KILAS

Ciptakan SDM Terampil di Kelautan dan Perikanan, Kementerian KP Gelar Berbagai Pelatihan

Kompas.com - 06/08/2021, 14:29 WIB
Kementerian KP melalui Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) menggelar kegiatan ?Pelatihan Pembuatan Pakan Alternatif?.
DOK. Humas Kementerian KPKementerian KP melalui Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) menggelar kegiatan ?Pelatihan Pembuatan Pakan Alternatif?.

Selain itu, lanjut Hermanto, para pelaku utama pada kegiatan itu dapat menerapkan kemampuan dalam memproduksi pakan secara mandiri yang berkelanjutan.

Hal tersebut, sejalan dengan program prioritas Kementerian KP dalam pengembangan kampung-kampung perikanan.

Salah satu peserta pelatihan, Zain mengatakan, kegiatan pelatihan ini sangat membantu, terlebih untuk para pembudidaya.

Baca juga: Investree dan Startup eFishery Salurkan Rp 30 Miliar untuk Pembudidaya Ikan

“Saya menjadi pembudidaya ikan nila sejak 2017. Saya selalu mengandalkan pakan pabrikan yang biaya produksinya sangat tinggi,” ujarnya.

Namun, kata Zain, dengan adanya pelatihan produksi pakan alternatif dapat menekan biaya produksi.

Terlebih, untuk biaya pakan lebih murah sehingga sangat membantu peternak ikan untuk membudidayakannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Gelar pelatihan teknik anyam tali untuk ABK

Selain pelatihan pakan, Kementerian KP juga berupaya meningkatkan keterampilan para pelaku utama, khususnya di bidang perikanan tangkap.

Guna mengimplementasikan hal tersebut, Kementerian KP melalui BRSDM turut mengadakan kegiatan “Pelatihan Teknik Menganyam Tali (Rope Splicing)” pada Selasa (3/8/2021).

Program itu juga difasilitasi oleh BP3 Medan dan diikuti sebanyak 234 peserta yang berasal dari 32 provinsi di Indonesia secara full online.

Plt Kepala BRSDM Kusdiantoro mengatakan, diperlukan adanya terobosan baru dalam kegiatan di bidang perikanan di masa pandemi Covid-19, khususnya pada perikanan tangkap.

Baca juga: Laporan: Bantuan Pemerintah di Sektor Perikanan Tangkap Picu Overfishing

“Meski di masa yang sangat sulit saat ini, kami tetap perlu adanya terobosan untuk meningkatkan kapasitas SDM. Kegiatan pelatihan itu merupakan hal penting untuk mendukung tren perkembangan teknologi penangkapan ikan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Puslatluh KP Lilly Aprilia Pregiwati menyampaikan. pelatihan teknik menganyam tali ditargetkan untuk para anak buah kapal (ABK) yang berkaitan langsung dengan keselamatan di atas kapal.

“Jadi, dengan teknik menganyam tali akan mengajarkan pengetahuan khususnya untuk ABK, yang berhubungan dengan keselamatan di atas kapal,” ujar Lilly.

Pelatihan itu, lanjut dia, mengajarkan bagaimana ikatan yang sederhana dari teknik menganyam. Baik dari pembuatan alat penangkapan ikan atau alat tangkap dari bahan utama yang terbuat dari tali sebagai alat perlengkapan.

Baca juga: Berantas Penangkapan Ikan Ilegal, KKP Gandeng Pengawas Perbatasan Australia

Lilly menjelaskan, menganyam tali atau rope splicing merupakan pembentukan sambungan semi permanen antara dua tali atau dua bagian tali yang sama, dengan membuka sebagian dan menjalin untaiannya.

Dalam hal itu, pada pembuatan alat penangkapan ikan, dibutuhkan keterampilan untuk membuat macam-macam simpul maupun menganyam atau splicing.

“Saya mencatat ada istilah yang disebut simpul delapan. Ada simpul bendera, simpul bendera ganda, simpul mati, sosok pangkal dan sebagainya. Nah, nanti apakah pelatih memberikan berapa macam,” ucap Lilly.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jaga Stabilitas Sistem Keuangan dan Pemulihan Ekonomi, BI Laksanakan Program Strategis dan 4 Transformasi

Jaga Stabilitas Sistem Keuangan dan Pemulihan Ekonomi, BI Laksanakan Program Strategis dan 4 Transformasi

Nasional
Saat Presiden Jokowi Bujuk Menteri Basuki Beli Sepatu untuk 'Motoran'

Saat Presiden Jokowi Bujuk Menteri Basuki Beli Sepatu untuk "Motoran"

Nasional
Menteri PPPA: Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Masih Banyak Terjadi, Ini Jadi Alarm

Menteri PPPA: Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Masih Banyak Terjadi, Ini Jadi Alarm

Nasional
Bertemu Atlet Sepak Bola Nasional, Gus Muhaimin: Mereka Butuh Rasa Aman

Bertemu Atlet Sepak Bola Nasional, Gus Muhaimin: Mereka Butuh Rasa Aman

Nasional
Kemenko PMK Jalin Kerja Sama dengan BSSN Terkait Perlindungan Informasi dan Transaksi Elektronik

Kemenko PMK Jalin Kerja Sama dengan BSSN Terkait Perlindungan Informasi dan Transaksi Elektronik

Nasional
Protes soal Anggaran Sosialisasi Empat Pilar, Pimpinan MPR Usul Menkeu Sri Mulyani Dicopot

Protes soal Anggaran Sosialisasi Empat Pilar, Pimpinan MPR Usul Menkeu Sri Mulyani Dicopot

Nasional
Di Sidang MK, Pakar Nilai Putusan DKPP Bersifat Rekomendasi

Di Sidang MK, Pakar Nilai Putusan DKPP Bersifat Rekomendasi

Nasional
Ipda Yusmin Ungkap Alasan Penembakan Empat Laskar FPI di Dalam Mobil

Ipda Yusmin Ungkap Alasan Penembakan Empat Laskar FPI di Dalam Mobil

Nasional
Kelola Potensi Perikanan di Ende, Kementerian KP Gelar Pelatihan Pembuatan Pancing Gurita

Kelola Potensi Perikanan di Ende, Kementerian KP Gelar Pelatihan Pembuatan Pancing Gurita

Nasional
UPDATE 30 November: Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 45,85 Persen dari Target

UPDATE 30 November: Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 45,85 Persen dari Target

Nasional
KPK Serahkan Kasus Pembangunan Infrastruktur di PT Jakarta Infrastruktur Propertindo (JIP) ke Polri

KPK Serahkan Kasus Pembangunan Infrastruktur di PT Jakarta Infrastruktur Propertindo (JIP) ke Polri

Nasional
Disebut Gagal Ciptakan Lingkungan Kerja Aman dari Pelecehan Seksual, Ini Respons KPI

Disebut Gagal Ciptakan Lingkungan Kerja Aman dari Pelecehan Seksual, Ini Respons KPI

Nasional
UPDATE 30 November: Sebaran 297 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi Jawa Barat

UPDATE 30 November: Sebaran 297 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi Jawa Barat

Nasional
'Jangan sampai Kita Kecolongan soal Varian Omicron seperti Saat Varian Delta Masuk'

"Jangan sampai Kita Kecolongan soal Varian Omicron seperti Saat Varian Delta Masuk"

Nasional
DPR Upayakan Revisi UU Cipta Kerja Masuk Prolegnas Prioritas 2022

DPR Upayakan Revisi UU Cipta Kerja Masuk Prolegnas Prioritas 2022

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.