Wasekjen PPP: Kesadaran Hamzah Haz Menurun, Pindah ke HICU

Kompas.com - 19/10/2020, 16:37 WIB
Wakil Presiden Republik Indonesia kesembilan Hamzah Haz mengunakan hak suaranya pada Pemilu 2019 di TPS 10 Kelurahan Kuningan Timur, Jakarta Selatan, Rabu (7/4/2019). Kompas.com/SHERLY PUSPITAWakil Presiden Republik Indonesia kesembilan Hamzah Haz mengunakan hak suaranya pada Pemilu 2019 di TPS 10 Kelurahan Kuningan Timur, Jakarta Selatan, Rabu (7/4/2019).
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PPP, Ade Irfan Pulungan, mengatakan kesadaran Wakil Presiden RI ke-9 Hamzah Haz yang saat ini tengah dirawat karena sakit, mengalami penurunan.

Ia membantah kabar Hamzah Haz meninggal dunia.

"Pak Hamzah Haz kesadarannya menurun," kata Irfan saat dihubungi, Senin (19/10/2020).

Baca juga: Wapres Ke-9 RI, Hamzah Haz Sakit dan Dirawat di RSPAD

Irfan mengatakan, Hamzah Haz tengah mendapatkan perawatan di High-Intensity Care Unit (HCU) Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Jakarta.

Irfan pun meminta agar Hamzah Haz dapat segera pulih.

"Dipindahkan ke HICU. Mohon doanya," ucapnya.

Baca juga: PPP Bantah Kabar Hamzah Haz Meninggal Dunia

Pada Kamis (15/10/2020), Hamzah Haz dikabarkan sakit akibat gangguan fungsi organ.

Saat itu, Sekjen PPP Arsul Sani mengonfirmasi Hamzah Haz dirawat di RSPAD.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sambil Terisak, Jaksa Pinangki Minta Maaf ke Anita Kolopaking

Sambil Terisak, Jaksa Pinangki Minta Maaf ke Anita Kolopaking

Nasional
Kepala Bakamla Ingatkan Personelnya Bijak Gunakan Medsos

Kepala Bakamla Ingatkan Personelnya Bijak Gunakan Medsos

Nasional
Indonesia Kembali Catat Kasus Harian Tertinggi, Epidemiolog: Jangan Terpaku Kasus Harian

Indonesia Kembali Catat Kasus Harian Tertinggi, Epidemiolog: Jangan Terpaku Kasus Harian

Nasional
Anita Kolopaking Akui Pernah Kirim Surat hingga Tanya Kemungkinan Ajukan Fatwa ke MA

Anita Kolopaking Akui Pernah Kirim Surat hingga Tanya Kemungkinan Ajukan Fatwa ke MA

Nasional
Dalam 2 Bulan, Ada 91.640 Kampanye Tatap Muka dan 2.126 Pelanggaran Protokol Kesehatan

Dalam 2 Bulan, Ada 91.640 Kampanye Tatap Muka dan 2.126 Pelanggaran Protokol Kesehatan

Nasional
Anita Kolopaking Sebut Djoko Tjandra Sempat Marah soal 'Action Plan' yang Dibuat Jaksa Pinangki

Anita Kolopaking Sebut Djoko Tjandra Sempat Marah soal "Action Plan" yang Dibuat Jaksa Pinangki

Nasional
Pesan dan Harapan Guru untuk Pemerintah di Tengah Pandemi Covid-19

Pesan dan Harapan Guru untuk Pemerintah di Tengah Pandemi Covid-19

Nasional
MK Tolak Gugatan terhadap UU Pornografi yang Dimohonkan Terdakwa Kasus Video Porno

MK Tolak Gugatan terhadap UU Pornografi yang Dimohonkan Terdakwa Kasus Video Porno

Nasional
Polri: Ada 1.448 Pelanggaran Protokol Kesehatan Selama Kampanye Pilkada

Polri: Ada 1.448 Pelanggaran Protokol Kesehatan Selama Kampanye Pilkada

Nasional
Jadi Saksi Mata KPK Tangkap Menteri, Ngabalin: Edhy Prabowo Kooperatif, Enaklah Tadi..

Jadi Saksi Mata KPK Tangkap Menteri, Ngabalin: Edhy Prabowo Kooperatif, Enaklah Tadi..

Nasional
Mendikbud: Orang Tua Jangan Khawatir, Sekolah Tak Bisa Paksa Anak Belajar Tatap Muka

Mendikbud: Orang Tua Jangan Khawatir, Sekolah Tak Bisa Paksa Anak Belajar Tatap Muka

Nasional
Anita Kolopaking Sebut Djoko Tjandra Minta Bantuannya karena Ingin Punya Nama Baik

Anita Kolopaking Sebut Djoko Tjandra Minta Bantuannya karena Ingin Punya Nama Baik

Nasional
Kemendes PDTT Raih Predikat Kementerian yang Informatif, Begini Respon Gus Menteri

Kemendes PDTT Raih Predikat Kementerian yang Informatif, Begini Respon Gus Menteri

Nasional
Megawati Minta Nadiem Luruskan Sejarah, Ini Kata Kemendikbud

Megawati Minta Nadiem Luruskan Sejarah, Ini Kata Kemendikbud

Nasional
Guru Sambut Baik Rencana Pembelajaran Tatap Muka 2021, Tergantung Izin Kepala Daerah

Guru Sambut Baik Rencana Pembelajaran Tatap Muka 2021, Tergantung Izin Kepala Daerah

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X