Kompas.com - 05/10/2019, 17:18 WIB
Menkopolhukam Wiranto (tengah) bersama Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (kanan) dan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (kiri) menyampaikan keterangan usai rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo terkait Papua dan Papua Barat di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (30/8/2019). Presiden menyampaikan arahan kepada aparat untuk melindungi harkat dan martabat rakyat Papua, segera memperbaiki sarana prasarana yang rusak, serta menindak tegas pelaku anarkisme dan rasialisme. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/nz. ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARIMenkopolhukam Wiranto (tengah) bersama Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (kanan) dan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (kiri) menyampaikan keterangan usai rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo terkait Papua dan Papua Barat di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (30/8/2019). Presiden menyampaikan arahan kepada aparat untuk melindungi harkat dan martabat rakyat Papua, segera memperbaiki sarana prasarana yang rusak, serta menindak tegas pelaku anarkisme dan rasialisme. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/nz.

JAKARTA, KOMPAS.com - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dijadwalkan meninjau langsung situasi keamanan terkini di Wamena, Papua, Senin (7/10/2019) mendatang.

Diketahui, kerusuhan melanda daerah tersebut pada Senin (23/9/2019) lalu sehingga menelan banyak korban jiwa dan kerugian materiil.

"Tanggal 7 (Senin), Menko Polhukam, Panglima TNI, Kapolri, Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, Kementerian BUMN dan Kementerian PUPR akan terjun ke lapangan, ke Wamena," ujar Hadi saat ditemui usai upacara peringatan HUT TNI ke-74 di Taxi Way Echo, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (5/10/2019).

Baca juga: Panglima TNI: Situasi Wamena Kondusif, Sekolah Normal 7 Oktober

Hadi menekankan bahwa pemerintah terus berupaya mencari jalan keluar dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Wamena setelah kerusuhan.

Seiring dengan itu, pemerintah juga terus memastikan tersedianya layanan kesehatan, dapur umum dan bantuan logistik bagi para pengungsi.

Catatan Hadi, saat ini masih ada 3.800 pengungsi di Wamena. Mereka menempati berbagai markas TNI dan Polri, antara lain markas Kodim, Koramil dan Polsek. Sedangkan di Jayapura, terdapat sekitar 3.500 pengungsi.

"Sampai saat ini semua pelayanan, pelayanan kesehatan, pelayanan dapur umum, sudah. Semua tidak bermasalah," kata Hadi.

"Untuk logistik tidak masalah. Menteri BUMN terus koordinasi dengan saya untuk perbaikan listrik atau PLN yang rusak di Wamena," lanjut dia.

Baca juga: Hampir 15.000 Warga Telah Dievakuasi dari Wamena ke Jayapura

Diberitakan sebelumnya, kerusuhan terjadi Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Senin (23/9/2019).

Menurut catatan polisi, massa perusuh di Wamena membakar 5 perkantoran, 80 mobil, 30 motor dan 150 ruko.

Hingga Selasa (24/9/2019) malam, total 28 jenazah telah ditemukan dan 70 orang luka-luka. Selain itu, sekitar 5.000 warga mengungsi di 4 titik pengungsian.

Sehari setelahnya, korban tewas dalam kerusuhan Wamena bertambah menjadi 30 orang. 

 

Kompas TV Bupati Jayawijaya mengimbau warga Wamena yang masih berada di lokasi pengungsian segera kembali ke rumah. Ia juga meminta warga yang mengungsi di Jayapura untuk kembali dan sama-sama membangun kota Wamena. Menurut Bupati Jaya Wijaya John Banua situasi di kota Wamena saat ini sudah berangsur kondusif. Warga tampak mulai beraktivitas seperti biasa dan sejumlah pertokoan mulai melayani masyarakat kembali. Bupati John Banua juga meminta warga untuk kembali ke rumah masing-masing dan memulai aktivitas seperti biasanya. Bupati juga mengimbau warga yang mengungsi ke Jayapura dan yang kembali ke kampung halamannya untuk segera kembali. #PengungsiWamena #Wamena #Papua
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tingginya Penambahan Covid-19 dalam 3 Hari, Terbaru 3.205 Kasus

Tingginya Penambahan Covid-19 dalam 3 Hari, Terbaru 3.205 Kasus

Nasional
Kemenkes: Dua Pasien Omicron yang Meninggal Dunia Punya Komorbid

Kemenkes: Dua Pasien Omicron yang Meninggal Dunia Punya Komorbid

Nasional
BREAKING NEWS: 2 Pasien Covid-19 Varian Omicron Meninggal Dunia

BREAKING NEWS: 2 Pasien Covid-19 Varian Omicron Meninggal Dunia

Nasional
UPDATE: 16.692 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE: 16.692 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
Duduk Perkara Dugaan Suap dari Istri Bandar Narkoba yang Sebabkan Kapolrestabes Medan Dicopot

Duduk Perkara Dugaan Suap dari Istri Bandar Narkoba yang Sebabkan Kapolrestabes Medan Dicopot

Nasional
Rekor Lagi, 3.205 Kasus Baru Covid-19 Dalam Sehari, Jakarta Tertinggi

Rekor Lagi, 3.205 Kasus Baru Covid-19 Dalam Sehari, Jakarta Tertinggi

Nasional
Jokowi: Saat Pandemi Terlihat Kita Tidak Siap, Keduluan Penyakitnya

Jokowi: Saat Pandemi Terlihat Kita Tidak Siap, Keduluan Penyakitnya

Nasional
UPDATE 22 Januari 2022: Ada 7.612 Suspek Terkait Covid-19

UPDATE 22 Januari 2022: Ada 7.612 Suspek Terkait Covid-19

Nasional
UPDATE 22 Januari 2022: Tambah 627, Jumlah Kasus Sembuh Covid-19 Jadi 4.122.555

UPDATE 22 Januari 2022: Tambah 627, Jumlah Kasus Sembuh Covid-19 Jadi 4.122.555

Nasional
UPDATE 22 Januari 2022: Bertambah 5, Jumlah Pasien Covid-19 yang Meninggal Kini 144.206

UPDATE 22 Januari 2022: Bertambah 5, Jumlah Pasien Covid-19 yang Meninggal Kini 144.206

Nasional
Menakar Kans Ridwan Kamil sebagai Kepala Ibu Kota Baru Pilihan Jokowi…

Menakar Kans Ridwan Kamil sebagai Kepala Ibu Kota Baru Pilihan Jokowi…

Nasional
Jokowi: Selain Pandemi, Krisis yang Paling Mengerikan adalah Lingkungan

Jokowi: Selain Pandemi, Krisis yang Paling Mengerikan adalah Lingkungan

Nasional
UPDATE 22 Januari 2022: Bertambah 3.205 Orang, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 4.283.453

UPDATE 22 Januari 2022: Bertambah 3.205 Orang, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 4.283.453

Nasional
Mutasi Perwira Tinggi Dinilai Sinyal Baik bagi Regenerasi Tubuh TNI AD

Mutasi Perwira Tinggi Dinilai Sinyal Baik bagi Regenerasi Tubuh TNI AD

Nasional
Jerat Korupsi Sang Pengadil, Ketika Hukum Diperjualbelikan...

Jerat Korupsi Sang Pengadil, Ketika Hukum Diperjualbelikan...

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.