Kompas.com - 14/04/2021, 12:15 WIB
Ilustrasi suntikan vaksin Covid-19, vaksinasi Covid-19, efek samping vaksin. Bekas suntikan vaksin pada sejumlah penerima vaksin mRNA (Pfizer dan Moderna) di Amerika Serikat tunjukkan reaksi kulit. SHUTTERSTOCK/Africa StudioIlustrasi suntikan vaksin Covid-19, vaksinasi Covid-19, efek samping vaksin. Bekas suntikan vaksin pada sejumlah penerima vaksin mRNA (Pfizer dan Moderna) di Amerika Serikat tunjukkan reaksi kulit.

JAKARTA, KOMPAS.com - Lebih dari 250 orang warga negara Indonesia (WNI) yang bermukim di California Selatan, Amerika Serikat (AS) mendapat suntikan vaksinasi Covid-19.

Vaksinasi tersebut diikuti oleh masyarakat atau diaspora serta mahasiswa dan pelajar Indonesia yang ada di wilayah tersebut.

"Program vaksinasi diselenggarakan tanpa memperhatikan status keimigrasian WNI dan diberikan secara cuma-cuma," ujar Konjen RI-Los Angeles Saud P Krisnawan, dikutip dari situs Kementerian Luar Negeri, Rabu (14/4/2021).

Kegiatan vaksinasi tersebut diselenggarakan oleh KJRI Los Angeles yang bekerja sama dengan pemerintah San Bernardino County pada Minggu (11/04/2021) dan digelar di United Indonesian Seventh-day Adventist Church (UNISDAC), Fontana, San Bernardino County.

Baca juga: Soal Embargo Vaksin AstraZeneca, Bio Farma Minta Kemenlu Berdiplomasi dengan India

Saud mengatakan, kegiatan vaksinasi tersebut selaras dengan upaya pemerintah San Bernardino County menjangkau seluruh lapisan masyarakat dan komunitas yang bermukim di kawasan tersebut untuk mendapatkan vaksinasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Para WNI dan diaspora mendapatkan vaksin Pfizer dan dijadwalkan untuk pelaksanaan vaksinasi kedua pada 2 Mei 2021, di tempat yang sama," kata Saud.

Adapun pemilihan San Bernardino County sebagai tempat pelaksanaan vaksin dikarenakan kawasan tersebut merupakan konsentrasi terbesar WNI di California Selatan.

Pemerintah Negara Bagian California sendiri memberikan vaksin Covid-19 secara terbatas dengan skala prioritas.

Antara lain bagi petugas medis, penegak hukum, lansia, orang dengan penyakit tertentu dan prioritas lainnya.

Vaksinasi bagi kalangan umum di sana baru mulai dilakukan pada 15 April 2021.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukung Indonesia Jadi Pusat Vaksin Global, Anggota Komisi IX Harap Ada Manfaat bagi Bidang Farmasi

Dukung Indonesia Jadi Pusat Vaksin Global, Anggota Komisi IX Harap Ada Manfaat bagi Bidang Farmasi

Nasional
Raker dengan DPD, Risma Paparkan 2 Pilar Strategi Kemensos Tangani Kemiskinan

Raker dengan DPD, Risma Paparkan 2 Pilar Strategi Kemensos Tangani Kemiskinan

Nasional
Pihak Kemenag Akan ke Arab Saudi untuk Diplomasi soal Umrah

Pihak Kemenag Akan ke Arab Saudi untuk Diplomasi soal Umrah

Nasional
Aturan Lengkap PPKM Level 2 di Luar Jawa-Bali hingga 4 Oktober 2021

Aturan Lengkap PPKM Level 2 di Luar Jawa-Bali hingga 4 Oktober 2021

Nasional
UPDATE 21 September: Ada 393.404 Suspek Terkait Covid-19

UPDATE 21 September: Ada 393.404 Suspek Terkait Covid-19

Nasional
Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Mal, Satgas: Jika Tak Mendesak Lebih Baik di Rumah

Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Mal, Satgas: Jika Tak Mendesak Lebih Baik di Rumah

Nasional
Kasus Korupsi Asabri, Kejagung Periksa 8 Saksi

Kasus Korupsi Asabri, Kejagung Periksa 8 Saksi

Nasional
Satgas: Saat ini Pandemi Covid-19 di Indonesia Terkendali

Satgas: Saat ini Pandemi Covid-19 di Indonesia Terkendali

Nasional
Panglima TNI Pimpin Sertijab Dankodiklat, Aster, Kapuskes, dan Kasetum

Panglima TNI Pimpin Sertijab Dankodiklat, Aster, Kapuskes, dan Kasetum

Nasional
Jusuf Kalla Sebut Sudah 50.000 Orang Jadi Donor Plasma Konvalesen

Jusuf Kalla Sebut Sudah 50.000 Orang Jadi Donor Plasma Konvalesen

Nasional
SBY Kenang Ibu Ageng sebagai Sosok yang Miliki Darah Pejuang

SBY Kenang Ibu Ageng sebagai Sosok yang Miliki Darah Pejuang

Nasional
UPDATE 21 September: 3.263 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 34 Provinsi, Jawa Timur Terbanyak

UPDATE 21 September: 3.263 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 34 Provinsi, Jawa Timur Terbanyak

Nasional
UPDATE: 45,8 Juta Orang Sudah Terima Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE: 45,8 Juta Orang Sudah Terima Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
Kementerian PPPA: Kejahatan Online Berdampak Jangka Panjang dan Rugikan Perempuan serta Anak

Kementerian PPPA: Kejahatan Online Berdampak Jangka Panjang dan Rugikan Perempuan serta Anak

Nasional
Sebaran 171 Kasus Kematian Akibat Covid-19, Jawa Timur Tertinggi

Sebaran 171 Kasus Kematian Akibat Covid-19, Jawa Timur Tertinggi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.