Meutya: Milenial Cocok Isi Jabatan Menpora dan Menpar

Kompas.com - 06/07/2019, 14:45 WIB
Wakil Ketua Fraksi Golkar DPR RI, Meutya Hafid, di sela-sela RDPU Komisi 1 DPR RI bersama Facebook, Selasa (17/4/2018). KOMPAS.com/Fatimah Kartini BohangWakil Ketua Fraksi Golkar DPR RI, Meutya Hafid, di sela-sela RDPU Komisi 1 DPR RI bersama Facebook, Selasa (17/4/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Politisi Partai Golkar Meutya Hafid mengatakan, presiden terpilih Joko Widodo menginginkan ada kalangan muda untuk menduduki kursi menteri di pemerintahan Jilid II.

Menurut dia, posisi menteri yang bisa diambil oleh kalangan muda adalah Menteri Pemuda dan Olahraga dan Menteri Pariwisata.

"Menurut saya lebih mudah adaptasinya untuk temen-temen, anak-anak muda ya diantaranya Menteri Pemuda dan olahraga, dan pariwisata mungkin bagus juga untuk anak muda dan yang paling dekat itu," kata Meutya saat ditemui di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jakarta, Sabtu (5/7/2019).

Baca juga: Soal Menteri Muda di Kabinet, Ini Kata Pengusaha

Meutya mengatakan, dua posisi itu juga menjadi perhatian oleh presiden Jokowi terutama dalam pengelolaan informasi digital. Ia menilai anak-anak muda memiliki potensi di bidang itu.

"Khusus mengenai data ya, jadi digital ekonomi dan dan lain-lainnya, saya rasa itu bisa atau punya potensi diisi oleh anak-anak muda," ujarnya.

Sementara itu, Analisis Politik Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago mengatakan, peluang anak muda untuk mendapatkan kursi menteri sangat memungkinkan.

Baca juga: Kata Maruf Amin soal Menteri Milenial

Menurut dia, Jokowi ingin melakukan penyegaran dalam susunan kabinet kerja, salah satunya mempresentasikan kalangan muda dan milenial.

"Pak Jokowi bilang akan ada kejutan, penyegaran (kabinet kerja) masuk dalam kelompok representasi muda dan milineal," kata Pangi.

Pangi mengatakan, semua pihak tentu menunggu adanya perubahan yang dipercayakan kepada anak muda yang memiliki jaringan yang luas dan kepiawaian memahami cara kerja Jokowi ke depan.

Baca juga: Yenny Wahid Dukung Wacana Menteri Berusia Muda

"Anak muda ini tak sekedar usia, tapi juga jaringan dan kepiawan memahami bisa mengikuti gaya kerja pak Jokowi dan tau betul apa yang menjadi kebutuhan presiden, karena periode kedua ini kejutan daya juangnya beda," pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengungkapkan kriteria menteri yang akan mengisi kabinetnya ke depan.

Menurut Jokowi, para menteri yang mengisi kabinet baru nantinya harus memiliki kemampuan untuk mengeksekusi program secara tepat dan cepat. 

Baca juga: PPP Setuju Gagasan Jokowi soal Menteri Berusia Muda

Salah satunya, Jokowi ingin mendatangkan anak-anak muda dalam kabinet kerja.

"Ya, bisa saja ada menteri umur 20-25 tahun, kenapa tidak? Tapi dia harus mengerti manajerial, dan mampu mengeksekusi program-program yang ada. Umur 30-an juga akan banyak," kata Jokowi dalam wawancara khusus dengan harian Kompas, Senin (1/7/2019).

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X