Kompas.com - 16/02/2021, 19:49 WIB
Dokter ditemani tenaga kesehatan melakukan pemeriksaan terhadap pasien Covid-19 di RSUD Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (12/2/2021). Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor menjadi rumah sakit (RS) khusus untuk pasien virus corona (Covid-19) sesuai surat edaran Kementerian Kesehatan (Kemkes). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGDokter ditemani tenaga kesehatan melakukan pemeriksaan terhadap pasien Covid-19 di RSUD Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (12/2/2021). Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor menjadi rumah sakit (RS) khusus untuk pasien virus corona (Covid-19) sesuai surat edaran Kementerian Kesehatan (Kemkes).
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Sekjen Persatuan Rumah Sakit Indonesia (Persi) Lia G Partakusuma meminta masyarakat jujur jika dinyatakan positif Covid-19.

Hal itu disampaikan Lia agar pasien Covid-19 tidak terlambat mendapatkan penanganan medis.

Sebab, menurut data yang dimiliki oleh Persi, hanya 30 persen dari pasien Covid-19 dalam kondisi kritis yang akhirnya bisa diselematkan.

“Ini penting untuk masyarakat, kalau dia positif jangan diem-diem aja. Kalau dinyatakan positif (Covid-19) segera lapor ke RT dan RW, sehingga bisa dipantau kondisinya. Jangan ketika ada perburukan kondisi baru datang ke puskesmas dan rumah sakit, karena pasien dengan kondisi kritis itu yang bisa diselamatkan sampai saat ini hanya 30 persen,” terang Lia pada diskusi virtual yang diadakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (PNPB), Selasa (16/2/2021).

Lia juga mengatakan bahwa masih banyak masyarakat yang memilih untuk mengisolasi diri secara mandiri tanpa memberitahu fasilitas kesehatan di sekitarnya, seperti puskesmas dan rumah sakit jika dirinya dinyatakan terinveksi virus corona.

Baca juga: Satgas Klaim 4 Pekan Pelaksanaan PPKM Mampu Turunkan Kasus Aktif Covid-19

Padahal, Lanjut Lia, meski berstatus sebagai orang tanpa gejala (OTG), namun kondisi tubuh seseorang berbeda-beda. Sehingga perlu ada tindakan pengawasan dari para tenaga kesehatan (Nakes) pada seseorang yang dinyatakan positif Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Masih ada masyarakat yang tidak mau ke fasilitas kesehatan. Mereka berpikir lebih baik diam saja di rumah, tanpa memberitahu dokter puskesmas setempat, dan berpikir bahwa setelah dua minggu pasti sembuh. Padahal kondisi tiap orang itu berbeda-beda,” ungkapnya.

Lia berharap masyarakat mau bersikap jujur jika terinfeksi Covid-19 agar mata rantai penularan bisa segera terputus.

Jika hal itu bisa dilakukan, maka beban kerja rumah sakit dalam menangani pasien Covid-19 bisa berkurang. Serta, ketersediaan tempat untuk pasien saat mendapatkan perawatan semakin banyak.

“Hal ini perlu dilakukan untuk menjaga lingkungan sekitar, bukan hanya untuk menjaga diri sendiri. Maka kalau dinyatakan positif (Covid-19) wajib kita beri tahu RT RW atau puskesmas terdekat,” pungkasnya.

Adapun hari ini pemerintah mengumumkan terdapat penambahan 10.029 kasus pasien terinfeksi virus corona.

Baca juga: Satgas Sebut Keterisian Tempat Tidur di RS Covid-19 Turun selama PPKM

Sehingga secara akumulatif ada 1.233.959 kasus Covid di Indonesia hingga saat ini.

Tercatat lima provinsi dengan penambahan kasus terbanyak hari ini adalah Jawa Barat 4.032 kasus baru, DKI Jakarta 1.861 kasus baru, Jawa Tengah 1.101 kasus baru, serta Jawa Timur 473 kasus baru dan Banten dengan 351 kasus baru.

Selain itu, kasus kematian akibat Covid-19 juga masih bertambah dengan 299 orang dalam 24 jam terakhir. Sehingga total jumlah kematian akibat infeksi virus corona di Indonesia menjadi 33.596 orang.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4.190.763 Kasus Covid-19 dan Target 70 Persen Vaksinasi Akhir Tahun

4.190.763 Kasus Covid-19 dan Target 70 Persen Vaksinasi Akhir Tahun

Nasional
Kemenkes Tegaskan Pesan Singkat Berkedok Cek Status Vaksinasi Covid-19 Hoaks

Kemenkes Tegaskan Pesan Singkat Berkedok Cek Status Vaksinasi Covid-19 Hoaks

Nasional
[POPULER NASIONAL] Pegawai KPK Dipanggil Inspektorat | Permohonan Amnesti untuk Saiful Mahdi

[POPULER NASIONAL] Pegawai KPK Dipanggil Inspektorat | Permohonan Amnesti untuk Saiful Mahdi

Nasional
[POPULER NASIONAL] Pegawai KPK Dipanggil Inspektorat | Amnesti untuk Saiful Mahdi

[POPULER NASIONAL] Pegawai KPK Dipanggil Inspektorat | Amnesti untuk Saiful Mahdi

Nasional
Jokowi Sigap Saat Jadi Saksi Nikah Influencer, Lepas Tangan soal TWK KPK

Jokowi Sigap Saat Jadi Saksi Nikah Influencer, Lepas Tangan soal TWK KPK

Nasional
LPSK Sayangkan Dugaan Penganiayaan Muhammad Kece di Rutan Bareskrim Polri

LPSK Sayangkan Dugaan Penganiayaan Muhammad Kece di Rutan Bareskrim Polri

Nasional
Jokowi Sudah Terima Surat Rekomendasi Komnas HAM dan Ombudsman soal TWK KPK

Jokowi Sudah Terima Surat Rekomendasi Komnas HAM dan Ombudsman soal TWK KPK

Nasional
Perempuan dan Regenerasi Kepemimpinan Nasional 2024

Perempuan dan Regenerasi Kepemimpinan Nasional 2024

Nasional
Indonesia Kembali Terima 1,1 Juta Dosis Vaksin Pfizer

Indonesia Kembali Terima 1,1 Juta Dosis Vaksin Pfizer

Nasional
Ombudsman Beri Rekomendasi TWK KPK ke Presiden Sesuai Perintah UU

Ombudsman Beri Rekomendasi TWK KPK ke Presiden Sesuai Perintah UU

Nasional
UPDATE: 192.413 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate Versi PCR 4,76 Persen

UPDATE: 192.413 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate Versi PCR 4,76 Persen

Nasional
145 Kematian akibat Covid-19 Dalam 24 Jam Terakhir, Tertinggi Sumatera Utara

145 Kematian akibat Covid-19 Dalam 24 Jam Terakhir, Tertinggi Sumatera Utara

Nasional
UPDATE: Sebaran 2.234 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi Jatim dengan 234

UPDATE: Sebaran 2.234 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi Jatim dengan 234

Nasional
UPDATE 19 September: Ada 234.824 Suspek Covid-19 di Indonesia

UPDATE 19 September: Ada 234.824 Suspek Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 19 September: Ada 60.969 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 19 September: Ada 60.969 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.