Era Habibie, Pertama Kalinya Wartawan Perempuan Boleh Liputan Pakai Celana Panjang

Kompas.com - 19/08/2020, 10:47 WIB
Peringatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1978 yang juga ditetapkan sebagai Hari Pemuda oleh Presiden Soeharto. KOMPAS/Dudy SudibyoPeringatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1978 yang juga ditetapkan sebagai Hari Pemuda oleh Presiden Soeharto.

JAKARTA, KOMPAS.com - Era Kepresidenan Suharto yang berlangsung selama 32 tahun merupakan masa yang menyulitkan bagi pewarta foto perempuan.

Sebabnya, mereka wajib mengenakan rok span saat liputan di Istana Kepresidenan.

Namun, aturan itu berubah di era kepresidenan Bacharuddin Jusuf Habibie.

Di era Habibie, wartawan perempun mulai diperbolehkan liputan di Istana Kepresidenan mengenakan celana panjang.

Baca juga: Cerita Keramahan Pak Harto dengan Wartawan, Suka Bertanya Sudah Makan Belum?

Hal itu diungkapkan eks fotografer Reuters Enny Nuraheni dalam sebuah webinar pada Selasa (19/8/2020) malam.

"Zaman Pak Harto enggak boleh kita pakai celana panjang. Begitu Pak Habibie gantiin Pak Harto kita dateng ke Pak Habibie ramai-ramai. 'Pak bolehin ya perempuan pakai celana panjang. Motret biar gampang'. Kita pada complain pada Pak Habibie. Akhirnya boleh pakai celana panjang," kenang Enny.

Hal itu menurutnya memudahkan para wartawan, terutama pewarta foto perempuan yang harus bergerak lebih banyak untuk memotret Presiden di Istana.

Baca juga: Cerita Fotografer Istana Era Soeharto, Wajib Dites Pancasila untuk Dapat ID Liputan

Kendati demikian, para wartawan tetap harus mengenakan sepatu pantofel agar terlihat rapi.

Hal itu berbeda dengan era sekarang sebab para wartawan sudah diperbolehkan mengenakan sepatu selain pantofel.

"Setelah Gus Dur (Presiden Abdurrahman Wahid) lebih longgar lagi. Pakai sepatu sandal pun mungkin enggak apa-apa. Zaman Pak Harto kita enggak boleh. Pak Harto dateng mau terima tamu, begitu datang dari Cendana (kediaman Pak Harto), wartawan harus ke press room, enggak boleh nongolin muka," kenang Enny lagi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X