp 75.000

Nasional
Menko PMK: Tidak Ada Alasan Tak Percaya Diri dengan Ventilator Dalam Negeri

Menko PMK: Tidak Ada Alasan Tak Percaya Diri dengan Ventilator Dalam Negeri

Nasional
Pemerintah Akan Beri Sanksi RS dengan Tarif Rapid Test di Atas Rp 150.000

Pemerintah Akan Beri Sanksi RS dengan Tarif Rapid Test di Atas Rp 150.000

Nasional
Tanoto Foundation Gandeng Pusdiklat Kesos untuk Cegah Stunting

Tanoto Foundation Gandeng Pusdiklat Kesos untuk Cegah Stunting

Nasional
Curhat Seorang Dokter ke Jokowi, Distigma hingga Diintimidasi Keluarga Pasien Covid-19

Curhat Seorang Dokter ke Jokowi, Distigma hingga Diintimidasi Keluarga Pasien Covid-19

Nasional
Tak Langsung Periksa Maria Pauline Lumowa, Bareskrim: Dia Sedang Istirahat

Tak Langsung Periksa Maria Pauline Lumowa, Bareskrim: Dia Sedang Istirahat

Nasional
Pembentukan Komisi Independen Dianggap Perlu Diatur dalam RUU PDP

Pembentukan Komisi Independen Dianggap Perlu Diatur dalam RUU PDP

Nasional
Enam Hal Ini Bisa Bantu Perbaiki Stigma Negatif Terkait Covid-19

Enam Hal Ini Bisa Bantu Perbaiki Stigma Negatif Terkait Covid-19

Nasional
Putusan MA Dinilai Tak Mungkin Ubah Hasil Pilpres 2019, Ini Alasannya

Putusan MA Dinilai Tak Mungkin Ubah Hasil Pilpres 2019, Ini Alasannya

Nasional
Dokter di Sampit ke Jokowi: Percuma Kita 'Tracing' Terus tetapi Tak Ada Alat

Dokter di Sampit ke Jokowi: Percuma Kita "Tracing" Terus tetapi Tak Ada Alat

Nasional
Periksa Eks Deputi Bappenas, KPK Gali Informasi Penerimaan Uang dari Mitra PT DI

Periksa Eks Deputi Bappenas, KPK Gali Informasi Penerimaan Uang dari Mitra PT DI

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X