Ridwan Kamil: Kalau Tak Mau Lockdown atau PSBB Lagi, Pakai Masker!

Kompas.com - 11/08/2020, 14:44 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat memberikan keterangan usai Rapat Koordinasi Progress Penanganan Covid-19 dan Penyerahan Bantuan dua Juta Masker dari BNPB kepada Pemprov Jawa Barat di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (6/8/2020). Humas Pemprov JabarGubernur Jabar Ridwan Kamil saat memberikan keterangan usai Rapat Koordinasi Progress Penanganan Covid-19 dan Penyerahan Bantuan dua Juta Masker dari BNPB kepada Pemprov Jawa Barat di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (6/8/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan, penggunaan masker sama efektifnya dengan karantina wilayah ( lockdown) dan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB) untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.

"Kami mempercayai sebuah kajian dari Goldman Sachs. Kajiannya adalah lockdown dengan pakai masker itu sama-sama menurunkan tingkat penularan, tetapi kalau lockdown ada korban ekonomi sosial," kata pria yang biasa dipanggil Emil itu saat menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo di Bandung, Jawa Barat, Selasa (11/8/2020).

Kedatangan Presiden tersebut dimuat dalam kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Baca juga: Razia Masker di Pekanbaru, Pelanggar Pilih Alternatif Selain Denda

Emil pun mengingatkan masyarakat untuk memakai masker. 

"Kalau pakai masker tidak. Maka keyakinan itu saya sampaikan sok kalau mau tidak lockdown atau PSBB lagi cuma satu, memakai masker, kira-kira begitu," ucap Emil.

Ia mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah menerapkan sanksi administratif bagi masyarakat yang kedapatan tak menggunakan masker di ruang publik.

Menurut dia, kepatuhan masyarakat dalam mengenakan masker meningkat setelah dikeluarkannya sanksi administratif berupa denda tersebut.

"Kemarin kasat mata saya lihat ada peningkatan. Saya hanya merazia 20-30-an persen yang tidak pakai masker dan setengah dari yang tidak pakai masker itu ternyata bawa masker," ucap Emil.

Baca juga: Ridwan Kamil: Penduduk Hampir 50 Juta, Jabar Paling Rawan Covid-19

Menurut Emil, warga ada yang sebenarnya membawa masker tetapi memang tidak disiplin sehingga tidak menggunakan masker.

"Alasannya kalau nanti ditagih saja saya perlihatkan. Jadi ada dua tipe, yang memang tidak disiplin tapi ada juga yang paham tapi malas kira-kira (menggunakan masker)," kata mantan Wali Kota Bandung itu.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 29 November: Kasus Aktif di DKI Jadi 9.947 Orang

UPDATE 29 November: Kasus Aktif di DKI Jadi 9.947 Orang

Nasional
Penangkapan Edhy Prabowo, LP3ES: Seperti Hujan di Tengah Kemarau Panjang

Penangkapan Edhy Prabowo, LP3ES: Seperti Hujan di Tengah Kemarau Panjang

Nasional
Koalisi Masyarakat Sipil Minta Polri Usut Tuntas Aksi Teror di Kabupaten Sigi

Koalisi Masyarakat Sipil Minta Polri Usut Tuntas Aksi Teror di Kabupaten Sigi

Nasional
Di HUT PSI, Jokowi: Indonesia Butuh Lebih Banyak Anak Muda Berani dan Gesit

Di HUT PSI, Jokowi: Indonesia Butuh Lebih Banyak Anak Muda Berani dan Gesit

Nasional
PKS Targetkan Perolehan Suara Minimal 15 Persen pada Pemilu 2024

PKS Targetkan Perolehan Suara Minimal 15 Persen pada Pemilu 2024

Nasional
Sebaran 6.267 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jawa Tengah

Sebaran 6.267 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jawa Tengah

Nasional
Pasca-aksi Teror di Sigi, Mahfud Minta Pimpinan Umat Beragama Tak Terprovokasi Isu SARA

Pasca-aksi Teror di Sigi, Mahfud Minta Pimpinan Umat Beragama Tak Terprovokasi Isu SARA

Nasional
UPDATE 29 November: Ada 70.792 Suspek Terkait Covid-19

UPDATE 29 November: Ada 70.792 Suspek Terkait Covid-19

Nasional
UPDATE 29 November: Bertambah 169, Pasien Meninggal akibat Covid-19 Jadi 16.815 Orang

UPDATE 29 November: Bertambah 169, Pasien Meninggal akibat Covid-19 Jadi 16.815 Orang

Nasional
UPDATE 29 November: 42.903 Spesimen Diperiksa dalam Sehari

UPDATE 29 November: 42.903 Spesimen Diperiksa dalam Sehari

Nasional
UPDATE 29 November: Ada 71.658 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 29 November: Ada 71.658 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE: 6.267 Kasus Baru Covid-19, Indonesia Kembali Catatkan Rekor

UPDATE: 6.267 Kasus Baru Covid-19, Indonesia Kembali Catatkan Rekor

Nasional
UPDATE 29 November: Tambah 3.810, Total Pasien Sembuh dari Covid-19 Jadi 445.793

UPDATE 29 November: Tambah 3.810, Total Pasien Sembuh dari Covid-19 Jadi 445.793

Nasional
Banjir di Tebing Tinggi, Ribuan Rumah Terendam dan 114 KK Mengungsi

Banjir di Tebing Tinggi, Ribuan Rumah Terendam dan 114 KK Mengungsi

Nasional
UPDATE: Bertambah 6.267, Kasus Covid-19 di Indonesia Mencapai 534.266

UPDATE: Bertambah 6.267, Kasus Covid-19 di Indonesia Mencapai 534.266

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X