100 Warga 1 RT di Cilangkap Positif Covid-19, Dinkes Sebut Kecil Kemungkinan Ada Kasus Tak Ketahuan

Kompas.com - 23/05/2021, 21:04 WIB
Petugas medis menjemput warga positif COVID-19 di Jalan As-Syafiiyah, Cipayung, Jakarta, Jumat (21/5/2021). Klaster halal bihalal di Cipayung bertambah sebanyak 32 orang, dari 51 orang menjadi 83 orang terpapar COVID-19 perhari ini dan sebanyak 17 orang bergejala ringan dibawa ke Wisma Atlet, tiga orang bergejala sedang dibawa ke RSUD Ciracas dan 12 orang OTG isolasi mandiri. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/rwa. ANTARA FOTO/ASPRILLA DWI ADHAPetugas medis menjemput warga positif COVID-19 di Jalan As-Syafiiyah, Cipayung, Jakarta, Jumat (21/5/2021). Klaster halal bihalal di Cipayung bertambah sebanyak 32 orang, dari 51 orang menjadi 83 orang terpapar COVID-19 perhari ini dan sebanyak 17 orang bergejala ringan dibawa ke Wisma Atlet, tiga orang bergejala sedang dibawa ke RSUD Ciracas dan 12 orang OTG isolasi mandiri. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/rwa.
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan tak ada fenomena gunung es dalam peristiwa penularan Covid-19 secara masif dari klaster silaturahmi lebaran di Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. 

"Fenomena gunung es itu kan kalau testingnya sedikit, sehingga orang yang sebelumnya sakit banyak yang enggak ketahuan karena enggak ditesting, nah itu fenomena gunung es," kata Dwi saat dihubungi melalui telepon, Minggu (23/5/2021).

Dwi menjelaskan, Dinkes DKI Jakarta langsung melakukan tracing hingga ratusan kontak erat dengan pasien Covid-19 setelah diketahui ada yang terpapar.

Baca juga: Wagub DKI: 80 Warga Satu RT di Cilangkap Diduga Terpapar Covid-19 Saat Silaturahmi Lebaran

Itulah sebabnya, kata dia, kecil kemungkinan ada kasus tersembunyi dari klaster silaturahmi Cilangkap itu.

"Kalau dilihat kan banyak tuh sampai ratusan orang se-area itu yang terlibat ditesting," kata dia.

Selain dengan testing yang masif, Dwi mengatakan semua orang yang pernah kontak erat diminta untuk karantina mandiri. Karena mengingat masa inkubasi dari virus corona adalah dua minggu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Karantina untuk orang yang masih sehat tapi berpotensi sakit karena masa inkubasi ya dikarantina sampai inkubasi selesai," tutur Dwi.

Dia juga menyebut, kasus lebih dari 100 orang terpapar dalam 1 RT yang ada di Cipayung tidak terjadi di tempat lain.

Hingga saat ini, ucap Dwi, kasus yang semakin banyak muncul di DKI Jakarta adalah kasus Covid-19 dari klaster keluarga yang bepergian ke luar kota saat libur panjang Lebaran Idul Fitri.

"Kayaknya enggak, yang lain klaster keluarga yang beberapa orang ke luar kota," ucap dia.

Dengan peristiwa penularan yang masif saat ini, Dwi meminta agar masyarakat kembali disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Karena sudah ada kejadian penularan Covid-19 ke ratusan orang dalam satu RT karena kegiatan kumpul-kumpul.

"Itu makanya bukti kita enggak boleh bosen harus saling mengingatkan, karena pada saat ngumpul satu saja orang positif udah cukup untuk nularin ke sekian belas orang bahkan bisa berkembang ke sekian puluh orang," ucap dia.

Kasus Covid-19 di RT 003 RW 003 Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, bertambah 23 kasus. Kini, setidaknya 100 warga di RT tersebut terkonfirmasi positif Covid-19 setelah dilakukannya tes usap massal terhadap 686 warga.

Baca juga: Bertambah, Setidaknya 100 Orang Positif Covid-19 di Satu RT di Cilangkap

Klaster penyebaran Covid-19 ini muncul usai libur Lebaran yang berlangsung pada 13-14 Mei 2021.

Camat Cipayung Fajar Eko Satrio menegaskan bahwa tes usap, atau biasa disebut tes PCR, masih akan terus digencarkan di wilayahnya demi mengantisipasi penyebaran virus yang lebih luas.

"Tes PCR terus berlanjut di puskesmas agar kasus positif ditemukan sedini mungkin," ujar Fajar, dilansir dari Kompas.id, Sabtu (22/5/2021).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seskab: Salah Satu Agenda Penting Negara adalah Mencetak Pemuda Tangguh

Seskab: Salah Satu Agenda Penting Negara adalah Mencetak Pemuda Tangguh

Nasional
Kasus Lahan Munjul, PT Adonara Didakwa Rugikan Negara Rp 152,5 Miliar

Kasus Lahan Munjul, PT Adonara Didakwa Rugikan Negara Rp 152,5 Miliar

Nasional
Komnas HAM Akan Panggil Ditjen PAS Terkait Kebakaran Lapas Tangerang

Komnas HAM Akan Panggil Ditjen PAS Terkait Kebakaran Lapas Tangerang

Nasional
Formappi Beri Nilai Merah untuk Kinerja DPR di Masa Sidang I 2021-2022

Formappi Beri Nilai Merah untuk Kinerja DPR di Masa Sidang I 2021-2022

Nasional
Dukcapil Siapkan Data Awal Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem di 7 Provinsi

Dukcapil Siapkan Data Awal Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem di 7 Provinsi

Nasional
Komnas HAM: Status Korban Meninggal Kebakaran Lapas Tangerang Harus Dipulihkan

Komnas HAM: Status Korban Meninggal Kebakaran Lapas Tangerang Harus Dipulihkan

Nasional
Surya Paloh Perintahkan Anggota DPRD Fraksi Nasdem Bergosip Urusan Dapil

Surya Paloh Perintahkan Anggota DPRD Fraksi Nasdem Bergosip Urusan Dapil

Nasional
Jokowi Sampaikan 3 Upaya Pulihkan Ekonomi pada KTT ke-13 RI-Malaysia-Thailand

Jokowi Sampaikan 3 Upaya Pulihkan Ekonomi pada KTT ke-13 RI-Malaysia-Thailand

Nasional
Surya Paloh Targetkan Partai Nasdem Masuk Tiga Besar pada Pemilu 2024

Surya Paloh Targetkan Partai Nasdem Masuk Tiga Besar pada Pemilu 2024

Nasional
Keluarga Korban Kebakaran Lapas Tangerang Adukan 7 Temuan ke Komnas HAM

Keluarga Korban Kebakaran Lapas Tangerang Adukan 7 Temuan ke Komnas HAM

Nasional
Wakil Ketua MPR Dorong Generasi Muda Berkontribusi Dalam Dunia Politik

Wakil Ketua MPR Dorong Generasi Muda Berkontribusi Dalam Dunia Politik

Nasional
Tes PCR Dikeluhkan Makan Waktu Lama, Satgas: Prosesnya Sangat Panjang

Tes PCR Dikeluhkan Makan Waktu Lama, Satgas: Prosesnya Sangat Panjang

Nasional
Presiden PKS: Anak Muda Harus Terlibat dan Berani Tampil Mewarnai Perpolitikan

Presiden PKS: Anak Muda Harus Terlibat dan Berani Tampil Mewarnai Perpolitikan

Nasional
PKS Buka Pendaftaran Bakal Calon Anggota Legislatif untuk Generasi Muda

PKS Buka Pendaftaran Bakal Calon Anggota Legislatif untuk Generasi Muda

Nasional
Penjelasan Satgas soal Varian Corona AY.4.2 yang Merebak di Inggris

Penjelasan Satgas soal Varian Corona AY.4.2 yang Merebak di Inggris

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.