KILAS

Tingkatkan Kualitas Lulusan Sarjana, Setjen DPR Gelar “Magang di Rumah Rakyat”

Kompas.com - 14/06/2021, 16:54 WIB

 

KOMPAS.com – Sekretariat Jenderal (Setjen) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) menggelar program magang bersertifikat bertajuk "Magang di Rumah Rakyat".

Magang di Rumah Rakyat merupakan program yang dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas dan relevansi lulusan sarjana, mengingat Setjen DPR merupakan salah satu kesekretariatan lembaga yang menjadi mitra program Direktorat Jenderal (Ditjen) Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek).

Pemberian konteks yang tepat bagi setiap mahasiswa peserta magang, terutama dalam hal pelaksanaan fungsi-fungsi DPR yaitu legislasi, pengawasan, dan anggaran, menjadi poin penting dalam program Magang di Rumah Rakyat.

Peserta magang nantinya akan belajar tentang business process pelaksanaan ketiga fungsi DPR melalui keterlibatan pada rangkaian proses tersebut secara langsung.

Baca juga: DPR Belum Ambil Sikap soal PPN Sembako, Dasco: Namanya Wacana, Belum Tentu Pasti

Pada awal kegiatan magang, mahasiswa akan menjalani serangkaian kuliah dari para narasumber yang kompeten di bidangnya, seperti materi ketatanegaraan serta kerumahtanggaan DPR yang akan diberikan oleh pimpinan Setjen DPR.

Pembekalan awal tersebut bertujuan untuk memberikan dasar pemahaman mengenai ketatanegaraan dan tata kerja DPR RI bagi peserta magang.

Selanjutnya, peserta magang akan terlibat secara langsung dan tidak langsung dalam setiap proses pelaksanaan tugas dan fungsi DPR RI, baik pada masa sidang maupun masa reses.

Adapun seluruh pembelajaran selama magang akan dilakukan dalam enam mekanisme pembelajaran, meliputi kuliah umum, audiensi, observasi, magang, simulasi dan evaluasi.

Baca juga: Di Rapat Kerja, Anggota DPR Kritik Kejagung Seolah Jadi Alat Kekuasaan

Pengenalan sistem, mekanisme kerja, pelaksanaan tugas dan fungsi DPR

Pengenalan sistem, mekanisme kerja, serta pelaksanaan tugas dan fungsi DPR adalah program magang bagi mahasiswa yang menempati posisi sebagai parliament trainee.

Dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terima pada Senin (14/6/20210), program tersebut akan dibuka bagi 55 peserta magang dan akan dilaksanakan mulai 23 Agustus 2021 hingga 31 Januari 2022.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM di Luar Jawa-Bali, Kantor Sektor Non-esensial Bisa WFO Mulai dari 50-100 Persen

PPKM di Luar Jawa-Bali, Kantor Sektor Non-esensial Bisa WFO Mulai dari 50-100 Persen

Nasional
Korlantas Sebut ETLE Mobile Digunakan Petugas yang Punya Otoritas Khusus

Korlantas Sebut ETLE Mobile Digunakan Petugas yang Punya Otoritas Khusus

Nasional
KPK Beri Pembekalan Antikorupsi untuk Menteri LHK dan Jajarannya

KPK Beri Pembekalan Antikorupsi untuk Menteri LHK dan Jajarannya

Nasional
PPKM Luar Jawa-Bali: Kapasitas Pengunjung Mal 50-100 Persen

PPKM Luar Jawa-Bali: Kapasitas Pengunjung Mal 50-100 Persen

Nasional
Gus Yahya Tunggu Bukti Klaim Cak Imin Didukung NU untuk Jadi Capres

Gus Yahya Tunggu Bukti Klaim Cak Imin Didukung NU untuk Jadi Capres

Nasional
Anggota DPR Minta Pemerintah Siapkan Antisipasi Penyakit Cacar Monyet

Anggota DPR Minta Pemerintah Siapkan Antisipasi Penyakit Cacar Monyet

Nasional
Kuatnya Peran Kakak Terbit Rencana Perangin-angin Atur Proyek di Kabupaten Langkat

Kuatnya Peran Kakak Terbit Rencana Perangin-angin Atur Proyek di Kabupaten Langkat

Nasional
Gus Yahya Bantah Isu Hubungan PBNU dan PKB Renggang

Gus Yahya Bantah Isu Hubungan PBNU dan PKB Renggang

Nasional
KPU Pertimbangkan Gunakan Kotak Suara Karton Kedap Air pada Pemilu 2024

KPU Pertimbangkan Gunakan Kotak Suara Karton Kedap Air pada Pemilu 2024

Nasional
Luhut Diperintah Jokowi Urus Masalah Minyak Goreng, Apa Tugasnya?

Luhut Diperintah Jokowi Urus Masalah Minyak Goreng, Apa Tugasnya?

Nasional
Pemerintah Bentuk Tim Khusus Tindak Mafia Tanah, KPK Dilibatkan

Pemerintah Bentuk Tim Khusus Tindak Mafia Tanah, KPK Dilibatkan

Nasional
Pemerintah Kirim Surpres Pemekaran Papua ke DPR, MRP: Akal Sehatnya di Mana?

Pemerintah Kirim Surpres Pemekaran Papua ke DPR, MRP: Akal Sehatnya di Mana?

Nasional
Daftar Lengkap Wilayah PPKM Level 1-3 Seluruh Indonesia

Daftar Lengkap Wilayah PPKM Level 1-3 Seluruh Indonesia

Nasional
PPKM Jawa-Bali: Kapasitas Pengunjung Warteg, Restoran, dan Kafe 60-100 Persen

PPKM Jawa-Bali: Kapasitas Pengunjung Warteg, Restoran, dan Kafe 60-100 Persen

Nasional
Gus Yahya Minta Partai Tak Gunakan NU Jadi Senjata Kompetisi Politik

Gus Yahya Minta Partai Tak Gunakan NU Jadi Senjata Kompetisi Politik

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.