Satgas Sebut Keterisian Tempat Tidur di RS Covid-19 Turun selama PPKM

Kompas.com - 16/02/2021, 18:57 WIB
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam konferensi pers virtual di Media Center Satgas Penanganan Covid-19 Graha BNPB, Jakarta, Selasa (20/10/2020) Dok. Humas BNPBJuru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam konferensi pers virtual di Media Center Satgas Penanganan Covid-19 Graha BNPB, Jakarta, Selasa (20/10/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyebut, tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit rujukan menurun seiring dengan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

"Jika dilihat dari grafik keterisian tempat tidur di ruang isolasi, terjadi penurunan yang cukup konsisten sejak awal PPKM kabupaten/kota hingga akhir PPKM mikro di minggu pertama," kata Wiku, dalam konferensi pers yang ditayangkan YouTube BNPB Indonesia, Selasa (16/2/2021).

Baca juga: Jumlah Testing Covid-19 Turun, Satgas Sebut Penyebabnya karena Libur Panjang

PPKM berlangsung di Pulau Jawa dan Bali selama empat pekan, yakni mulai 13 Januari hingga 8 Februari 2021.

Kebijakan ini dilanjutkan dengan PPKM berskala mikro yang dimulai 9 Februari dan berlangsung selama 14 hari.

Wiku menuturkan, pada hari pertama pelaksanaan PPKM tingkat keterisian tempat tidur di ruang isolasi rumah sakit Covid-19 mencapai 67,47 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seiring dengan pelaksanaan PPKM selama empat pekan angkanya menurun hingga 51,75 persen.

"Bahkan dengan dilaksanakannya PPKM mikro selama satu minggu penurunannya terus berlanjut hingga mencapai 49,92 persen," ucapnya.

Baca juga: Satgas Targetkan Indonesia Bebas Covid-19 17 Agustus, Ini Kata Epidemiolog

Berbeda dengan ruang isolasi, tingkat keterisian tempat tidur di ruang ICU rumah sakit Covid-19 sempat meningkat tajam saat memasuki pekan kedua PPKM. Ketika itu angkanya naik menjadi 69,19 persen.

Tetapi, menurut Wiku, angka ini menurun selama 19 hari berturut-turut.

"Meskipun sempat mengalami fluktuasi pada beberapa hari, hingga tanggal 14 Februari keterisian tempat tidur ICU adalah sebesar 51,48 persen," ujarnya.

Wiku mengatakan, angka ini menunjukkan perkembangan yang positif.

Baca juga: Satgas Yakin PPKM Mikro Akan Efektif Tekan Laju Penularan Covid-19

Selain penurunan tingkat keterisian tempat tidur, terjadi penurunan angka kasus aktif Covid-19.

Pada satu pekan pertama pelaksanaan PPKM mikro, kasus aktif turun di angka 13,6 persen atau sebesar 3,38 persen.

"Kasus aktif yang turun dapat menunjukkan penularan yang sudah mulai menurun di tengah masyarakat dan dibuktikan juga dengan tingkat kasus yang tidak banyak bergejala sedang, berat, sehingga keterisian tempat tidur di rumah sakit cenderung mengalami penurunan," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dengan Berbagai Pertimbangan, Siapa Panglima TNI Mendatang?

Dengan Berbagai Pertimbangan, Siapa Panglima TNI Mendatang?

Nasional
Kemenkumham Ambil Alih Pengelolaan Pasar Babakan Kota Tangerang

Kemenkumham Ambil Alih Pengelolaan Pasar Babakan Kota Tangerang

Nasional
Eks Direktur Teknik Garuda Divonis 8 Tahun Penjara

Eks Direktur Teknik Garuda Divonis 8 Tahun Penjara

Nasional
Gus Menteri Berharap Vale Indonesia Bisa Ajak PMA Lain Bermitra dengan Kemendes PDTT

Gus Menteri Berharap Vale Indonesia Bisa Ajak PMA Lain Bermitra dengan Kemendes PDTT

Nasional
Dukung Revisi UU ITE, Komnas HAM Nilai Ruang Berekspresi Tidak Bisa Dipidana

Dukung Revisi UU ITE, Komnas HAM Nilai Ruang Berekspresi Tidak Bisa Dipidana

Nasional
Pakar IAKMI Sebut Meningkatnya Kasus Covid-19 Jadi Alarm untuk Memperkuat Prokes

Pakar IAKMI Sebut Meningkatnya Kasus Covid-19 Jadi Alarm untuk Memperkuat Prokes

Nasional
Periksa 12 ASN Setda Bandung Barat, KPK Dalami Proyek pada Era Aa Umbara

Periksa 12 ASN Setda Bandung Barat, KPK Dalami Proyek pada Era Aa Umbara

Nasional
MUI Imbau Umat Islam di Zona Merah Tak Shalat Idul Adha Berjemaah di Masjid atau Tempat Terbuka

MUI Imbau Umat Islam di Zona Merah Tak Shalat Idul Adha Berjemaah di Masjid atau Tempat Terbuka

Nasional
Mahfud: Sambil Tunggu Revisi Terbatas, Pedoman UU ITE Diharapkan Bisa Maksimal Lindungi Masyarakat

Mahfud: Sambil Tunggu Revisi Terbatas, Pedoman UU ITE Diharapkan Bisa Maksimal Lindungi Masyarakat

Nasional
Kejagung Lelang 16 Kapal Sitaan dari Heru Hidayat dalam Kasus Korupsi Asabri

Kejagung Lelang 16 Kapal Sitaan dari Heru Hidayat dalam Kasus Korupsi Asabri

Nasional
SKB Pedoman UU ITE Resmi Ditandatangani, Ini Isinya

SKB Pedoman UU ITE Resmi Ditandatangani, Ini Isinya

Nasional
Menteri PPPA Sebut PJJ Berisiko Tingkatkan Jumlah Pekerja Anak di Indonesia

Menteri PPPA Sebut PJJ Berisiko Tingkatkan Jumlah Pekerja Anak di Indonesia

Nasional
Safenet: Perbaikan UU ITE Seperti Menunggu Lebaran Kuda

Safenet: Perbaikan UU ITE Seperti Menunggu Lebaran Kuda

Nasional
Kasus Korupsi Asabri, Kejagung Periksa 7 Saksi

Kasus Korupsi Asabri, Kejagung Periksa 7 Saksi

Nasional
UPDATE: 141.187 Spesimen Diperiksa, Positivity Rate Versi PCR Capai 49,07 Persen

UPDATE: 141.187 Spesimen Diperiksa, Positivity Rate Versi PCR Capai 49,07 Persen

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X