Advokat PDI-P Akui Pernah Bertemu Wahyu Setiawan Bahas Harun Masiku

Kompas.com - 23/04/2020, 15:45 WIB
Mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan (kanan) meninggalkan Gedung KPK usai menjalani pemeriksaan di Jakarta, Selasa (21/1/2020). Wahyu Setiawan diperiksa sebagai saksi bagi tersangka mantan Caleg PDIP Harun Masiku dalam kasus dugaan korupsi penetapan pergantian antar waktu anggota DPR periode 2019-2024. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/pd. Indrianto Eko SuwarsoMantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan (kanan) meninggalkan Gedung KPK usai menjalani pemeriksaan di Jakarta, Selasa (21/1/2020). Wahyu Setiawan diperiksa sebagai saksi bagi tersangka mantan Caleg PDIP Harun Masiku dalam kasus dugaan korupsi penetapan pergantian antar waktu anggota DPR periode 2019-2024. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/pd.

JAKARTA, KOMPAS.com - Advokat PDI-P Donny Tri Istiqomah mengaku sempat bertemu dengan eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan di Kantor KPU pada Selasa (7/1/2020) lalu.

Donny mengatakan, dalam pertemuan itu Wahyu meminta PDI-P menggunakan mekanisme pergantian antarwaktu untuk memasukkan Harun Masiku sebagai anggota DPR menggantikan Riezky Aprillia.

"Awalnya dia menjelaskan bahwa, tetap merayu saya intinya, ayolah jangan mengunakan mekanisme penggantian caleg terpilih, mengunakanlah PAW," kata Donny saat bersaksi dalam kasus dugaan suap terkait PAW Harun dengan terdakwa Saeful Bahri, Kamis (23/4/2020).

Donny menuturkan, ketika itu ia menolak usulan Wahyu. Sebab, mekanisme PAW hanya dapat dilakukan jika Riezky mengundurkan diri atau dipecat dari partai.

Baca juga: Jaksa Tanyakan DP Penghijauan yang Dibahas Hasto dan Terdakwa Penyuap Wahyu Setiawan

Sedangkan, menurut Donny, ia ditugaskan partainya untuk mengupayakan langkah hukum untuk meloloskan Harun, bukan upaya internal partai seperti memecat Riezky.

"Riezky tidak mungkin mengundurkan diri dan tidak mungkin dipecat karena pemecatan bukan bagian-bagian langkah hukum dan ditolak keras-keras dan saya sempat dimarahi oleh Pak Sekjen (Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanyo)," kata Donny meniru percakapannya dengan Wahyu

Donny melanjutkan, ia pun sempat meminta Wahyu supaya Wahyu dapat melobi Ketua KPU Arief Budiman untuk membahas pergantian caleg terpilih tersebut.

"Saya minta tolong kalau tetap enggak bisa ya sudah mau gimana lagi. Kalau menang ditolak, surat KPU akan saya kan gugat ke PTUN, saya sampaikan gitu ke saudara Wahyu," kata Donny.

Baca juga: Hasto Akui Penyuap Eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan Kader PDI-P

Ia menambahkan, dalam pertemuan itu Wahyu juga merasa terbebani karena telah menerima uang dari Saeful untuk meloloskan Harun.

"Ya, kalimatnya pakai Bahasa Jawa seingat saya, 'La piye maneh don, aku wes terlanjur terima duit dari Saeful'. Gimana ya, saya sudah terlanjur terima uang dari Saeful," kata Donny.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X